Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

16 Tren Fashion Spring/Summer 2026 yang Mendominasi Runway Dunia, dari Gaya Pantai hingga Sentuhan Rococo

Mizan Ahsani • Selasa, 7 April 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi Tren Fashion Spring/Summer 2026
Ilustrasi Tren Fashion Spring/Summer 2026

Jawa Pos Radar Lawu - Dunia mode selalu bergerak lebih cepat dari kalender.

Saat tahun baru baru saja dimulai, industri fashion global sudah menatap musim berikutnya melalui rangkaian peragaan busana Spring/Summer 2026 yang berlangsung sepanjang September hingga Oktober lalu.

Musim ini menjadi salah satu periode paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Setidaknya ada sekitar 15 debut desainer baru setelah terjadinya berbagai perubahan besar di industri fashion.

Hasilnya, muncul banyak interpretasi kreatif yang menghadirkan kombinasi antara nostalgia, inovasi material, hingga eksperimen siluet.

Mulai dari inspirasi gaya pantai, gaun transparan yang romantis, hingga sentuhan estetika Rococo ala Marie Antoinette, berikut 16 tren utama Spring/Summer 2026 yang diprediksi akan mendominasi dunia fashion.

Baca Juga: 10 Tren Fashion 2026 yang Diprediksi Viral, Dari Minimalist Tailoring hingga Techwear Lifestyle

1. Inspirasi Gaya Pantai

Para desainer merangkul nuansa pantai sebagai inspirasi utama musim panas 2026.

Referensi olahraga air seperti renang dan selancar terlihat jelas dalam berbagai koleksi.

Chloé misalnya memadukan pakaian renang dengan rok kulit drapery, sementara Rabanne menghadirkan detail bernuansa scuba yang terinspirasi dari kehidupan pesisir sang desainer Julien Dossena.

Missoni bahkan menampilkan model yang membawa handuk pantai di dalam tas mereka, seolah siap berenang kapan saja.

Sementara Balmain menghadirkan koleksi bertema pantai dengan desain yang memanfaatkan cangkang laut sebagai elemen utama.

2. Pakaian Transparan yang Lebih Subtil

Material transparan masih menjadi sorotan, namun kali ini hadir dengan pendekatan yang lebih halus dan romantis.

Siluet longgar dan lapisan tembus pandang tampil di berbagai rumah mode seperti Alaïa hingga Emporio Armani.

Altuzarra menghadirkan gaun transparan yang lembut, sementara Carolina Herrera menampilkan blus transparan dengan struktur yang elegan.

Tren ini bukan sekadar soal busana terbuka, melainkan permainan visual antara yang terlihat dan tersembunyi.

3. Bulu Serat Optik yang Dinamis

Detail bulu tampil lebih ringan dan inovatif pada musim ini. Stella McCartney, Prabal Gurung, dan Casablanca mengaplikasikan ornamen bulu pada berbagai material, termasuk denim.

Debut besar Pierpaolo Piccioli di Balenciaga serta Louise Trotter di Bottega Veneta juga menghadirkan bulu serat optik yang menciptakan efek visual seolah busana tersebut hidup dan bergerak.

Stella McCartney bahkan menghadirkan inovasi unik dengan gaun berhias bulu yang dibuat dari bilah rumput yang dicat.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Fashion Nagita Slavina Selalu Viral dan Bikin Netizen Terpana!

4. Jilbab Mewah sebagai Aksesori

Kerudung kepala kembali menjadi aksesori fashion yang menonjol pada musim ini.

Calvin Klein menampilkan gaya jilbab bernuansa 1990-an yang dipadukan dengan gaun spaghetti strap.

Giambattista Valli menghadirkan versi besar berbahan sutra berwarna permata yang terlihat romantis dan dramatis.

Lanvin juga mengadaptasi gaya Art Deco era 1920-an, sementara Gucci menampilkan syal berlogo yang diikat di bawah dagu untuk menghadirkan sentuhan glamor klasik Italia.

5. Kembalinya Gaya Flapper

Era Roaring Twenties kembali menjadi inspirasi utama. Chanel, Ferragamo, Versace, dan Tory Burch menghadirkan reinterpretasi modern dari gaun flapper klasik.

Potongan pinggang rendah, detail manik-manik, serta siluet ringan mendominasi berbagai koleksi.

Mengingat tahun ini menandai satu abad sejak lahirnya gaya Art Deco, kebangkitan estetika 1920-an terasa semakin relevan.

6. Bra sebagai Bagian Tampilan

Bra kini tidak lagi sekadar pakaian dalam, tetapi menjadi elemen gaya yang terlihat.

Versace menampilkan bra berhias manik-manik yang dipadukan dengan rok rendah di pinggul. Chanel memperlihatkan bralette vintage di balik atasan transparan.

Sementara Prada, Fendi, dan Ralph Lauren memilih pendekatan lebih elegan dengan menampilkan bra sebagai lapisan di balik blazer atau jaket tailoring.

Baca Juga: Style Fashion Anak Skena, Lebih ke Gaya Gen Z ala Korea Nggak Sih?

