Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Habib Ja’far Ungkap Kekecewaan terhadap Onad di Podcast Deddy Corbuzier, Padahal Dikenal Dekat

Nur Wachid • Jumat, 7 November 2025 | 02:45 WIB
dalam podcast daddy corbuzer habib ja
dalam podcast daddy corbuzer habib ja

Jawa Pos Radar Lawu – Podcast “Close The Door” milik Deddy Corbuzier kembali menjadi sorotan publik. Dalam salah satu episodenya, pendakwah muda Habib Husein Ja’far Al-Hadar mengungkapkan rasa kecewa terhadap musisi sekaligus artis Onadio Leonardo (Onad).

Padahal, keduanya selama ini dikenal akrab dan sering tampil bersama dalam berbagai konten bertema religi dan perdebatan ringan soal gaya hidup serta toleransi beragama.Dalam cuplikan yang viral di YouTube dan TikTok, Habib Ja’far tampak berbicara jujur di hadapan Deddy Corbuzier dan Onad.

Ia menyampaikan bahwa dirinya merasa kecewa karena Onad dianggap kurang menghargai pesan-pesan kebaikan yang pernah mereka bahas bersama. “Gue sayang sama Onad, dia itu sahabat gue. Tapi jujur, gue kecewa. Kadang dia tahu mana yang benar, tapi tetap aja bercanda di hal-hal yang sensitif,” kata Habib Ja’far dalam podcast tersebut.

Deddy yang duduk di tengah tampak mencoba menenangkan suasana dengan candaan khasnya, namun suasana sempat hening ketika Habib Ja’far menegaskan bahwa kedekatan tidak seharusnya membuat seseorang menyepelekan hal yang bernilai prinsip.

Persahabatan yang Penuh Dinamika

Hubungan antara Habib Ja’far dan Onad sebenarnya sudah dikenal luas oleh warganet. Keduanya sering tampil di berbagai acara bincang santai, termasuk dalam seri “LOGIN” dan konten Ramadan di kanal Deddy Corbuzier. Habib kerap memuji Onad sebagai pribadi jujur dan apa adanya, meski gaya hidupnya kerap menuai kontroversi.

Namun, dalam episode kali ini, ekspresi Habib tampak lebih serius dari biasanya. Ia menyinggung bahwa pertemanan sejati bukan berarti harus selalu membenarkan, tapi juga berani menegur saat ada yang melenceng. Sebagai pembawa acara, Deddy Corbuzier terlihat berusaha menjaga keseimbangan antara candaan dan perdebatan.

Ia menilai hubungan Habib dan Onad justru menunjukkan bentuk dialog antarpribadi yang terbuka, di mana dua orang berbeda latar bisa saling berbicara tanpa saling menjatuhkan. “Kalian ini unik. Habib dengan dakwahnya yang lembut, Onad dengan kejujurannya. Gue rasa yang kayak gini justru perlu di ruang publik,” ujar Deddy dalam podcast tersebut.

Klip perbincangan mereka langsung ramai dibahas di media sosial. Banyak warganet yang menilai Habib Ja’far menunjukkan ketulusan dan kasih sayang yang mendalam terhadap sahabatnya.
Sebagian netizen bahkan menganggap momen itu sebagai pelajaran tentang cara menegur tanpa membenci. “Keren banget Habib, marahnya pun tetap penuh cinta,” tulis salah satu komentar di TikTok.

“Onad beruntung punya teman kayak Habib Ja’far. Tegurannya adem tapi ngena,” tambah pengguna lainnya.

Menutup perbincangan, Habib Ja’far menegaskan bahwa rasa kecewa bukan berarti benci. Ia berharap Onad bisa lebih bijak dan terus belajar dari perjalanan hidupnya. “Gue percaya Onad punya hati baik. Kadang cuma butuh diingatkan lagi,” tutup Habib dengan nada tenang.

Onad sendiri menanggapi dengan senyum, mengakui bahwa ia menghormati Habib dan tidak merasa tersinggung. Ia menyebut momen itu sebagai bukti bahwa persahabatan sejati tetap bisa saling menegur dengan cinta.

Meski diwarnai kekecewaan, hubungan antara Habib Ja’far dan Onad tetap menunjukkan kedekatan yang tulus. Podcast bersama Deddy Corbuzier itu bukan hanya hiburan, tapi juga menggambarkan nilai penting tentang persahabatan, kejujuran, dan cara menyampaikan kebenaran tanpa kebencian. (hamid-mg-uinpo/kid)

Editor : Nur Wachid
#Close The Door #viral #Deddy cobuzier #habib ja'far #onad