Kelebihan dan Kekurangan iPhone: Worth It Enggak Sih Buat Dibeli?

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 10:32 WIB
Iphone Mungkin Jadi Salah Satu Smartphone yang Paling Disegani
sumber gambar: ibgadgetstore
Iphone Mungkin Jadi Salah Satu Smartphone yang Paling Disegani sumber gambar: ibgadgetstore

Siapa sih yang enggak kenal iPhone? HP buatan Apple ini bisa dibilang jadi salah satu gadget paling populer di dunia. Desainnya yang minimalis, logo apel digigit yang elegan, sampai gengsi yang dibawanya sering bikin banyak orang ngiler buat punya. Apalagi kalau kamu sering melihat influencer atau teman-teman sekitarmu yang hasil foto dan videonya kelihatan jernih banget saat diunggah ke Instagram Story atau TikTok.

Tapi, beli iPhone itu jelas bukan investasi yang murah. Harga satu unitnya bisa setara dengan uang sewa kontrakan setahun atau DP motor baru. Nah, supaya kamu enggak merasa menyesal setelah checkout, penting banget buat tahu kelebihan dan kekurangan iPhone secara mendalam. Apakah memang sebagus itu, atau cuma menang gengsi doang? Yuk, kita bedah satu per satu!

Kelebihan iPhone yang Bikin Banyak Orang Kepikat

1. Performa Kencang dan Tahan Lama Berkat Chipset Apple A-Series

Salah satu alasan utama orang betah pakai iPhone bertahun-tahun adalah performanya yang stabil. Apple merancang hardware dan software-nya secara mandiri, sehingga integrasi antara chipset A-Series dan sistem operasi iOS sangat optimal. HP enggak gampang berasa lag atau patah-patah meskipun sudah dipakai selama 3 sampai 4 tahun. Buat main game berat atau multitasking harian, rasanya tetap ngacir.

2. Kualitas Kamera dan Hasil Rekaman Video Terbaik di Kelasnya

Kalau soal fotografi harian dan rekaman video, iPhone memang sulit ditandingi. Karakter warna fotonya cenderung natural dan tidak lebay. Tapi, keunggulan utamanya ada di perekaman video. Fitur stabilisasi (sensor-shift OIS) bikin rekaman tetap mulus tanpa guncangan berarti. Selain itu, integrasi aplikasi pihak ketiga di iOS sangat matang, jadi hasil rekaman video yang diunggah langsung ke Instagram atau TikTok tidak akan pecah atau buram.

3. Dukungan Pembaruan iOS (Update Software) Sangat Panjang

Berbeda dengan beberapa smartphone lain yang hanya memberikan dukungan update OS selama 2 sampai 3 tahun, Apple terkenal sangat royal. Satu unit iPhone biasanya masih mendapatkan pembaruan iOS terbaru sampai 5 hingga 6 tahun sejak pertama kali dirilis. Artinya, HP jadul pun masih bisa menikmati fitur-fitur baru dan mendapatkan sistem keamanan paling mutakhir.

4. Ekosistem Apple yang Sangat Praktis

Punya iPhone bakal makin terasa serunya kalau kamu juga punya perangkat Apple lainnya, seperti iPad, MacBook, atau Apple Watch. Pindah file ukuran ribuan megabyte tinggal pakai AirDrop dalam hitungan detik. Mau salin teks di HP lalu paste di laptop juga bisa dilakukan secara otomatis berkat fitur Universal Clipboard. Semua data tersinkronisasi dengan sangat mulus lewat iCloud.

5. Nilai Jual Kembali (Resale Value) Cenderung Tinggi

Harga HP bekas di pasaran biasanya turun drastis setelah satu atau dua tahun pakai. Namun, hal ini tidak begitu berlaku untuk iPhone. Pasaran harga bekas iPhone relatif stabil dan peminatnya selalu ada. Kalau nanti kamu berniat upgrade ke seri yang lebih baru, kamu tidak akan terlalu tekor saat menjual HP lamamu.

Kekurangan iPhone yang Wajib Kamu Pertimbangkan

1. Harganya Cenderung Mahal dan Menguras Kantong

Faktor harga jelas jadi tembok terbesar. Bukan cuma harga unit HP-nya saja yang mahal, tapi juga aksesori resminya seperti charger, case, hingga biaya perbaikan di layanan purna jual resmi yang bisa bikin geleng-geleng kepala. Buat kamu yang mencari HP dengan spesifikasi tinggi tapi ramah di dompet, iPhone mungkin terasa kurang ramah.

2. Pengisian Daya (Charging) yang Kalah Cepat

Di saat kompetitornya sudah menawarkan fitur fast charging hingga 60 Watt, 100 Watt, bahkan lebih dari itu, Apple masih bertahan dengan kecepatan pengisian daya yang terbilang standar di kisaran 20–27 Watt. Butuh waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam lebih untuk mengisi daya dari kosong hingga penuh. Buat kamu yang mobilitasnya tinggi dan butuh isi daya kilat dalam hitungan menit, ini bisa jadi catatan tersendiri.

3. Kustomisasi Tampilan Sangat Terbatas

Sistem operasi iOS dirancang simpel dan aman, namun dampaknya adalah keterbatasan kustomisasi. Kamu tidak bisa sebebas pengguna Android dalam mengubah tema secara menyeluruh, mengganti ikon aplikasi tanpa kerumitan, atau mengatur tata letak grid aplikasi secara leluasa. Tampilan iOS dari dulu sampai sekarang relatif sama dan konsisten.

4. Tidak Ada Slot Memori Eksternal (microSD)

Saat beli iPhone, kamu harus benar-benar memperhitungkan kapasitas penyimpanan dari awal. Kalau kamu memilih varian 128 GB dan kapasitasnya penuh di kemudian hari, kamu tidak bisa memasang kartu memori tambahan. Solusinya adalah menghapus file lama, memindahkan data ke laptop, atau rutin membayar langganan bulanan iCloud untuk mendapatkan ruang penyimpanan awan (cloud storage).

5. Beli Charger Terpisah di Paket Penjualan

Sejak beberapa seri terakhir, Apple sudah tidak lagi menyertakan kepala charger (adapter) dan earphone dalam kotak penjualan demi alasan lingkungan. Jadi, kalau kamu baru pertama kali beli iPhone dan belum punya adapter yang kompatibel, kamu harus siap mengeluarkan anggaran ekstra untuk membeli charger original secara terpisah.

Jadi, Apakah iPhone Worth It Buat Kamu?

Jawabannya sangat bergantung pada kebutuhan dan budget kamu. iPhone sangat cocok buat kamu yang mengutamakan ketahanan HP jangka panjang, kestabilan sistem operasi, serta butuh kamera dan video andal buat kebutuhan pekerjaan atau konten sosial media.

Namun, kalau kamu mengutamakan kebebasan mengotak-atik tampilan HP, butuh pengisian daya super cepat, atau punya anggaran terbatas, masih banyak opsi HP lain yang tidak kalah bagusnya. Pastikan kamu membeli sesuai kebutuhan harian dan kondisi finansial kamu, ya!

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : youtube
apple iphone smartphone