Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

VIV House: Rumah Hook 3 Lantai dengan Tangga Melayang dan Ruang Keluarga Double Height yang Jadi Pusat Kehidupan

AA Arsyadani • Senin, 27 Oktober 2025 | 17:15 WIB

 

VIV House karya Aaron Tjie menghadirkan keindahan modern tropis di lahan hook, lengkap dengan tangga melayang dan ruang keluarga berplafon tinggi.
VIV House karya Aaron Tjie menghadirkan keindahan modern tropis di lahan hook, lengkap dengan tangga melayang dan ruang keluarga berplafon tinggi.

Jawa Pos Radar Lawu - Memiliki rumah di lahan hook atau pojok seringkali menjadi tantangan dalam merancang hunian.

Namun bagi arsitek Aaron Tjie dari AATArchitects, justru dari tantangan itulah lahir karya yang kuat secara karakter: VIV House.

Sebuah rumah tiga lantai dengan desain modern, natural, sekaligus fungsional.

Sejak awal, pemilik rumah menginginkan dua sisi fasad berbeda, namun tetap saling terhubung karena posisi bangunan di lahan hook.

Aaron mengeksekusinya dengan tiga massa bangunan bertumpuk yang disatukan oleh area jantung rumah: ruang keluarga berplafon tinggi (double height ceiling).

“Awalnya ini request dari owner untuk ruang keluarga dengan ceiling tinggi. Kami kembangkan jadi central core dari seluruh rancangan,” ujar arsitek Aaron Tjie.

Ruang Hidup yang Bernapas: Harmoni Indoor dan Outdoor

Ruang keluarga menjadi pusat sirkulasi, baik secara vertikal maupun horizontal, sekaligus identitas visual dari fasad rumah.

Sementara di sekitarnya, lanskap hijau, kolam air yang mengelilingi rumah, dan balkon besar menghadirkan keseimbangan antara ruang dalam dan luar.

“Kami ingin hunian ini tetap punya napas. Ruang luar dan dalam saling menyatu tanpa kehilangan batas fungsional,” imbuh Aaron.

Salah satu elemen paling memikat adalah tangga utama yang tampak melayang di atas kolam, menciptakan kesan ringan sekaligus dramatis.

“Tangga ini seperti elemen transisi yang memberi pengalaman masuk ke rumah yang berbeda,” jelas Aaron.

Begitu melewati tangga, penghuni disambut area balkon outdoor luas, tempat transisi dan bersantai, sebelum memasuki living area dengan kaca masif dan ceiling tinggi.

Privasi tetap terjaga berkat penggunaan kaca film, sementara pohon eksisting di sekitar rumah memberikan naungan alami dan menyaring panas.

Modern Tropis yang Nyaman dan Tahan Cuaca

VIV House tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga fungsi dan kenyamanan.
Tata ruang dibagi berdasarkan tingkat privasi:

Tangga menuju lantai dua dibuat dengan skylight panjang agar cahaya alami masuk optimal.

“Kami ingin pengalaman yang berbeda di setiap pergerakan ruang,” ujar Aaron.

Dari sisi material, rumah ini mengusung gaya modern tropis. Batu andesit, kayu ulin, dan batu alam dipadukan untuk tampilan kokoh sekaligus hangat.

Warna eksterior dibuat gelap agar menyatu dengan alam, sedangkan interior justru terang dan bersih sebagai kejutan visual.

“Kami ingin rumah ini punya kejutan visual. Dari luar tampak kokoh dan gelap, begitu masuk terasa lapang dan cerah,” tutur Aaron.

Pencahayaan dan Sirkulasi yang Cermat

Desain VIV House memperhatikan orientasi cahaya matahari. Kamar utama menghadap timur agar mendapat sinar pagi, sementara kamar barat terlindungi dari panas.

Ruang makan dan dapur mendapat pencahayaan alami dari plafon tinggi dan bukaan kaca besar.

Untuk udara, rumah ini mengandalkan sliding doors yang menghubungkan hampir semua area dengan balkon atau ruang terbuka.

“Hampir semua area punya akses ke ruang luar. Ini bukan hanya memperlancar udara, tapi juga memperkuat pengalaman ruang,” tutup Aaron. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#rumah modern #arsitektur modern #arsitektur #desain rumah