Jawa Pos Radar Lawu - Setelah menjalani aktivitas sejak pagi, rebahan sambil memainkan ponsel menjadi salah satu kebiasaan yang sulit dilewatkan.
Sekadar membuka media sosial, membalas pesan, menonton video, atau membaca berbagai informasi sering dilakukan sebelum memejamkan mata.
Namun, aktivitas yang awalnya hanya beberapa menit bisa berlangsung lebih lama tanpa disadari.
Kebiasaan tersebut ternyata perlu diperhatikan, terutama jika dilakukan setiap malam.
Main HP Bisa Membuat Waktu Tidur Mundur
Kementerian Kesehatan RI melalui laman Ayo Sehat menjelaskan bahwa bermain ponsel menjelang tidur dapat membuat seseorang menunda waktu istirahat.
Aktivitas seperti bermain gim, menonton video, hingga memeriksa media sosial membuat otak tetap aktif ketika tubuh seharusnya mulai bersiap untuk tidur.
Paparan cahaya dari layar ponsel juga dapat mengganggu proses alami tubuh dalam mempersiapkan waktu tidur.
Kondisi tersebut membuat seseorang lebih sulit merasa mengantuk meskipun sudah berada di tempat tidur.
Kebiasaan Kecil yang Sering Tidak Disadari
Penggunaan ponsel sebelum tidur terkadang bukan karena ada keperluan penting.
Banyak orang hanya ingin melihat satu atau dua konten sebelum tidur.
Masalahnya, media sosial dan berbagai aplikasi menyediakan konten secara terus-menerus.
Satu video dapat berlanjut ke video berikutnya, begitu pula dengan unggahan yang muncul di linimasa.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan untuk menghentikan penggunaan gawai sekitar 30 menit sebelum tidur.
Membuat jadwal tidur dan bangun yang konsisten juga dapat membantu membentuk pola istirahat yang lebih teratur.
Bisa Dimulai dari Rutinitas Malam
Mengubah kebiasaan tidak harus dilakukan sekaligus. Salah satu langkah sederhana memberikan jeda antara penggunaan HP dan waktu tidur.
Ponsel dapat diletakkan sedikit jauh dari tempat tidur agar tidak mudah diambil kembali.
Waktu tersebut kemudian bisa digunakan untuk melakukan kegiatan yang lebih tenang, seperti membaca buku atau sekadar mempersiapkan keperluan untuk esok hari.
Bagi yang terbiasa membawa HP ke tempat tidur, perubahan kecil ini mungkin terasa berbeda pada awalnya.
Namun, membatasi penggunaan gawai pada malam hari dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari yang lebih teratur.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Keslan, Halodoc, alodokter