Plymouth Road Runner 1973 Ini Cuma Punya Satu Pemilik, Tapi Opsi Langkanya Bikin Menarik

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:22 WIB
Plymouth Road Runner 1973 (CARFINDER/YouTube)
Plymouth Road Runner 1973 (CARFINDER/YouTube)

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah Plymouth Road Runner 1973 yang ditemukan di pameran mobil lokal di San Diego, California, menarik perhatian bukan karena statusnya sebagai GTX atau penggunaan mesin paling bertenaga. Mobil ini justru istimewa karena hanya memiliki satu pemilik sejak baru, masih mempertahankan drivetrain orisinal, dan menggunakan transmisi manual empat percepatan yang tergolong langka untuk model tersebut.

Road Runner generasi ini memang tidak sepopuler model awal era muscle car. Namun, kondisi orisinal, kombinasi mesin, transmisi, serta sejarah kepemilikan membuat unit satu ini menjadi salah satu contoh menarik dari Road Runner produksi 1970-an.

Road Runner Mulai Kehilangan Status Muscle Car

Plymouth memperkenalkan Road Runner pada 1968 sebagai muscle car yang relatif terjangkau. Nama tersebut bertahan sebagai model tersendiri hingga 1975.

Namun, karakter performanya berubah setelah model tahun 1971. Chrysler menghentikan sejumlah mesin V8 berkompresi tinggi sehingga Road Runner generasi berikutnya tidak lagi menawarkan performa seperti era sebelumnya.

Meski demikian, bukan berarti Road Runner 1972-1975 kehilangan seluruh daya tariknya. Bahkan, jumlah produksinya justru membuat beberapa kombinasi spesifikasi menjadi cukup sulit ditemukan saat ini.

Pada 1972, Plymouth hanya mengirimkan 6.860 Road Runner. Angka tersebut meningkat menjadi 15.929 unit pada 1973, sebelum turun menjadi 9.636 unit pada 1974 dan 7.183 unit pada 1975.

Jika digabung, produksi Road Runner sepanjang 1972 hingga 1975 mencapai hampir 40.000 unit. Jumlah tersebut masih lebih sedikit dibandingkan produksi Road Runner pada 1968 saja.

GTX Kembali sebagai Varian Road Runner

Salah satu varian menarik dari era tersebut adalah GTX.

Plymouth memang menghentikan GTX sebagai model tersendiri setelah 1971. Namun, nama tersebut kembali digunakan mulai 1972 sebagai versi khusus Road Runner.

Label GTX diberikan pada Road Runner yang menggunakan mesin V8 440 empat karburator. Mesin tersebut menjadi salah satu pilihan paling bertenaga pada masanya.

Jumlah produksinya juga sangat terbatas:

Tidak hanya mesin besar yang membuat Road Runner periode tersebut menarik. Pilihan transmisi manual empat percepatan juga termasuk langka.

Baca Juga: Porsche 944 GT-K44 Punya Buritan Tak Biasa, Dibanderol Mulai €100 Ribu

Transmisi 4-Speed Tidak Banyak Dipilih

Pada 1972, hanya 1.454 pembeli Road Runner yang memilih transmisi manual empat percepatan. Jumlah itu setara sekitar 21 persen dari total produksi.

Setahun kemudian, ketika penjualan Road Runner meningkat lebih dari dua kali lipat, peminat transmisi empat percepatan hanya bertambah menjadi 2.055 unit. Persentasenya bahkan turun menjadi sekitar 13 persen.

Pada 1974, jumlahnya kembali merosot menjadi hanya 839 unit atau kurang dari 9 persen dari keseluruhan produksi.

Kondisi tersebut membuat Road Runner dengan transmisi manual empat percepatan menjadi salah satu kombinasi yang menarik untuk dikoleksi.

Road Runner 1973 Ini Bukan GTX

Unit yang ditemukan di San Diego bukanlah Road Runner GTX dengan mesin 440. Mobil ini menggunakan V8 400 kubik inci atau 6,6 liter dan dipasangkan dengan transmisi manual empat percepatan.

Pada 1973, Plymouth menawarkan empat pilihan mesin untuk Road Runner. Mesin standar menggunakan V8 318 kubik inci atau 5,2 liter dengan tenaga 170 hp.

Pilihan berikutnya adalah V8 340 kubik inci atau 5,6 liter yang menghasilkan 240 hp. Sementara itu, V8 400 menjadi pilihan kedua paling bertenaga dengan output 260 hp. Di atasnya terdapat V8 440 yang menghasilkan 280 hp.

Mesin V8 400 sendiri mulai digunakan pada 1972 sebagai pengganti V8 383 yang sebelumnya menjadi salah satu mesin utama Plymouth.

Pada 1973, Plymouth menjual 2.740 Road Runner dengan mesin V8 400. Dari jumlah tersebut, hanya 749 unit yang dibekali transmisi manual empat percepatan.

Kondisi Asli Jadi Nilai Tambah

Angka produksi bukan satu-satunya alasan Road Runner ini menarik. Banyak mobil dengan spesifikasi serupa tidak berhasil bertahan hingga sekarang.

Sebagian Road Runner 1973 bermesin 400 akhirnya terbengkalai di tempat penampungan mobil tua dan mengalami kerusakan akibat karat. Karena itu, keberadaan unit yang masih terawat menjadi semakin menarik.

Road Runner yang ditemukan di San Diego ini memiliki sejarah kepemilikan yang juga cukup istimewa. Mobil tersebut hanya dimiliki satu orang sejak baru.

Kondisinya kini telah melalui restorasi, tetapi drivetrain asli tetap dipertahankan. Kombinasi tersebut memberikan nilai historis tersendiri karena mobil tidak sekadar tampil seperti Road Runner klasik, tetapi juga masih membawa bagian penting dari spesifikasi ketika pertama kali keluar dari pabrik.

Golden Haze Poly dan Interior Tan

Dari sisi tampilan, Road Runner ini mengusung warna Golden Haze Poly yang dipadukan dengan interior berwarna tan.

Warna-warna bernuansa bumi seperti ini memang cukup populer pada era 1970-an. Meski selera terhadap warna tersebut berbeda-beda, kombinasi yang digunakan pada Road Runner ini memberikan karakter khas mobil Amerika pada zamannya.

Tidak ada mesin Hemi 426 atau V8 440 Six-Barrel di balik kap mesinnya. Namun, V8 400 dengan transmisi manual empat percepatan, sejarah satu pemilik, serta drivetrain yang tetap asli membuat Road Runner 1973 ini memiliki cerita tersendiri.

Mobil tersebut menjadi pengingat bahwa koleksi muscle car tidak selalu harus berisi varian paling bertenaga. Terkadang, kombinasi spesifikasi yang tidak terlalu populer justru menjadi semakin menarik ketika hanya sedikit contoh yang berhasil bertahan dalam kondisi baik hingga sekarang.

(Silvi Yudia Azizah, Magang Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : motor1
Plymouth Road Runner Plymouth Road Runner 1973 Muscle Car Mobil Amerika mobil klasik