Jawa Pos Radar Lawu - Saat beraktivitas di luar ruangan, perlindungan dari sinar matahari biasanya lebih banyak berfokus pada kulit wajah dan tubuh.
Padahal, bibir juga ikut terkena paparan sinar ultraviolet.
Jika terjadi berulang kali tanpa perlindungan, kondisi tersebut dapat membuat warna bibir terlihat lebih gelap atau kusam.
Perubahan warna ini tidak selalu muncul secara tiba-tiba.
Paparan sinar matahari yang berlangsung terus-menerus dapat memengaruhi kondisi kulit bibir karena bagian tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kulit wajah.
Kulit bibir cenderung lebih tipis dan tidak mempunyai kelenjar minyak alami.
Akibatnya, bibir lebih mudah kehilangan kelembapan dan menjadi rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk paparan radiasi ultraviolet.
Baca Juga: Lip Serum: Manfaat, Cara Memilih, dan Tips Penggunaan agar Bibir Sehat, Lembap, dan Cerah
Mengapa Sinar Matahari Bisa Membuat Bibir Menggelap?
Salah satu penyebabnya berkaitan dengan paparan sinar ultraviolet A atau UVA. Sinar ini dapat merangsang sel melanosit untuk menghasilkan lebih banyak melanin.
Melanin merupakan pigmen yang memberikan warna pada kulit dan berperan sebagai mekanisme perlindungan alami tubuh terhadap paparan ultraviolet.
Namun, jika proses produksi melanin berlangsung berlebihan dan berulang, warna alami bibir dapat mengalami perubahan sehingga tampak lebih gelap atau kusam.
Kondisi ini membuat perlindungan terhadap bibir menjadi bagian yang tidak kalah penting ketika seseorang sering beraktivitas di luar ruangan.
UVA dan UVB Memiliki Dampak Berbeda
Paparan sinar ultraviolet tidak hanya terdiri dari UVA. Ada pula UVB yang lebih berkaitan dengan terjadinya sunburn atau kulit terbakar akibat sinar matahari.
Pada bibir, paparan UVB dapat memicu sejumlah tanda seperti rasa perih, kulit mengelupas, hingga bibir pecah-pecah.
Jika kondisi tersebut terjadi berulang, bibir tentu akan terasa semakin tidak nyaman.
Selain memengaruhi warna dan kelembapan, paparan sinar matahari dalam jangka panjang juga dapat berkontribusi terhadap kerusakan struktur kolagen.
Bibir Tetap Perlu Perlindungan
Karena bibir lebih tipis dan tidak memiliki kelenjar minyak alami, perawatannya perlu mendapat perhatian ketika beraktivitas di bawah sinar matahari.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menggunakan lip balm dengan SPF.
Produk tersebut dapat membantu memberikan perlindungan tambahan terhadap paparan sinar ultraviolet sekaligus membantu menjaga kelembapan bibir.
Penggunaan perlindungan bibir sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, terutama ketika harus berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.
Baca Juga: Instaperfect Suede Lip Matte: Rahasia Bibir Natural dengan 16 Warna Nude yang Elegan dan Tahan Lama
Jangan Abaikan Bibir yang Sering Terpapar Matahari
Bibir yang terlihat kusam atau lebih gelap dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya paparan sinar matahari yang berulang.
UVA dapat merangsang produksi melanin, sedangkan UVB lebih berkaitan dengan reaksi seperti sunburn, perih, mengelupas, dan pecah-pecah.
Karena itu, melindungi bibir tidak hanya soal menjaga penampilannya.
Kebiasaan sederhana seperti menggunakan lip balm yang memiliki SPF dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi paparan langsung sinar ultraviolet pada bibir.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Radar Banyuwangi