Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Cara Cegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis Saat Lebaran, Ini 8 Tips Agar Tetap Sehat

Mizan Ahsani • Selasa, 24 Maret 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi Cara Cegah Gula Darah Setelah Makan Manis Saat Lebaran
Ilustrasi Cara Cegah Gula Darah Setelah Makan Manis Saat Lebaran

Jawa Pos Radar Lawu - Momen Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat, terutama makanan dan minuman manis seperti kue kering, cokelat, permen, puding hingga sirup.

Setelah menjalani puasa selama 30 hari, banyak orang menjadikan hari raya sebagai waktu untuk bebas menikmati aneka hidangan tersebut.

Namun, kebiasaan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan saat Lebaran bisa memicu lonjakan kadar gula darah.

Kondisi ini tidak hanya berisiko bagi penderita diabetes, tetapi juga dapat menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai sugar rush.

Sugar rush merupakan kondisi ketika kadar gula darah meningkat secara cepat setelah mengonsumsi makanan tinggi gula.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan energi yang meningkat secara tiba-tiba, tetapi kemudian diikuti rasa lelah, lesu, dan mudah lapar kembali.

Agar tetap bisa menikmati hidangan Lebaran tanpa khawatir terhadap kesehatan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.

Baca Juga: 15 Amalan Ringan di Bulan Syawal yang Berpahala Besar, Lengkap dengan Hikmah dan Keutamaannya

Memahami Fenomena Sugar Rush Saat Lebaran

Sugar rush adalah istilah yang menggambarkan lonjakan energi secara mendadak setelah mengonsumsi makanan atau minuman tinggi gula.

Setelah fase tersebut, tubuh biasanya mengalami penurunan energi yang cepat atau yang sering disebut sugar crash.

Gejala yang muncul biasanya berupa rasa gelisah, sulit berkonsentrasi, peningkatan energi sementara, hingga kelelahan setelahnya.

Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas, terutama saat bersilaturahmi di momen Lebaran.

Tradisi mengunjungi rumah kerabat atau teman juga membuat seseorang lebih sering mengonsumsi kue dan minuman manis tanpa disadari.

Akibatnya, asupan gula dalam tubuh bisa jauh lebih tinggi dari biasanya.

Karena itu, penting untuk mengatur pola konsumsi makanan selama Lebaran agar tubuh tetap bugar dan energi tetap stabil.

Cara Mencegah Lonjakan Gula Darah Setelah Makan Manis

Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah sugar rush saat menikmati hidangan Lebaran.

1. Batasi Porsi Makanan Manis

Godaan mencicipi berbagai jenis kue Lebaran memang sulit dihindari. Namun, mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dalam satu waktu dapat memicu lonjakan gula darah secara cepat.

Cobalah membatasi porsi, misalnya hanya mengambil satu atau dua potong kue setiap kali makan. Cara ini membantu tubuh memproses gula secara lebih stabil.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Sebelum menyantap makanan manis, sebaiknya konsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah atau sayuran.

Serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lonjakan gula dapat diminimalkan.

Selain itu, makanan berserat juga membuat perut terasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk makan manis berlebihan bisa berkurang.

3. Pilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Tidak semua makanan manis memberikan dampak yang sama terhadap kadar gula darah.

Pilih camilan dengan indeks glikemik rendah, seperti kue berbahan gandum utuh atau puding tanpa gula tambahan.

Jenis makanan ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga energi dilepaskan secara bertahap.

4. Kombinasikan dengan Protein atau Lemak Sehat

Mengonsumsi makanan manis bersama protein atau lemak sehat dapat membantu menstabilkan gula darah.

Misalnya dengan menambahkan kacang-kacangan, yogurt, atau keju.

Kombinasi nutrisi ini membuat tubuh lebih lama merasa kenyang dan mencegah keinginan makan berlebihan.

5. Perbanyak Minum Air Putih

Minum air putih yang cukup membantu menjaga hidrasi tubuh sekaligus mengontrol nafsu makan.

Terkadang tubuh salah mengenali rasa haus sebagai rasa lapar, sehingga seseorang terus mengonsumsi camilan manis.

Dengan cukup minum air, konsumsi gula berlebih dapat lebih mudah dikendalikan.

Baca Juga: Apa Arti Minal Aidin Wal Faizin Sebenarnya? Ini Makna, Tulisan Arab, dan Penjelasan yang Benar

6. Hindari Minuman Manis Berlebihan

Minuman manis seperti sirup, teh manis, atau minuman bersoda dapat meningkatkan kadar gula darah lebih cepat dibanding makanan padat.

Sebagai alternatif, pilih air putih, infused water, atau teh tanpa gula untuk menjaga kestabilan gula darah.

7. Tetap Aktif Bergerak

Aktivitas fisik ringan setelah makan dapat membantu tubuh memetabolisme gula dengan lebih baik.

Jalan santai setelah makan atau berkunjung ke rumah kerabat bisa menjadi pilihan aktivitas sederhana yang bermanfaat.

Aktivitas ini juga membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi rasa mengantuk setelah makan.

8. Atur Jadwal Makan Lebih Teratur

Selama Lebaran, pola makan sering berubah karena banyaknya hidangan yang tersedia.

Namun, mengatur jadwal makan tetap penting agar tubuh dapat mengelola kadar gula darah dengan baik.

Berikan jeda waktu antara sesi makan agar tubuh memiliki waktu untuk memproses gula secara optimal.

Menikmati hidangan manis saat Lebaran tentu tidak menjadi masalah, asalkan tetap memperhatikan porsi dan keseimbangan nutrisi.

Dengan menerapkan pola makan yang lebih bijak, momen silaturahmi di hari raya dapat tetap dinikmati tanpa mengganggu kesehatan tubuh.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#cegah gula darah #tips cegah gula drah naik #lebaran 2026 #Ramdhan