BMW X5 Generasi Kelima Resmi Meluncur, Pilihan Mesinnya Makin Lengkap

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 20:59 WIB
BMW X5 dan iX5 terbaru (BMW GROUP)
BMW X5 generasi kelima hadir dengan lima pilihan sistem penggerak (BMW GROUP)

 Jawa Pos Radar Lawu - BMW membuka babak baru untuk salah satu SUV andalannya. BMW X5 generasi kelima resmi diperkenalkan dengan membawa desain baru, teknologi dari era Neue Klasse, serta pilihan sistem penggerak yang lebih beragam dibanding generasi sebelumnya. Untuk pertama kalinya, BMW menawarkan X5 dengan lima jenis sistem penggerak dalam satu generasi, tergantung pasar.

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1999, X5 menjadi model penting yang membentuk keluarga BMW X. Kini, generasi terbaru tidak hanya mempertahankan mesin pembakaran internal, tetapi juga membuka jalan menuju elektrifikasi penuh dan teknologi hidrogen.

Lima Pilihan Penggerak dalam Satu Keluarga

BMW menyiapkan X5 terbaru dengan pilihan sistem penggerak yang mencakup mesin bensin dan diesel, teknologi mild-hybrid 48V, plug-in hybrid, serta dua teknologi yang lebih baru untuk keluarga X5, yakni listrik murni dan hidrogen.

Berikut pilihan yang disiapkan BMW:

BMW menyebut X5 terbaru sebagai model pertama mereka yang diluncurkan dengan lima jenis teknologi penggerak.

iX5 Jadi X5 Listrik Pertama

Salah satu perubahan paling besar hadir melalui BMW iX5 60 xDrive. SUV ini menjadi X5 pertama yang menggunakan tenaga listrik sepenuhnya.

iX5 mengadopsi teknologi BMW eDrive generasi keenam dengan sistem kelistrikan 800 volt. BMW mengklaim teknologi tersebut memungkinkan pengisian lebih cepat sekaligus meningkatkan efisiensi dan jarak tempuh.

BMW menyebut iX5 60 xDrive memiliki tenaga gabungan sekitar 570 hp dan torsi 593 lb-ft. Sementara itu, jarak tempuh yang diproyeksikan mencapai hingga 845 kilometer berdasarkan pengujian BMW, meski angka tersebut masih bersifat awal dan belum menjadi angka resmi WLTP.

Baca Juga: BMW M350 xDrive Punya Fitur Drift Baru, Tenaganya Capai 437 HP

Teknologi Baterai Baru BMW

BMW juga membawa teknologi baterai generasi terbaru ke iX5.

SUV listrik ini menggunakan sel baterai silinder baru berukuran tinggi 120 milimeter. Teknologi tersebut menjadi bagian dari sistem Gen6 yang dikembangkan BMW untuk meningkatkan kepadatan energi.

Sistem baterainya menggunakan arsitektur 800 volt dan mendukung pengisian dua arah atau bidirectional charging. Artinya, energi dari baterai kendaraan tidak hanya digunakan untuk menggerakkan mobil.

Dalam kondisi tertentu, iX5 dapat berfungsi sebagai sumber listrik untuk perangkat lain maupun kendaraan yang membutuhkan energi.

Bisa Menjadi Sumber Listrik

BMW menyediakan beberapa fungsi bidirectional charging pada iX5.

Vehicle-to-Load memungkinkan kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat elektronik. Sementara Vehicle-to-Home memungkinkan baterai kendaraan membantu memasok listrik ke rumah ketika terjadi pemadaman.

Ada pula Vehicle-to-Vehicle, yang memungkinkan energi dari iX5 disalurkan ke kendaraan lain yang membutuhkan daya.

Mesin Bensin Belum Ditinggalkan

Meski BMW semakin serius mengembangkan kendaraan listrik, X5 generasi terbaru tetap mempertahankan mesin pembakaran internal.

