Jawa Pos Radar Lawu - Kasus rem blong masih menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur turunan panjang dan curam.
Banyak pengemudi belum memahami teknik pengereman yang benar saat melewati turunan, sehingga sistem rem bekerja terlalu berat dan berisiko mengalami panas berlebih atau overheating.
Agar perjalanan tetap aman, pengemudi perlu memahami panduan penggunaan rem yang tepat saat melintasi jalan menurun.
1. Manfaatkan Engine Brake
Pengemudi disarankan menggunakan engine brake dengan menurunkan gigi, baik pada mobil manual maupun matic.
Pada mobil manual, gunakan gigi rendah seperti gigi 2 atau 1. Sementara pada mobil matic, manfaatkan posisi L, 2, atau S agar laju kendaraan tertahan oleh putaran mesin.
2. Hindari Menginjak Rem Terus-Menerus
Menekan pedal rem secara terus-menerus saat turunan dapat menyebabkan kampas dan cakram rem menjadi panas.
Kondisi ini berpotensi menurunkan daya cengkeram rem dan memicu rem blong. Gunakan teknik pengereman bertahap atau intermittent braking.
3. Gunakan Teknik Pengereman Bertahap
Teknik yang dianjurkan adalah menginjak rem secara perlahan dan sesaat untuk menurunkan kecepatan, lalu lepaskan kembali. Cara ini memberi waktu bagi rem untuk mendingin dan tetap bekerja optimal.
Baca Juga: 5 Manfaat Olahraga Voli yang Jarang Disadari, Bukan Cuma Seru tapi Bikin Tubuh Lebih Sehat dan Bugar
4. Jaga Kecepatan Sejak Awal Turunan
Pastikan kecepatan kendaraan sudah rendah sebelum memasuki turunan. Mengurangi kecepatan di awal akan mengurangi beban kerja rem dan membantu kendaraan lebih stabil selama melintasi turunan panjang.
5. Perhatikan Beban Kendaraan
Kendaraan dengan muatan berlebih akan meningkatkan beban pengereman. Pastikan kendaraan tidak membawa beban melebihi kapasitas yang dianjurkan pabrikan, terutama saat melewati jalur pegunungan.
6. Pastikan Kondisi Rem Prima
Sebelum melakukan perjalanan jauh atau melewati jalur turunan ekstrem, pengemudi disarankan memeriksa kondisi rem, termasuk kampas, minyak rem, dan sistem pendinginan. Rem yang terawat akan mengurangi risiko kegagalan fungsi saat digunakan secara intensif.
7. Gunakan Rem Parkir Darurat dengan Bijak
Dalam kondisi darurat saat rem utama tidak berfungsi, rem parkir dapat digunakan secara perlahan untuk membantu mengurangi kecepatan. Namun, penggunaannya harus hati-hati agar roda tidak terkunci.
Penggunaan rem yang benar saat turunan sangat penting untuk mencegah terjadinya rem blong.
Dengan memanfaatkan engine brake, menjaga kecepatan, serta melakukan pengereman bertahap, pengemudi dapat melintasi turunan dengan lebih aman dan nyaman.
Kesadaran dan disiplin dalam teknik berkendara menjadi kunci utama keselamatan, terutama saat melewati jalur menurun yang berisiko tinggi.
Editor : Nur Wachid