Jawa Pos Radar Lawu – Dalam dunia kecantikan lokal, blush on menjadi salah satu produk andalan yang tidak pernah absen dari riasan wajah.
Dua brand populer asal Indonesia, Hanasui dan Wardah, kini menjadi perbincangan karena produk blush mereka yang sama-sama terjangkau namun tetap berkualitas.
Banyak pengguna yang penasaran, sebenarnya blush on Hanasui atau Wardah yang lebih bagus?
Hanasui: Murah, Praktis, dan Pigmented
Hanasui dikenal dengan produk yang ramah di kantong, salah satunya adalah Hanasui Perfect Cheek Blush & Go Powder.
Blush ini hadir dengan kemasan compact lengkap dengan puff bawaan sehingga praktis untuk dibawa ke mana saja.
Dari segi tekstur, blush Hanasui memiliki butiran halus yang mudah dibaurkan.
Pigmentasinya cukup menonjol, terutama pada shade pink, sementara shade peach cenderung memberikan hasil natural.
Daya tahannya cukup baik untuk penggunaan harian, meski pada kulit berminyak biasanya membutuhkan touch up setelah beberapa jam.
Shade yang ditawarkan relatif terbatas, lebih ke arah warna pink dan peach yang aman digunakan untuk berbagai jenis kulit.
Meski sederhana, produk ini menjadi pilihan favorit bagi pemula maupun remaja yang ingin tampil fresh dengan budget minim.
Wardah: Variasi Shade Lebih Lengkap dan Tahan Lama
Sebagai salah satu brand kosmetik halal terbesar di Indonesia, Wardah menghadirkan berbagai pilihan blush on, mulai dari powder hingga cream blush.
Produk terbarunya, Wardah Colorfit Cream Blush, banyak mendapat ulasan positif karena teksturnya yang creamy namun cepat berubah menjadi powder setelah diaplikasikan.
Pigmentasi blush Wardah cukup baik, meski ada beberapa shade yang membutuhkan layering agar warnanya lebih nyata.
Dari segi ketahanan, Wardah cream blush dapat bertahan hingga 8 jam, tergantung kondisi kulit dan aktivitas pengguna.
Kelebihan lain yang dimiliki Wardah adalah variasi shade yang lebih beragam, termasuk warna yang cocok untuk kulit sawo matang.
Hal ini membuat Wardah lebih unggul dalam memberikan pilihan sesuai kebutuhan berbagai warna kulit perempuan Indonesia. (win)
Editor : Riana M.