Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kenali 7 Bahaya Polusi Kembang Api saat Tahun Baru yang Perlu Diwaspadai Masyarakat, No 2 Hati -hati!

Winarsih • Senin, 22 Desember 2025 | 23:04 WIB
Bahaya polusi kembang api
Bahaya polusi kembang api

Jawa Pos Radar Lawu – Perayaan malam Tahun Baru selalu identik dengan pesta kembang api di berbagai daerah. 

Meski menghadirkan kemeriahan dan euforia, penggunaan kembang api secara massal menyisakan persoalan serius berupa polusi udara dan pencemaran lingkungan. 

Berikut sejumlah bahaya polusi kembang api saat Tahun Baru yang perlu diwaspadai masyarakat.

1. Lonjakan Polusi Udara dalam Waktu Singkat

Pembakaran kembang api melepaskan partikel halus berbahaya seperti PM2.5 dan PM10.

Pada malam pergantian tahun, kualitas udara dapat menurun drastis hanya dalam beberapa jam akibat ribuan kembang api yang dinyalakan secara bersamaan.

2. Gangguan Kesehatan Pernapasan

Partikel halus dari asap kembang api mudah terhirup dan masuk ke paru-paru.

Dampaknya antara lain batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperparah asma dan penyakit paru kronis, terutama setelah perayaan Tahun Baru.

3. Paparan Logam Berat Berbahaya

Warna cerah pada kembang api berasal dari logam seperti barium, stronsium, tembaga, dan aluminium.

Residu logam berat ini dapat mencemari udara, tanah, dan air, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan ekosistem.

4. Risiko Tinggi bagi Kelompok Rentan

Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan pernapasan menjadi kelompok paling rentan terhadap polusi kembang api. Paparan singkat saja dapat memicu kondisi kesehatan yang lebih serius.

5. Memperparah Polusi di Kawasan Perkotaan

Di kota besar, kualitas udara sebelum Tahun Baru umumnya sudah berada pada tingkat kurang sehat akibat emisi kendaraan.

Kembang api justru memperparah kondisi tersebut dan menurunkan kualitas udara secara signifikan.

6. Gangguan terhadap Hewan dan Lingkungan

Suara ledakan kembang api menyebabkan stres dan kepanikan pada hewan peliharaan dan satwa liar.

Selain itu, sisa kembang api turut menambah volume sampah dan pencemaran lingkungan pasca perayaan.

7. Perlunya Alternatif Perayaan yang Lebih Ramah Lingkungan

Untuk mengurangi dampak negatif, masyarakat dan pemerintah dapat mempertimbangkan alternatif perayaan seperti pertunjukan lampu, laser, atau drone yang lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan. (win) 

Editor : Riana M.
#kembang api #perayaan tahun baru #dampak berbahaya #bahaya kembang api #polusi udara #lingkungan