BMW X5 40 dan X5 40 xDrive menggunakan mesin 3.0 liter enam silinder segaris yang dipadukan teknologi mild-hybrid 48V.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga hingga 394 hp dan torsi maksimum 428 lb-ft. X5 40 xDrive mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph dalam sekitar 4,8 detik dengan konfigurasi rollout tertentu.

Sistem mild-hybrid juga dapat memberikan tambahan tenaga listrik hingga 17 hp dan torsi hingga 148 lb-ft ketika dibutuhkan.

Ada Juga Versi Plug-in Hybrid

BMW juga menyiapkan X5 50e xDrive sebagai pilihan plug-in hybrid.

Model ini menggabungkan mesin enam silinder dengan motor listrik. Kombinasi keduanya menghasilkan tenaga sistem hingga 483 hp dan torsi 516 lb-ft.

BMW memperkirakan X5 50e xDrive mampu menempuh hingga sekitar 44 mil atau sekitar 71 kilometer hanya dengan tenaga listrik, berdasarkan pengujian awal BMW menggunakan prosedur EPA.

Versi Hidrogen Akan Menyusul

Pilihan paling menarik lainnya adalah BMW iX5 Hydrogen.

Model ini akan menjadi kendaraan produksi BMW pertama yang menggunakan sistem sel bahan bakar hidrogen. BMW berencana menghadirkannya pada tahap berikutnya setelah model X5 bermesin konvensional, plug-in hybrid, dan listrik mulai dipasarkan.

BMW memperkirakan iX5 Hydrogen mampu memiliki jarak tempuh hingga 750 kilometer atau sekitar 466 mil. Kendaraan ini menggunakan sistem fuel cell, tangki hidrogen di dalam kendaraan, serta baterai tegangan tinggi.

Desain Baru Terinspirasi Neue Klasse

Selain sistem penggerak, perubahan besar juga terlihat dari desain X5 terbaru.

BMW mempertahankan proporsi khas SUV keluarga X, tetapi memberikan tampilan yang lebih tegas dengan bahasa desain Neue Klasse. Bagian depan memiliki gril BMW Kidney yang lebih tinggi dengan pencahayaan Iconic Glow.

Garis bodi dibuat lebih sederhana dan tegas. Sementara itu, bagian belakang menggunakan lampu dengan desain ramping yang menonjolkan karakter lebar dari X5.

BMW juga menawarkan pelek hingga ukuran 23 inci, dengan sebelas pilihan warna eksterior.

Kabin Makin Digital

Masuk ke interior, BMW membawa sistem digital terbaru melalui BMW Panoramic iDrive dan BMW Operating System X.

Panel instrumen dibuat lebih sederhana dengan layar tengah yang ditempatkan dekat dengan pengemudi. BMW Panoramic Vision juga membentang di bagian dasar kaca depan untuk memberikan informasi penting tanpa terlalu mengalihkan perhatian pengemudi dari jalan.

Teknologi bantuan pengemudi Level 2 turut tersedia pada X5 terbaru.

Produksi Dimulai di Amerika Serikat

BMW akan memproduksi X5 generasi kelima di BMW Group Plant Spartanburg, South Carolina, Amerika Serikat.

Produksi generasi terbaru dimulai pada Agustus 2026. Peluncuran pasar untuk varian awal dijadwalkan mulai akhir November 2026, sementara versi listrik dan plug-in hybrid akan menyusul pada awal 2027.

BMW iX5 juga menjadi kendaraan listrik pertama yang diproduksi di fasilitas Spartanburg.

Dengan hadirnya lima pilihan teknologi penggerak, BMW X5 generasi kelima menunjukkan bagaimana BMW mencoba mempertahankan satu model untuk menghadapi berbagai kebutuhan konsumen. Mesin pembakaran internal masih tersedia, sementara teknologi plug-in hybrid, listrik murni, dan hidrogen disiapkan sebagai bagian dari arah masa depan X5.

(Silvi Yudia Azizah, Magang Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : BMW Group PressClub
BMW Neue Klasse BMW iX5 BMW X5 Hydrogen SUV BMW BMW X5