Jawa Pos Radar Lawu - Keputusan Apple menggelontorkan investasi lebih dari Rp543 triliun kepada Broadcom menjadi salah satu langkah strategis terbesar perusahaan dalam beberapa tahun terakhir ini.
Investasi ini bukan hanya bertujuan memperkuat pasokan cip untuk perangkat Apple, tetapi juga mempercepat pembangunan rantai pasok semikonduktor di Amerika Serikat di tengah ketatnya persaingan industri teknologi global.
Kesepakatan tersebut menjadi komitmen manufaktur terbesar Apple di Amerika Serikat sekaligus bagian dari strategi perusahaan memperluas produksi teknologi dalam negeri.
Apple Investasi Lebih dari USD30 Miliar
Apple dan Broadcom menandatangani kerja sama manufaktur cip jangka panjang senilai lebih dari USD30 miliar atau sekitar Rp543,9 triliun (kurs Rp18.130 per dolar AS).
Melalui kerja sama ini, Broadcom diproyeksikan memproduksi lebih dari 15 miliar cip buatan Amerika Serikat yang akan digunakan pada berbagai generasi perangkat Apple.
Selain itu, Broadcom juga akan memperluas fasilitas produksinya di Fort Collins, Colorado, melalui investasi sekitar USD1,5 miliar atau setara Rp27,2 triliun.
Fasilitas tersebut akan memproduksi komponen silikon khusus beserta teknologi konektivitas nirkabel, termasuk untuk jaringan seluler, Wi-Fi, dan Bluetooth yang digunakan dalam ekosistem perangkat Apple.
Bagian dari Investasi Apple Senilai USD600 Miliar
Kerja sama dengan Broadcom merupakan porsi terbesar dari rencana investasi Apple sebesar USD600 miliar di Amerika Serikat selama empat tahun.
Program tersebut berada dalam American Manufacturing Program (AMP) yang bertujuan memperkuat rantai pasok domestik, mulai dari pengembangan hingga proses produksi semikonduktor.
Dalam keterangannya, Apple menyatakan, Apple telah bekerja sama dengan pemerintah dan berbagai perusahaan di seluruh Amerika Serikat untuk membantu menciptakan rantai pasok silikon dari hulu hingga hilir di Amerika, dan pengumuman hari ini memajukan upaya tersebut.
Kerja Sama Berlanjut Hingga 2031
Berdasarkan dokumen yang diajukan Broadcom kepada Securities and Exchange Commission (SEC), kedua perusahaan telah menyepakati kontrak jangka panjang hingga 2031.
Perjanjian tersebut mencakup pengembangan dan pasokan cip khusus berbasis application-specific integrated circuit (ASIC) yang akan digunakan pada beberapa generasi produk Apple di masa mendatang.
Kolaborasi ini juga mempererat hubungan Apple dan Broadcom yang selama ini telah bekerja sama dalam penyediaan berbagai komponen konektivitas.
Baca Juga: Strategi, Teknologi, dan Duel Sengit! Formula 1 Hadirkan Persaingan Paling Panas Musim Ini
Tim Cook Tegaskan Komitmen terhadap Manufaktur ASq
CEO Apple Tim Cook menilai investasi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendukung industri manufaktur Amerika Serikat.
Komponen mutakhir yang dibuat di Fort Collins sangat penting untuk menghadirkan performa luar biasa dan konektivitas yang diharapkan pelanggan dan bangga untuk memperdalam investasi pada pemasok berbasis Amerika Serikat yang memiliki komitmen terhadap keunggulan dan inovasi.
Cook juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Donald Trump beserta pemerintahannya atas dukungan terhadap proyek tersebut.
Broadcom Siap Perluas Kapasitas Produksi
CEO Broadcom Hock Tan mengatakan perusahaan siap memperluas kapasitas manufaktur di Colorado melalui investasi baru tersebut.
Broadcom bangga terus bekerja sama dengan Apple setelah puluhan tahun keberhasilan bersama, dan juga memiliki komitmen kuat yang sama terhadap inovasi Amerika.
Menurutnya, perluasan fasilitas di Fort Collins akan meningkatkan kemampuan produksi perusahaan sekaligus mempercepat pengembangan teknologi konektivitas.
Baca Juga: Transformasi AI di Asia Tenggara, Teknologi Cerdas Permudah Aktivitas Harian Masyarakat
Strategi Hadapi Persaingan Semikonduktor Global
Investasi Apple mencerminkan perubahan strategi perusahaan teknologi dalam menghadapi tantangan geopolitik dan ketergantungan terhadap produksi cip di Asia.
Semikonduktor kini menjadi komponen vital bagi perkembangan kecerdasan buatan (AI), perangkat pintar, hingga infrastruktur digital.
Karena itu, banyak perusahaan teknologi mulai membangun rantai pasok yang lebih aman dan dekat dengan pasar utama mereka.
Melalui investasi bersama Broadcom, Apple tidak hanya memastikan ketersediaan komponen penting bagi produknya, tetapi juga ikut membentuk arah baru industri manufaktur cip global dengan memperkuat produksi di Amerika Serikat.
Iis Choirrunisa, Politeknik Negeri Madiun
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu