Jawa Pos Radar Lawu - Lebaran identik dengan momen berkumpul bersama keluarga dan tamu yang datang bersilaturahmi.
Salah satu hal yang selalu hadir di ruang tamu saat Hari Raya Idul Fitri adalah aneka kue kering yang tersusun rapi di dalam toples.
Tradisi menyajikan kue Lebaran sudah berlangsung dari generasi ke generasi. Mulai dari nastar, kastengel, hingga putri salju, semuanya menjadi simbol keramahan tuan rumah saat menyambut kerabat dan sahabat.
Memasuki tahun 2026, tren kue kering Lebaran juga terus berkembang. Tidak hanya mempertahankan cita rasa klasik, tetapi juga menghadirkan inovasi baru dengan tampilan lebih modern dan rasa yang semakin beragam.
Berikut ini 10 ide resep kue kering Lebaran terbaru 2026 yang mudah dibuat di rumah dan cocok menjadi suguhan spesial saat Hari Raya.
1. Nastar Lumer Premium
Nastar masih menjadi primadona kue Lebaran di banyak rumah. Namun kini hadir dengan versi lebih modern, yaitu nastar lumer premium yang memiliki tekstur sangat lembut dengan isian selai nanas yang lebih legit.
Bahan
-
125 gram margarin
-
125 gram butter
-
50 gram gula halus
-
2 kuning telur
-
350 gram tepung terigu protein rendah
-
40 gram susu bubuk
-
500 gram selai nanas
Cara Membuat
-
Kocok margarin, butter, gula halus, dan kuning telur sekitar 30 detik hingga tercampur rata.
-
Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga adonan tercampur rata.
-
Ambil sedikit adonan, pipihkan lalu isi dengan selai nanas dan bulatkan.
-
Panggang dalam oven suhu sekitar 140°C selama 30 menit.
-
Olesi dengan campuran kuning telur lalu panggang kembali hingga matang dan mengilap.
2. Kastengel Keju Melimpah
Kastengel juga mengalami inovasi dengan tambahan keju yang lebih banyak di dalam dan di atas adonan. Rasanya semakin gurih dan teksturnya lebih renyah.
Bahan
-
100 gram keju cheddar parut
-
300 gram tepung terigu protein sedang
-
40 gram maizena
-
250 gram butter dan margarin
-
½ sdt kaldu jamur
-
2 kuning telur
Cara Membuat
-
Mixer butter dan margarin dengan kecepatan rendah hingga tercampur.
-
Masukkan keju parut dan aduk hingga rata.
-
Tambahkan tepung terigu, maizena, dan kaldu jamur.
-
Gilas adonan lalu cetak memanjang seperti kastengel.
-
Olesi dengan kuning telur dan taburi keju sebelum dipanggang selama 25–30 menit.
3. Cookies Matcha Crinkle
Kue ini menjadi tren karena tampilannya unik dengan retakan khas di bagian luar. Warna hijau dari matcha juga membuat tampilannya lebih menarik.
Bahan
-
95 gram tepung terigu
-
50 gram gula kastor
-
30 gram butter leleh
-
10 gram cokelat putih leleh
-
2 sdt bubuk matcha
-
1 telur
-
½ sdt baking powder
Cara Membuat
-
Campurkan tepung, matcha, baking powder, dan garam.
-
Masukkan butter cair, cokelat putih, dan telur.
-
Simpan adonan di freezer sekitar 3 jam.
-
Bentuk bulatan kecil lalu gulingkan pada gula halus.
-
Panggang pada suhu 180°C selama 12–15 menit.
4. Putri Salju Kacang Mente
Putri salju klasik kini hadir dengan tambahan kacang mente yang memberikan rasa gurih dan tekstur lebih kaya.
Bahan
-
300 gram tepung terigu
-
100 gram kacang mente sangrai
-
250 gram margarin
-
50 gram gula halus
-
30 gram maizena
-
20 gram susu bubuk
Cara Membuat
-
Mixer margarin, gula halus, dan kuning telur hingga rata.
-
Tambahkan tepung terigu, susu bubuk, dan kacang mente.
-
Cetak sesuai selera lalu panggang sekitar 20 menit.
-
Setelah dingin, gulingkan dalam gula halus.
5. Thumbprint Cookies dengan Isian Unik
Kue kering ini memiliki cekungan di tengah yang bisa diisi berbagai selai seperti stroberi, blueberry, atau cokelat.
Cara Membuat Singkat
Adonan dasar dibuat dari campuran butter, margarin, gula halus, dan tepung. Setelah dibentuk bulat, tekan bagian tengahnya lalu panggang.
Setelah matang, isi bagian tengah dengan selai favorit.
6. Jan Hagel Cookies
Jan Hagel adalah kue kering khas Belanda yang kini populer sebagai variasi kue Lebaran modern.
Teksturnya tipis, renyah, dengan taburan gula dan almond di atasnya. Aroma butter yang kuat membuat kue ini cocok menjadi alternatif selain nastar dan kastengel.
7. Kue Rempah Speculaas
Speculaas terkenal dengan aroma rempah seperti kayu manis, pala, jahe, dan cengkeh.
Kue ini memberikan sensasi rasa hangat yang cocok dinikmati saat momen berkumpul bersama keluarga.
Biasanya kue ini dicetak dengan bentuk unik sehingga tampilannya lebih menarik.
8. Palm Cheese Cookies
Palm cheese menghadirkan perpaduan rasa manis gula palem dan gurih keju. Kombinasi rasa ini membuat kue terasa unik dan tidak membosankan.
Teksturnya renyah di luar dengan aroma karamel dari gula aren yang khas.
9. Brownies Cookies
Brownies cookies menjadi tren karena memadukan tekstur brownies dan cookies sekaligus.
Bagian luar renyah, sementara bagian dalamnya sedikit chewy dengan rasa cokelat yang intens.
Kue ini sangat cocok untuk pecinta cokelat.
10. Almond Tuile Crispy
Almond tuile merupakan kue kering yang sangat tipis dan renyah dengan topping irisan almond.
Selain rasanya enak, tampilannya juga cantik sehingga cocok disajikan dalam toples transparan.
Baca Juga: Bulan Puasa Sebentar Lagi Tiba, Coba Variasi Resep Kue Lidah Kucing yang Praktis dan Renyah Ini
Tips Menyimpan Kue Lebaran Agar Tetap Renyah
Agar kue Lebaran tetap awet dan tidak cepat melempem, ada beberapa cara penyimpanan yang perlu diperhatikan.
1. Gunakan Toples Kedap Udara
Simpan kue kering dalam toples yang tertutup rapat agar tidak terkena udara lembap.
2. Pastikan Kue Sudah Dingin
Jangan langsung memasukkan kue yang masih panas ke dalam toples karena uap panas bisa membuat kue lembek.
3. Simpan di Tempat Kering
Letakkan toples di tempat yang kering dan jauh dari area lembap seperti dekat kompor atau wastafel.
4. Tambahkan Silica Gel Food Grade
Silica gel khusus makanan dapat membantu menjaga kelembapan di dalam toples.
5. Panggang Ulang Jika Perlu
Jika kue mulai melempem setelah beberapa minggu, Anda bisa memanggang ulang sebentar untuk mengembalikan tekstur renyahnya.
Kue Lebaran bukan sekadar camilan, tetapi juga bagian dari tradisi yang mempererat kebersamaan saat Hari Raya.
Dengan berbagai inovasi rasa dan tampilan yang semakin modern, sajian kue kering Lebaran di rumah bisa terasa lebih spesial dan berkesan bagi para tamu.(*)
*Nizaria, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Mizan Ahsani