iPhone 18 Pro Bawa Kamera Variable Aperture, Chip 2nm A20 Pro, dan Siri Berbasis AI Gemini!

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB
iPhone 18, Bawa Fitur Menarik di Kelasnya!
sumber gambar: Hops Id
iPhone 18, Bawa Fitur Menarik di Kelasnya!
sumber gambar: Hops Id

Jawa Pos Radar Lawu - Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, resmi menggebrak panggung global melalui acara pameran tahunan terbesarnya dengan meluncurkan lini smartphone generasi terbaru, yakni iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.

Gelaran teranyar ini sekaligus mengukir sejarah baru bagi Apple karena menjadi momen peluncuran produk pertama di bawah pimpinan Chief Executive Officer (CEO) baru, John Ternus, yang resmi menggantikan posisi Tim Cook.

Di bawah kepemimpinan baru ini, Apple secara berani mengubah strategi peluncuran produk flagship-nya secara cukup radikal.

Para konsumen dan penggemar setia yang mengincar varian standar atau reguler harus menahan diri terlebih dahulu karena model iPhone 18 non-Pro baru dijadwalkan menyapa pasar pada musim semi tahun 2027 mendatang.

Keputusan ini diambil agar panggung utama sepenuhnya menjadi milik varian Pro yang membawa terobosan hardware serta inovasi teknologi tingkat tinggi.

Lompatan paling menonjol dan menjadi perbincangan hangat di kalangan antusias teknologi pada iPhone 18 Pro Series ini terasa di sektor fotografi profesionalnya.

Apple menghadirkan teknologi Mechanical Variable Aperture pada kamera utama 48MP Fusion milik mereka.

Berkat sistem mekanis presisi tinggi yang ditenagai oleh enam bilah pisau berpemotong laser (laser-cut blades), lensa ini tidak lagi terbatas pada bukaan tetap seperti generasi pendahunya.

Lensa kamera utama dapat berpindah bukaan secara fleksibel di empat tingkatan f-stop, yakni f/1.48, f/1.8, f/2.8, hingga f/4.0. Saat pengguna mengambil foto dalam kondisi minim cahaya atau malam hari, bukaan lebar f/1.48 akan terbuka penuh untuk menangkap lebih banyak asupan cahaya sehingga hasil foto Night Mode tampil lebih jernih dengan efek bokeh alami yang dalam.

Sebaliknya, ketika dipakai memotret pemandangan atau foto grup ramai-ramai, lensa akan menyempit hingga f/4.0 untuk mempertahankan ketajaman bidang fokus secara menyeluruh dari latar depan hingga latar belakang.

Selain beroperasi otomatis menggunakan bantuan kecerdasan buatan, kreator konten juga diberikan kontrol manual penuh lewat fitur Pro Controls untuk memiringkan aperture, mengatur shutter speed, hingga white balance sesuai kebutuhan artistik.

Untuk menjamin keaslian karya fotografi di tengah maraknya konten buatan kecerdasan buatan, Apple juga memperkenalkan fitur keamanan terbarunya bernama Apple Reference Image.

Fitur ini secara kriptografis menandatangani data sensor di tingkat piksel pada saat tombol jepret ditekan.

Dengan begitu, keaslian sebuah foto dapat diverifikasi secara sah bahwa gambar tersebut murni diambil dari jepretan kamera fisik dan bukan merupakan hasil rekonstruksi generative AI.

Peningkatan di sektor kamera ini juga dipadukan dengan kontrol fisik Camera Control di sisi samping bodi yang kini mendapatkan sensitivitas tinggi untuk akses cepat ke fitur Visual Intelligence maupun navigasi antarmuka kamera secara presisi.

Beralih ke bagian dalam, dapur pacu iPhone 18 Pro ditenagai oleh chipset terkuat yang pernah dibuat Apple, yaitu A20 Pro.

Chipset ini menorehkan tinta emas di industri smartphone global sebagai prosesor pertama yang diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (2nm) canggih milik TSMC.

Arsitektur A20 Pro mengusung CPU 6-core yang terdiri dari dua super core dan empat efficiency core, dipadukan dengan GPU 7-core yang secara khusus dilengkapi Neural Accelerator terdedikasi pada setiap core-nya.

