Jawa Pos Radar Lawu – Banyak orang beranggapan bahwa semua bahan dapur akan lebih awet jika disimpan di dalam kulkas.
Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan adalah menyimpan bawang dan brambang (bawang merah) di lemari pendingin.
Padahal, cara ini justru bisa membuat kualitas bawang menurun, bahkan mempercepat proses pembusukan.
Secara alami, bawang merah maupun bawang putih lebih cocok disimpan pada suhu ruang dengan sirkulasi udara yang kering.
Sementara kulkas memiliki udara yang lembap dan suhu yang sangat rendah. Kondisi ini membuat bawang menyerap kelembapan sehingga lapisan kulitnya menjadi lembek.
Akibatnya, bawang lebih cepat busuk dan berjamur, bahkan bisa menimbulkan aroma tidak sedap di dalam kulkas.
Selain itu, suhu dingin justru memicu pertumbuhan tunas hijau pada bawang.
Ketika disimpan terlalu lama di kulkas, bawang akan mengeluarkan tunas karena berusaha beradaptasi dengan lingkungan yang tidak sesuai.
Meski tidak berbahaya, tunas ini membuat rasa bawang menjadi pahit dan mengubah kualitasnya saat dimasak.
Rasa dan aroma bawang juga bisa berubah karena minyak alami di dalamnya terganggu oleh suhu dingin.
Padahal, minyak tersebutlah yang memberi aroma tajam dan rasa gurih ketika bawang ditumis atau digoreng.
Baca Juga: Viral di TikTok, Satelit Diduga Tampilkan Tumpukan Mayat di Sudan: Begini Fakta Sebenarnya!
Jika kandungan minyaknya berkurang, aroma bawang menjadi lebih lemah dan tidak lagi memberikan cita rasa khas dalam masakan.
Kelembapan di dalam kulkas juga menciptakan lingkungan yang ideal bagi jamur dan bakteri untuk berkembang.
Terutama jika bawang sudah dikupas atau terpotong, permukaannya akan lebih rentan terhadap kontaminasi.
Bawang yang berjamur bukan hanya menurunkan kualitas bahan lain di dalam kulkas, tetapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi.
Untuk menjaga ketahanan bawang dan brambang, sebaiknya simpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Gunakan wadah terbuka atau jaring agar udara bisa mengalir bebas.
Hindari paparan sinar matahari langsung, karena panas berlebihan juga bisa membuat bawang cepat kering dan kisut.
Jika bawang sudah dikupas, barulah boleh disimpan di kulkas, tetapi harus dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat dan digunakan maksimal dalam dua atau tiga hari.
Pada dasarnya, menyimpan bawang di kulkas tidak memberikan manfaat apa pun selain mempercepat kerusakan.
Bawang justru akan lebih tahan lama jika disimpan dengan cara tradisional di suhu ruang.
Jadi, mulai sekarang sebaiknya hindari kebiasaan menyimpan bawang putih dan bawang merah di lemari pendingin agar rasa masakan tetap nikmat dan bahan dapurmu lebih awet secara alami.(win)
Editor : Riana M.