Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah isu rumah tangga yang menimpa pasangan Julia Prastini (Jule) dan Na Daehoon, publik justru dibuat kagum oleh sosok pria asal Korea Selatan itu.
Bukan karena kontroversi, melainkan karena pola asuhnya yang penuh kasih terhadap tiga anaknya: Junho, Eunho, dan Jena.
Ketiganya dikenal jarang mengalami GTM (Gerakan Tutup Mulut), bahkan selalu terlihat lahap menyantap setiap hidangan yang disajikan.
Fenomena ini membuat banyak netizen penasaran, bagaimana caranya Daehoon membangun kebiasaan makan sehat dan menyenangkan di rumah.
Berikut empat rahasia parenting ala Na Daehoon yang bisa jadi inspirasi para orang tua muda:
1. Selalu Sajikan Menu Berbeda Setiap Hari
Na Daehoon gemar memasak berbagai hidangan khas Korea seperti samgyetang, donggerangttaeng, hingga hobak juk.
Variasi rasa dan tekstur membuat anak-anaknya terbiasa mencoba makanan baru tanpa rasa bosan.
Playlist “HOON’s Kitchen” di TikTok bahkan jadi rujukan banyak orang tua yang mencari inspirasi menu sehat untuk anak.
2. Jauhkan Anak dari Gadget Saat Makan
Daehoon percaya, gadget bisa membuat anak kehilangan fokus terhadap rasa lapar.
Karena itu, ia membatasi penggunaan layar dan lebih memilih mengajak anak bermain langsung, agar mereka tumbuh fokus, bahagia, dan memiliki pola makan sehat.
3. Masak Bersama Anak di Dapur
Daehoon sering mengajak anak-anaknya, terutama Junho, ikut memasak.
Aktivitas sederhana seperti mengaduk adonan atau memecahkan telur menciptakan “food ownership effect”.
Anak merasa punya andil dalam makanan yang dibuat, sehingga lebih bersemangat untuk makan.
4. Ajak Anak Bermain di Luar Ruangan
Trio Na, sebutan untuk ketiga anak Daehoon, sering terlihat bermain di taman, kebun binatang, atau bersepeda sore.
Aktivitas fisik ini membantu anak mengenali rasa lapar alami dan menjaga mood tetap positif.
Dari cara Na Daehoon, kita belajar bahwa mengatasi GTM bukan tentang memaksa anak makan, melainkan tentang menciptakan hubungan positif dengan makanan.
Dengan kesabaran, kreativitas, dan kebersamaan, Daehoon membuktikan bahwa pola asuh penuh cinta bisa mengubah “waktu makan” menjadi momen berharga dalam keluarga. (fin)
Editor : AA Arsyadani