Jawa Pos Radar Lawu – Kepergian Selebgram Lula Lahfah secara mendadak menjadi sorotan publik dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Banyak warganet menilai, sejumlah perubahan besar yang dilakukan Lula Lahfah sebelum meninggal dunia seolah menjadi firasat terakhir dalam hidupnya.
Mulai dari keputusan menghapus seluruh tato di tubuhnya, kondisi kesehatan yang menurun, hingga kabar dirinya sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Beberapa waktu sebelum meninggal dunia, Lula Lahfah diketahui melakukan penghapusan semua tato yang selama ini melekat di tubuhnya.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan publik, mengingat tato merupakan bagian dari identitas yang telah lama dikenal dari dirinya.
Langkah ini kemudian dikaitkan sebagai bentuk perubahan hidup, refleksi diri, hingga upaya memperbaiki kondisi fisik dan mental.
Tak lama setelah proses penghapusan tato tersebut, kondisi kesehatan Lula Lahfah dikabarkan menurun.
Ia pun harus menjalani perawatan di rumah sakit selama kurang lebih satu minggu. Lula sempat menceritakan penyakitnya. Gerd, Asam Lambung dan Pembengkakan usus.
Setelah menjalani perawatan selama sekitar satu minggu, Lula Lahfah akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Ia kembali ke apartemennya dan disebut sempat menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, kondisi tersebut ternyata tidak berlangsung lama.
Sekitar satu minggu lebih setelah keluar dari rumah sakit, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya.
Kabar meninggalnya Lula Lahfah sontak mengejutkan banyak pihak.
Berdasarkan informasi yang beredar, penyebab meninggal dunia diduga akibat henti jantung.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan medis resmi yang menjelaskan secara rinci penyebab pasti wafatnya Lula Lahfah.
Pihak keluarga pun memilih untuk tidak banyak memberikan pernyataan dan fokus pada proses berduka.
Rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum meninggalnya Lula Lahfah kemudian ramai dikaitkan sebagai firasat oleh warganet.
Keputusan menghapus tato, perubahan sikap, hingga kondisi kesehatan yang menurun dianggap sebagai tanda-tanda yang baru disadari setelah kepergiannya.
Meski begitu, para pengamat mengingatkan agar publik tidak berspekulasi berlebihan dan tetap menghormati privasi keluarga.
Kepergian Lula Lahfah menjadi pengingat bahwa masalah kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan jantung, bisa datang secara tiba-tiba tanpa gejala yang jelas.
Sosok Lula Lahfah kini dikenang, sementara kisah hidup serta firasat terakhirnya terus menjadi perbincangan di ruang publik dan media sosial. (win)
Editor : Riana M.Sumber : Radar Lawu