Jawa Pos Radar Lawu — Kabar mengejutkan datang dari dunia anime. Toei Animation secara resmi mengumumkan bahwa anime One Piece akan mengalami hiatus panjang pada awal tahun 2026 sebelum kembali tayang dengan sistem baru maksimal hanya 26 episode setiap tahun.
Perubahan besar ini akan dimulai setelah Egghead Arc berakhir pada akhir 2025. One Piece kemudian akan rehat sekitar tiga bulan (Januari–Maret 2026) dan baru kembali lagi pada April 2026 dengan Elbaph Arc, yang sangat dinantikan para penggemar.
Langkah ini dilakukan demi menjaga kualitas animasi dan kesetiaan cerita terhadap manga karya Eiichiro Oda.
Dengan sistem musiman, tim produksi akan memiliki waktu lebih panjang untuk memoles tiap episode agar tampil lebih epik dan bebas dari filler yang selama ini sering dikeluhkan fans.
“Kami ingin memastikan setiap episode memiliki kualitas yang layak untuk cerita One Piece,” ungkap perwakilan Toei Animation dalam keterangan resminya.
Namun, kabar ini juga menimbulkan gelombang reaksi di kalangan penggemar. Di media sosial, banyak warganet yang meluapkan perasaan kocak sekaligus pasrah atas keputusan tersebut.
Salah satu komentar yang ramai dibicarakan berbunyi: “Waah... masih lama lagi, keburu pengisi suaranya udah makin tua!”
Sementara pengguna lainnya menulis dengan nada bercanda getir:“Waduh, masih bisa nonton gak ya? Keburu meninggal duluan nih sebelum Luffy jadi Raja Bajak Laut.”
Meski diselimuti keluh kesah, sebagian fans tetap mendukung keputusan Toei. Mereka berharap perubahan format ini bisa menghasilkan animasi yang lebih detail dan adegan pertarungan yang lebih hidup.
“Lebih baik nunggu lama tapi hasilnya bagus, daripada tiap minggu tapi setengah matang,” tulis akun @mugiwara_update di X (Twitter).
Dengan sistem baru ini, One Piece tak lagi tayang setiap minggu seperti 25 tahun terakhir. Anime ini kini akan hadir dua kali dalam setahun dengan total 26 episode saja, sebuah perubahan besar yang menandai era baru bagi seri legendaris ini. (hamid-mg-uinpo/kid)