BMW M350 xDrive Punya Fitur Drift Baru, Tenaganya Capai 437 HP

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 20:50 WIB
Prototipe BMW Seri 3 terbaru yang disamarkan di Miramas (BMW GROUP)
Prototipe BMW Seri 3 terbaru yang disamarkan di Miramas (BMW GROUP)

Jawa Pos Radar Lawu - BMW kembali memberikan kejutan pada keluarga 3 Series generasi terbaru. Di balik tampilannya sebagai sedan premium untuk penggunaan harian, BMW M350 xDrive membawa sebuah fitur yang biasanya identik dengan mobil performa tinggi: kemampuan melakukan drift secara terkontrol.

Fitur tersebut bernama Drift Moment. Melalui teknologi ini, pengemudi dapat mengaktifkan mode yang mengalihkan seluruh tenaga mesin ke roda belakang. BMW menyebut fitur tersebut akan tersedia pada 2027 dan menjadi salah satu teknologi paling menarik pada M350 xDrive.

M350 xDrive sendiri menjadi varian paling bertenaga dari jajaran BMW 3 Series bermesin pembakaran internal. Mobil ini menggabungkan mesin enam silinder segaris dengan sistem mild-hybrid 48V dan penggerak semua roda BMW xDrive.

BMW M350 xDrive Bawa Mesin 437 HP

Di balik kap mesinnya terdapat mesin 3.0 liter BMW TwinPower Turbo enam silinder segaris. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem mild-hybrid 48V yang membantu menghasilkan tenaga gabungan hingga 437 hp dan torsi maksimum 428 lb-ft.

Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan BMW Steptronic Sport dan sistem penggerak semua roda xDrive.

Hasilnya cukup impresif untuk sebuah sedan yang tetap dirancang sebagai kendaraan harian. BMW mencatat M350 xDrive mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam 4,1 detik. Kecepatan maksimumnya dibatasi secara elektronik hingga 250 km/jam ketika menggunakan konfigurasi yang sesuai.

Performa Bukan Sekadar Angka

BMW tidak hanya meningkatkan tenaga mesin. M350 xDrive juga mendapatkan penyetelan sasis khusus, suspensi adaptif M, M Sport Differential, serta variable sport steering.

Kombinasi tersebut dirancang agar mobil tetap mampu memberikan pengendalian yang presisi sekaligus nyaman digunakan untuk perjalanan sehari-hari.

BMW juga memperkuat struktur bodi melalui sejumlah pengembangan pada bagian depan dan dudukan anti-roll bar. Tujuannya meningkatkan kekakuan torsional dan vertikal sehingga respons mobil ketika bermanuver menjadi lebih terkontrol.

Baca Juga: BMW 3 Series Generasi Kedelapan Resmi Meluncur, Kini Punya Versi Listrik

Apa Itu Drift Moment?

Inilah bagian yang paling menarik dari M350 xDrive.

Drift Moment merupakan mode berkendara yang memungkinkan tenaga dari mesin dialihkan sepenuhnya ke roda belakang. Pengemudi dapat mengaktifkannya melalui Central Display.

Saat fungsi tersebut aktif, sistem penggerak xDrive mengubah distribusi tenaga sehingga roda belakang menjadi sumber penggerak utama. BMW memadukannya dengan pengaturan khusus pada multi-plate clutch dan mode DSC Off untuk menghasilkan karakter oversteer yang dapat dikendalikan.

Dengan kata lain, M350 xDrive tidak hanya mengandalkan sistem penggerak semua roda untuk mendapatkan traksi. Dalam kondisi yang sesuai dan di area yang aman, mobil ini juga dapat memberikan sensasi berkendara yang lebih liar dengan mengarahkan tenaga ke belakang.

Fitur Ini Tidak Langsung Tersedia

Meski M350 xDrive mulai memasuki era baru, pengemudi belum bisa langsung menggunakan Drift Moment sejak mobil tersedia.

BMW menyatakan fitur tersebut akan tersedia sepanjang 2027. Menariknya, pemilik M350 xDrive yang mobilnya sudah lebih dulu dikirim juga dapat memperoleh fungsi tersebut melalui Remote Software Upgrade ketika pembaruan tersedia.

BMW juga menegaskan Drift Moment hanya diperuntukkan bagi model M Performance seperti M350 xDrive.

M350 xDrive Jadi Jembatan Menuju BMW M

Kehadiran Drift Moment membuat posisi M350 xDrive semakin menarik. Mobil ini bukan BMW M penuh, tetapi menjadi pintu masuk menuju dunia performa BMW M.

Dengan mesin enam silinder, tenaga 437 hp, sistem xDrive, suspensi adaptif M, dan fitur drift yang dapat ditambahkan melalui pembaruan perangkat lunak, M350 xDrive mencoba menggabungkan dua karakter sekaligus.

Di satu sisi, mobil tetap menawarkan kenyamanan dan kepraktisan sedan 3 Series. Di sisi lain, teknologi yang dibawanya memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih agresif ketika kondisi dan tempat penggunaannya tepat.

BMW sebelumnya menyebut pengembangan generasi baru 3 Series berfokus pada kenikmatan berkendara, dinamika menikung, serta kenyamanan. M350 xDrive menjadi model yang paling menonjol dalam jajaran bermesin pembakaran internal untuk menerjemahkan fokus tersebut ke dalam performa.

Drift Jadi Senjata Baru BMW 3 Series

Dengan Drift Moment, BMW menghadirkan fitur yang sebelumnya lebih dekat dengan model performa tinggi BMW M ke dalam M350 xDrive.

Namun, kemampuan tersebut bukan berarti mobil hanya dibuat untuk melakukan drift. M350 xDrive tetap membawa karakter sebagai sedan premium dengan teknologi mild-hybrid, penggerak semua roda, suspensi adaptif, dan performa tinggi.

Kombinasi inilah yang membuat BMW M350 xDrive menjadi salah satu varian paling menarik dari 3 Series generasi terbaru. Ketika Drift Moment mulai tersedia pada 2027, sedan ini akan memiliki satu kemampuan tambahan yang membuat pengalaman berkendaranya semakin berbeda.

(Silvi Yudia Azizah, Magang Universitas Negeri Surabaya)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : BMW Group PressClub
BMW 3 Series BMW M350 xDrive BMW M Performance BMW Drift Moment mobil bmw