7. Kenyamanan Rumah yang Mewah

Konsep kenyamanan juga menjadi fokus dalam koleksi musim ini, namun tetap dalam balutan kemewahan.

Louis Vuitton dan Alberta Ferretti menghadirkan busana yang terinspirasi dari suasana santai di rumah dengan material mewah dan siluet sederhana.

Lacoste, Nanushka, dan Fendi juga menampilkan reinterpretasi busana olahraga dengan tekstur kaya, potongan oversized, serta aksesori glamor.

8. Detail Rumbai yang Dramatis

Rumbai atau fringe menjadi elemen dekoratif yang banyak digunakan oleh desainer.

Burberry menambahkan rumbai pada jas hujan biru cerah, sementara Ahluwalia menghadirkan blazer minimalis dengan rumbai merah dramatis.

Gabriela Hearst bahkan menampilkan gaun musim panas putih dengan rok panjang penuh rumbai yang menciptakan efek visual yang kuat saat bergerak.

9. Perpaduan Warna Berani

Musim semi 2026 juga mendorong eksplorasi warna yang lebih berani.

Versace menampilkan kombinasi merah, biru, dan hijau yang mencolok, sementara Balenciaga memadukan chartreuse dengan ungu tua.

Prada bahkan menunjukkan bahwa tidak ada aturan baku dalam memadukan warna.

Eksperimen palet warna yang kontras menjadi salah satu ciri khas musim ini.

Baca Juga: Slow Fashion Alternatif Berkelanjutan di Tahun 2025, Kurangi Dampak Negatif Fast Fashion

10. Ruffle Romantis

Detail ruffle kembali populer sebagai simbol sisi romantis dalam fashion.

Chloé menghadirkan renda lembut, Louis Vuitton menampilkan ruffle sutra pada jaket, sementara Saint Laurent menciptakan gaun besar yang terinspirasi dari desain Yves Saint Laurent era 1970-an.

Tren ini memberikan kesan dramatis sekaligus feminin.

11. Busana Berkilau

Material berkilau seperti vinil, lateks, dan payet tampil mendominasi runway.

Ferragamo menampilkan gaun berpotongan tubuh yang reflektif, sementara Giorgio Armani memperkenalkan set berkilau dengan palet warna mewah.

Tom Ford juga menghadirkan gaun payet yang memantulkan cahaya secara dramatis di atas panggung.

12. Rok yang Menjadi Pusat Perhatian

Setelah beberapa musim gaun mendominasi, rok kini kembali menjadi pusat perhatian.

Alaïa dan Simone Rocha menampilkan rok dengan proporsi dramatis, sementara Chanel dan Balenciaga menghadirkan desain dengan detail dekoratif yang kuat.

Rok panjang dengan hiasan mencolok diprediksi menjadi item penting musim semi.

13. Setelan Longgar

Busana tailoring kini hadir dengan siluet yang lebih santai.

Celana longgar dipadukan dengan jaket serasi menjadi pilihan utama. Bottega Veneta menampilkan setelan kerja dengan kemeja rapi dan syal sutra, sementara Acne Studios dan Issey Miyake menghadirkan versi kasual yang tetap terlihat elegan.

14. Inspirasi Rococo

Estetika Rococo dari abad ke-18 kembali menginspirasi berbagai koleksi.

Max Mara menghadirkan detail kelopak lembut dan bahu spiral yang terinspirasi Madame de Pompadour.

Dior, Anna Sui, dan Simone Rocha juga menampilkan gaun monumental yang mengingatkan pada kemegahan Istana Versailles.

15. Seragam Modern

Beberapa desainer menghadirkan reinterpretasi konsep seragam modern.

Prada menampilkan jumpsuit utilitarian dengan sentuhan elegan. Celine menghadirkan jaket militer peplum, sementara Acne Studios menampilkan kemeja kargo dengan nuansa androgini.

Palet warna khaki menjadi salah satu ciri utama tren ini.

16. Dompet sebagai Aksesori

Salah satu mikrotren unik adalah dompet yang dikenakan sebagai aksesori.

Coach menampilkan pouch mini yang digantung di leher model, sementara Michael Kors dan TWP menghadirkan dompet besar dengan tampilan mengilap.

Tory Burch bahkan menggabungkan tas kecil dengan kalung manik-manik, menjadikannya bagian dari perhiasan.

Baca Juga: Trending Fashion East Meets West ala Michelle Ziudith Rancangan Sapto Djojokartiko, Bersamaan Rilis Film Ipar Adalah Maut Full Movie HD

Secara keseluruhan, tren Spring/Summer 2026 menunjukkan perpaduan antara nostalgia sejarah, eksplorasi warna berani, serta fokus pada kenyamanan yang tetap terlihat mewah.

Dari inspirasi pantai hingga kemegahan Rococo, musim ini membuktikan bahwa fashion terus berevolusi dengan cara yang kreatif dan tak terduga.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#Fashion Spring/Summer 2026 #fashion gaya pantai #fashion transpatar #fashion longgar #Fashion 2026