Bridgerton Season 4 mengikuti kisah Benedict Bridgerton yang bertemu dengan wanita misterius di pesta topeng ibunya.
Wanita misterius itu diberi julukan Lady in Silver karena memakai gaun silver saat menghadiri pesta topeng tersebut
Benedict yang dikenal sebagai pria playboy akhirnya bisa menatap satu wanita dengan serius kali ini.
Dan sosok Lady in silver itu adalah Sophie Baek, seorang pembantu cerdas.
Sophie dan Benedict memiliki karakter yang berbeda dimana Benedict hidup dalam dunia fantasi, sementara Sophie hidup dalam realitas yang keras.
Keduanya perlu menemukan titik tengah antara fantasi dan realitas agar cinta sejati bisa berkembang.
Alur cerita mengusung tema Cinderella di era Regency, di mana Benedict harus melampaui aturan sosial untuk mencintai Sophie.
Dalam suatu adegan, Benedict bahkan sampai meminta Sophie Baek untuk menjadi selirnya jika tak bisa menjadi istrinya.
Pada part II yang berjudul Dance in the Country, dibuka dengan adegan menegangkan dari episode sebelumnya: Sophie telah ditangkap berdasarkan tuduhan ibu tirinya, Lady Araminta Gun (Katie Leung), yang menuduhnya mencuri penjepit sepatu dan berpura-pura menjadi bangsawan.
Sementara itu, Benedict mengira Sophie telah pergi ke Amerika bersama majikan barunya, sampai staf keluarga Bridgerton, Mrs. Wilson (Geraldine Alexander) dan Hazel (Gracie McGonigal), yang diberi tahu oleh pengurus rumah tangga Araminta, Mrs. Varley (Lorraine Ashbourne), memberitahunya tentang penangkapan Sophie.
Dia dan ibunya, Violet Bridgerton datang menyelamatkan Sophie tepat Waktu.
Kembali ke Bridgerton House, Benedict mengembalikan kalung Sophie yang hilang dan mengungkapkan bahwa menemukan kalung itulah yang membuatnya menyadari bahwa Sophie adalah sosok Lady in Silver.
Sophie mengatakan dia tidak pernah ingin Benedict mengetahuinya, karena dia tidak ingin Benedict kecewa ketika wanita impiannya ternyata hanyalah seorang pelayan.
Tetapi hal terakhir yang dirasakan Benedict adalah kekecewaan.
Dia jatuh cinta pada Sophie karena Sophie melihatnya apa adanya.
Sebagai keluarga yang selalu mendukung, keluarga Bridgerton mengerahkan segala upaya untuk membantu Benedict dan Sophie.
Banyak sekali tekanan dan tantangan mulai dari tekanan social hingga pandangan Ratu Charlotte yang menambah intrik dalam perjuangan cinta Benedict terhadap Sophie.
Namun ada juga orang baik yang membantu pasangan ini, hingga mendapat dukungan dari Ratu.
Dukungan ini berarti Sophie dan Benedict bebas untuk menikah, tetapi mereka harus berdansa di pesta dansa terlebih dahulu.
Ini adalah kisah Cinderella, tetapi sekarang mimpi itu tidak berakhir pada tengah malam.
Benedict dan Sophie mendapatkan akhir bahagia mereka, menikah dan hidup bahagia bersama sebagai pasangan suami istri yang sah. (*)
Editor : Riana M.