Tak berhenti di situ, pemrosesan tugas berbasis AI ditopang oleh dual 16-core Neural Engine yang mampu melipatgandakan performa kecerdasan buatan perangkat.

Berkat integrasi RAM sebesar 12GB dan kenaikan memory bandwidth hingga 50 persen, A20 Pro mampu menyajikan peningkatan kecepatan CPU 20 persen dan efisiensi grafis GPU 40 persen lebih tinggi dibanding A19 Pro.

Agar suhu perangkat tetap stabil saat digunakan untuk sesi gaming berat atau rendering video 4K berdurasi panjang, Apple merancang ulang arsitektur pendinginan internal dengan menyematkan sistem vapor chamber yang memiliki luas permukaan tiga kali lebih besar dari generasi sebelumnya.

Inovasi dari prosesor hemat daya 2nm dan optimalisasi pendinginan ini berdampak langsung pada sektor ketahanan baterai.

Apple secara resmi mengklaim bahwa lini iPhone 18 Pro membawa peningkatan daya tahan baterai terbesar sepanjang sejarah produk iPhone.

Untuk model yang dipasarkan tanpa slot SIM fisik (eSIM), iPhone 18 Pro mampu bertahan hingga 36 jam pemutaran video nonstop, sedangkan varian iPhone 18 Pro Max sanggup mencatatkan rekor hingga 45 jam pemutaran video.

Pengisian daya secara kabel juga semakin ngebut, di mana pengguna dapat mengisi daya dari kondisi kosong hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Konektivitasnya pun didukung oleh chip nirkabel Apple N1 terbaru yang mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan protokol Thread, disandingkan dengan modem C2 buatan Apple yang 15 persen lebih hemat energi dibanding modem generasi terdahulu.

Secara aspek fisik dan tampilan luar, Apple mempertahankan ukuran layar LTPO+ Super Retina XDR sebesar 6,3 inci untuk varian Pro dan 6,9 inci untuk Pro Max. Kendati ukuran layar utama tetap sama, area Dynamic Island di bagian atas kini dirancang ulang dengan ukuran yang jauh lebih kecil dan ramping.

Penyusutan ini berhasil diwujudkan setelah Apple merestrukturisasi sistem sensor pemindai Face ID dan modul kamera depan. Meskipun ukurannya lebih hemat tempat, fungsionalitas Dynamic Island justru ditingkatkan karena kini mampu menampilkan hingga tiga Live Activities secara bersamaan dalam satu layar.

Layar ini juga membawa tingkat kecerahan puncak yang sangat tinggi untuk penggunaan di luar ruangan serta mendukung refresh rate ProMotion 120Hz.

Dari segi estetika, Apple menghadirkan pilihan warna baru yang mewah seperti Burgundy Red, Glacier Blue, mendampingi varian warna klasik favorit konsumen yakni Silver dan Black.

Sisi pengalaman pengguna semakin lengkap dengan kehadiran sistem operasi generasi terbaru, iOS 27. Dalam rilis kali ini, Apple mengumumkan langkah besar dengan mengintegrasikan mesin kecerdasan buatan berbasis Google Gemini langsung ke dalam sistem asisten digital Siri.

Kolaborasi ini membuat Siri bertransformasi total menjadi asisten terpersonalisasi yang jauh lebih pintar, mampu memahami konteks percakapan multi-langkah yang rumit, melakukan sintesis teks dan dokumen panjang, hingga mengeksekusi perintah lanjutan yang terhubung ke aplikasi pihak ketiga.

Mengenai harga dan ketersediaan, iPhone 18 Pro dijual mulai dari harga $1,199 (sekitar Rp18,5 juta) untuk varian dasar 256GB, sementara varian iPhone 18 Pro Max dibanderol mulai dari $1,299 (sekitar Rp20 juta).

Selain pilihan kapasitas 512GB dan 1TB, Apple untuk pertama kalinya juga menghadirkan opsi penyimpanan internal raksasa hingga 2TB pada model Pro berlayar 6,3 inci untuk mengakomodasi kebutuhan data para profesional.

(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Apple Inc., MacRumors, Business Today, Qazinform, Forbes
iPhone 18 Pro iOS 27 iPhone 18 Smartphone AI apple