Source : Nida Fariha
Jawa Pos Radar Lawu - Kemunculan kecoa di kamar tidur tentu bisa membuat siapa saja merasa tidak nyaman apalagi jika serangga tersebut muncul pada malam hari ketika suasana rumah mulai sepi.
Kecoa biasanya mencari tempat yang menyediakan makanan, air, kelembapan, serta celah untuk bersembunyi sehingga kamar tidur pun bisa menjadi tempat yang didatangi jika terdapat remah makanan, tempat lembap, atau akses masuk dari celah tertentu.
Selain mengganggu kenyamanan, kecoa juga perlu diwaspadai karena dapat membawa mikroorganisme dari lingkungan yang kotor dan mencemari permukaan yang dilewatinya karena pada agian tubuh dan kotorannya juga dapat menjadi sumber alergen bagi sebagian orang.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi keberadaan kecoa sekaligus mencegahnya datang kembali.
Baca Juga: 12 Cara Jitu Usir Semut Bandel dari Rumahmu, Kawanan Serangga Dijamin Kabur Permanen!
1. Gunakan Aroma yang Tidak Disukai Kecoa
Salah satu cara yang sering digunakan untuk membantu mengusir kecoa adalah memanfaatkan aroma yang kuat, seperti peppermint yang dapat dicampurkan dengan air dan digunakan sebagai semprotan pada area yang menjadi jalur kecoa, misalnya sudut kamar atau sekitar celah tertentu.
Namun, cara ini lebih tepat dianggap sebagai upaya pengusiran, bukan solusi untuk membasmi infestasi dikarenakan fektivitasnya juga dapat berbeda-beda.
2. Manfaatkan Daun Pandan
Daun pandan juga dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu membuat area kamar memiliki aroma yang lebih kuat caranya yaitu iris beberapa lembar daun pandan segar kemudian letakkan dalam wadah terbuka di sudut kamar atau area yang sering didatangi kecoa.
Daun pandan perlu diganti ketika sudah mengering dan berubah warna kecoklatan atau aromanya mulai hilang karena aromanya yang paling penting.
3. Jangan Biarkan Sisa Makanan
Hal ini bisa terjadi karena ada remah makanan yang tertinggal di lantai, meja, atau sekitar tempat tidur bisa menjadi sumber makanan bagi serangga tersebut.
Karena itu, segera bersihkan sisa makanan setelah makan serta buang sampah makanan ke tempat sampah yang tertutup dan bersihkan permukaan yang terkena tumpahan makanan atau minuman.
4. Kurangi Area yang Lembap
Kemudian, periksa area rumah yang lembap, termasuk kamar mandi, sekitar wastafel, atau bagian rumah yang memiliki kebocoran apabila ada segera diperbaiki dan mengeringkan area tersebut.
5. Tutup Celah yang Bisa Menjadi Jalan Masuk
Kecoa dapat masuk melalui celah yang cukup kecil misalnya anda memeriksa bagian bawah pintu, celah dinding, lantai, sekitar pipa, hingga area di dekat saluran pembuangan.
Jika terdapat celah yang memungkinkan serangga masuk, tutup atau perbaiki bagian tersebut dengan cara yang sesuai karena langkah ini penting karena mengusir kecoa saja tidak cukup jika akses masuknya masih terbuka.
6. Gunakan Perangkap yang Aman
Jika kecoa masih sering muncul, perangkap kecoa yang dirancang untuk penggunaan rumah tangga dapat menjadi alternatif misalnya meletakkan sesuai petunjuk produk dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan.
Sementara itu, hindari mencampurkan atau menggunakan bahan kimia rumah tangga secara sembarangan karena bahan pembasmi serangga tertentu dapat berisiko jika digunakan tidak sesuai petunjuk.
Baca Juga: Tanpa Nyalain AC! Begini Cara Simpel Usir Embun di Kaca Mobil Ketika Berkendara saat Hujan
Hindari Penggunaan Asam Borat Secara Sembarangan
Asam borat memang dikenal dalam pengendalian hama, tetapi bahan tersebut bukan pilihan yang sebaiknya digunakan sembarangan di kamar tidur, terutama jika ada anak-anak atau hewan peliharaan.
Daripada membuat campuran sendiri, lebih aman memilih metode pengendalian hama yang memang dirancang untuk penggunaan rumah tangga dan mengikuti label serta petunjuk keselamatannya.
Jika kecoa sudah muncul dalam jumlah banyak atau terus kembali meski kebersihan sudah dijaga, pertimbangkan meminta bantuan pengendali hama profesional.
Cara Mencegah Kecoa Kembali
Beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan antara lain:
- Segera bersihkan remah dan sisa makanan.
- Jangan menumpuk sampah makanan di kamar.
- Simpan makanan dalam wadah tertutup.
- Perbaiki kebocoran air.
- Kurangi area yang lembap.
- Bersihkan sudut dan bagian bawah furnitur secara rutin.
- Tutup celah yang dapat menjadi akses masuk kecoa.
- Jaga saluran pembuangan tetap bersih dan tertutup jika memungkinkan.
Namun, apabila jumlahnya semakin banyak atau muncul terus-menerus, kondisi tersebut bisa menandakan adanya sumber atau tempat persembunyian yang perlu ditangani lebih menyeluruh.
(Auliya Nur Aisyah, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : halodoc.com