Jawa Pos Radar Lawu - Memasak seharusnya menjadi kegiatan yang menyenangkan, tetapi bisa berubah menjengkelkan ketika bahan makanan terus menempel di permukaan wajan.
Ikan yang sulit dibalik, telur yang hancur, atau makanan yang justru gosong menjadi masalah yang sering muncul saat menggoreng.
Kondisi tersebut tidak selalu berarti wajan sudah rusak. Ada beberapa kebiasaan saat memasak yang dapat membuat bahan makanan lebih mudah menempel.
Mulai dari wajan yang belum cukup panas, jumlah minyak yang kurang, hingga bahan makanan yang masih terlalu basah.
Baca Juga: 7 Cara Merawat Wajan Anti Lengket Biar Awet Bertahun-Tahun, Nomor 5 Sering Dilupakan!
Wajan Belum Cukup Panas
Salah satu penyebab wajan lengket adalah permukaannya belum mencapai panas yang cukup ketika bahan makanan dimasukkan.
Wajan sebaiknya dipanaskan terlebih dahulu selama beberapa saat sebelum digunakan untuk menggoreng.
Namun, bukan berarti wajan harus dibiarkan sampai mengeluarkan asap. Panas yang berlebihan justru dapat membuat minyak lebih mudah meletup ketika bahan makanan dimasukkan.
Setelah wajan cukup panas, barulah tambahkan minyak dan bahan yang akan dimasak.
Bahan Makanan Masih Mengandung Banyak Air
Kondisi bahan makanan juga dapat memengaruhi apakah makanan mudah menempel atau tidak.
Bahan dengan kadar air tinggi berpotensi membuat proses menggoreng menjadi kurang optimal.
Sebelum memasukkan bahan ke dalam minyak, terutama ikan atau makanan laut, usahakan permukaannya tidak terlalu basah.
Air berlebih dapat diserap menggunakan tisu khusus makanan atau kain bersih.
Selain membantu mengurangi risiko wajan lengket, langkah ini juga penting untuk menghindari minyak panas yang memercik.
Jumlah Minyak Tidak Sesuai
Minyak berfungsi membantu melapisi permukaan wajan sekaligus membuat bahan makanan lebih mudah dilepaskan ketika sudah matang.
Jika minyak yang digunakan terlalu sedikit, sebagian permukaan bahan dapat langsung bersentuhan dengan wajan. Akibatnya, makanan lebih mudah menempel dan berisiko rusak ketika dibalik.
Jumlah minyak tetap perlu disesuaikan dengan jenis makanan. Tidak semua bahan membutuhkan minyak dalam jumlah banyak, tetapi permukaan wajan sebaiknya tetap mendapatkan lapisan minyak yang cukup.
Jenis Wajan Perlu Diperhatikan
Tidak semua wajan memiliki lapisan anti lengket. Wajan tanpa lapisan tersebut memang membutuhkan perhatian lebih ketika digunakan untuk memasak bahan tertentu.
Jika sedang mencari peralatan masak baru, perhatikan jenis permukaan wajan sebelum membelinya.
Wajan anti lengket dapat menjadi pilihan praktis untuk mengurangi makanan menempel selama penggunaannya dilakukan dengan benar.
Namun, lapisan tersebut juga perlu dirawat. Hindari menggunakan alat masak berbahan logam yang dapat menggores permukaan anti lengket.
Kondisi Wajan Sudah Menurun
Usia penggunaan juga bisa menjadi salah satu alasan wajan mulai sering lengket.
Wajan dengan lapisan anti lengket yang sudah aus tidak lagi memberikan kemampuan seperti ketika masih baru.
Periksa permukaan wajan secara berkala. Jika lapisan sudah terkelupas, tergores parah, atau tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya, pertimbangkan untuk menggantinya.
Tidak hanya membuat proses memasak lebih sulit, wajan yang kondisinya sudah buruk juga dapat memengaruhi hasil makanan.
Cara Sederhana Mengatasi Wajan Lengket
1. Panaskan Wajan Sebelum Memasak
Berikan waktu agar wajan mencapai suhu yang sesuai sebelum minyak dan bahan makanan dimasukkan.
Hindari memanaskan wajan kosong terlalu lama hingga mengeluarkan asap.
2. Manfaatkan Garam
Salah satu cara tradisional yang disebutkan dalam sumber adalah menggunakan garam.
Wajan dapat dipanaskan terlebih dahulu, kemudian diberi garam hingga panas. Setelah itu, garam dibuang sebelum wajan digunakan.
3. Gunakan Kunyit
Kunyit juga disebut sebagai salah satu bahan yang dapat digunakan. Potongan kunyit digosokkan pada permukaan penggorengan sebelum minyak ditambahkan.
Selain untuk membantu mengatasi wajan lengket, cara ini juga disebut dapat membantu mengurangi bau amis.
4. Gunakan Daun Pisang untuk Menggoreng Ikan
Saat menggoreng ikan, daun pisang dapat digunakan sebagai alas. Cara ini membantu mengurangi kontak langsung antara ikan dan permukaan wajan sehingga ikan lebih mudah diangkat dan bentuknya tetap terjaga.
Wajan Anti Lengket Tetap Perlu Dirawat
Menggunakan wajan anti lengket memang dapat membuat kegiatan memasak lebih praktis. Namun, bukan berarti peralatan tersebut bebas dari perawatan.
Hindari membersihkan permukaan wajan secara kasar karena dapat merusak lapisan anti lengket.
Penggunaan spatula berbahan kayu atau plastik juga lebih disarankan daripada peralatan berbahan logam.
Selain itu, jangan memanaskan wajan dalam kondisi kosong terlalu lama dan hindari merebus masakan sampai airnya benar-benar habis.
Jangan Terburu-Buru Menyalahkan Wajan
Wajan yang lengket saat memasak tidak selalu disebabkan oleh kualitas alat.
Cara memanaskan wajan, kondisi bahan makanan, jumlah minyak, serta kondisi permukaannya sama-sama berpengaruh terhadap hasil akhir.
Dengan mengenali penyebabnya, bisa menentukan langkah yang sesuai tanpa harus buru-buru mengganti wajan.
Mulai dari memastikan bahan tidak terlalu basah hingga memilih alat masak yang sesuai, kebiasaan sederhana tersebut dapat membuat proses menggoreng menjadi lebih mudah.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Tukang Bersih, IDN Times