Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

UMKM Siap Menyala Ramadan 2026! Simak Perilaku Konsumen Saat Puasa dan Lebaran

Mizan Ahsani • Jumat, 20 Februari 2026 | 14:44 WIB

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Lawu - Memasuki Ramadan 2026, pola konsumsi masyarakat mulai bergerak lebih aktif. Kebutuhan Lebaran disiapkan lebih awal, aktivitas belanja meningkat, dan marketplace menjadi kanal utama yang ramai digunakan.

Mulai dari outfit hari raya hingga makanan untuk sajian tamu, semuanya masuk dalam daftar prioritas.

Momentum Ramadan kini bukan sekadar periode konsumsi tinggi, tetapi fase strategis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan omzet secara signifikan.

Tren Belanja Ramadan 2026 Makin Digital

Perilaku belanja masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri semakin mengarah ke platform online.

Berdasarkan riset GoodStats, mayoritas masyarakat memilih berbelanja melalui marketplace selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Kategori yang paling banyak diburu adalah pakaian dan makanan. Artinya, kebutuhan utama menjelang Lebaran tetap berfokus pada outfit hari raya serta konsumsi untuk keluarga dan tamu.

Perubahan ini menunjukkan bahwa belanja online saat Ramadan bukan lagi tren musiman, melainkan kebiasaan tahunan yang semakin menguat.

Fashion dan Kuliner Jadi Primadona UMKM

Tingginya permintaan pasar menjelang Lebaran membuka peluang besar bagi UMKM fashion dan kuliner.

Produk fashion lokal dinilai lebih fleksibel dan cepat beradaptasi dengan selera pasar. Koleksi Lebaran dengan desain personal dan harga terjangkau menjadi daya tarik utama.

Sementara itu, UMKM kuliner unggul dari sisi rasa autentik dan kedekatan emosional. Produk seperti kue kering, hampers, snack, dan oleh-oleh selalu mengalami peningkatan permintaan saat Ramadan.

Dengan kualitas terjaga dan kemasan menarik, produk lokal mampu bersaing dengan brand besar.

Baca Juga: Generasi Muda Bangkit! Kisah UMKM Lokal di Shopee Raup Sukses sebelum Usia 30 Tahun!

Gen Z dan Milenial Dominasi Pasar Ramadhan

Riset GoodStats juga menunjukkan bahwa konsumen Ramadan didominasi oleh Gen Z dan Milenial. Karakter pembeli ini cenderung:

Mayoritas berasal dari segmen kelas menengah yang mencari produk berkualitas dengan harga kompetitif.

Memahami karakter ini menjadi kunci agar strategi pemasaran UMKM lebih tepat sasaran.

Strategi UMKM Fashion Maksimalkan Penjualan Lebaran

Permintaan pakaian meningkat signifikan sejak awal Ramadan. Agar optimal, pelaku UMKM fashion perlu:

Persiapan sejak dini membantu meningkatkan visibilitas dan kepercayaan konsumen.

Baca Juga: Live TikTok Kembali Aktif! Kreator & UMKM Bisa Jualan Online Lagi Tanpa Hambatan

UMKM Kuliner Perlu Siapkan Produksi dan Distribusi

Selain sandang, sektor pangan juga mengalami lonjakan permintaan. Tradisi berbagi hampers dan kue kering menjelang Idulfitri menjadi peluang besar.

UMKM kuliner dapat memperkuat strategi dengan:

Kecepatan distribusi dan profesionalisme layanan menjadi faktor penting dalam mempertahankan pelanggan.

Akselerasi Digital dan QRIS Jadi Kunci

Berdasarkan laporan ekonomi yang dirilis oleh Bank Syariah Indonesia pada 28 Januari 2026, pelaku UMKM dituntut untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS serta memanfaatkan live streaming untuk menjangkau pasar Gen Z.

Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar UMKM tetap relevan di tengah kompetisi pasar Ramadan.

Baca Juga: Gen Z berdaya: Akbar Mahasiswa UNS Mengedukasi Ibu-ibu Posyandu dan UMKM dalam Workshop KKN Desa Kepyar

Ramadan 2026: Momentum UMKM Naik Kelas

Ramadan juga mendorong UMKM untuk meningkatkan profesionalisme. Standarisasi kualitas produk, manajemen stok, serta perbaikan supply chain menjadi latihan penting menghadapi lonjakan permintaan musiman.

Selain itu, dukungan ekosistem kolaboratif dari instansi pemerintah maupun swasta yang memesan parsel Lebaran membuka peluang jejaring bisnis lebih luas.

Jika dimanfaatkan secara strategis, Ramadan 2026 bisa menjadi titik balik bagi UMKM untuk meningkatkan profit sekaligus memperkuat fondasi bisnis jangka panjang.

Dengan tren belanja yang semakin digital, dominasi Gen Z dan Milenial, serta tingginya permintaan fashion dan kuliner, pelaku UMKM memiliki peluang besar untuk “menyala” di Ramadan tahun ini.(*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#kuliner #milenial #ramadhan #UMKM Naik Kelas #fashion #Gen Z