Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jembatan Cikubang, Jembatan Kereta Api Tertinggi Kedua di Indonesia, Telah Beroperasi Sejak 1906

Nur Wachid • Sabtu, 27 Januari 2024 | 19:50 WIB

EKSOTIS: Kereta api melaju di Jembatan Cikubang, jalur kereta api Cikampek-Padalarang. (KAI VIA X)
EKSOTIS: Kereta api melaju di Jembatan Cikubang, jalur kereta api Cikampek-Padalarang. (KAI VIA X)

Jawa Pos Radar Lawu - Selain Jembatan Cisomang, jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Cikampek dengan Stasiun Padalarang juga melewati Jembatan Cikubang.

Jembatan Cikubang ini masuk wilayah administratif Nyalindung, Cipatat, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.

Hanya saja, Jembatan Cikubang tidak sertinggi Jembatan Cisomang yang membentang di lembang Cisomang. Namun, keduanya sama-sama dibangun dan dioperasi pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Jembatan Cikubang memiliki ketinggian 80 meter dari dasar Sungai Cikubang. Jembatan ini mulai dibangun pada 1906 silam oleh pemerintah kolonial Belanda.

Sedangkan mendasar peta Staatsspoorwegen, pembangunan Jembatan Cikubang ini guna mendukung jalur kereta api Cikampek-Purwakarta-Bandung yang telah dibangun lebih dulu sekitar tahun 1881.

Meskipun tak setinggi Jembatan Cisomang, penumpang kereta api diajak menguji adrelanin saat melintas di Jembatan Cikubang.

Selain itu, penumpang juga bakal disuguhkan pemandangan tak kalah seru dari Jembatan Cisomang. Yakni, lanschape Sungai Cikubang lengkap dengan panorama alam yang menawan.

Jembatan Cikubang memiliki struktur empat pilar baja dengan berat total 110 ton. Dimensi panjangnya mencapai 300 meter, atau lebih panjang dari Jembatan Cisomang dengan panjang 243 meter.

Seperti diketahui, jalur kereta api Cikampek-Padalarang merupakan jalur kereta api yang menghubungkan Jakarta dengan Bandung. (kid)

 

Editor : Nur Wachid
#kereta api #jawa barat #Jalur #jembatan cikubang #Cisomang