Jawa Pos Radar Lawu – Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia.
Minuman ini bukan hanya sekadar penambah energi, melainkan juga memiliki nilai budaya, sosial, dan ekonomi yang besar.
Dari sekian banyak varietas kopi yang tumbuh di berbagai belahan dunia, terdapat empat jenis utama yang paling dikenal, yaitu Arabika, Robusta, Liberika, dan Excelsa.
Kopi Arabika
Kopi Arabika atau Coffea Arabica merupakan jenis kopi yang paling populer di dunia, bahkan menyumbang sekitar 60 persen produksi kopi global.
Kopi ini pertama kali ditemukan di Ethiopia, kemudian menyebar ke Yaman dan Arab, hingga akhirnya menjadi primadona di seluruh dunia.
Ciri khas Arabika terletak pada rasanya yang lembut, halus, serta memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya.
Rasa yang muncul biasanya bervariasi, mulai dari manis, fruity, floral, hingga memiliki sentuhan cokelat.
Karena kualitasnya yang tinggi, kopi Arabika sering dianggap premium dan banyak dipakai oleh kedai kopi modern.
Kopi Robusta
Baca Juga: 7 Kopi Lokal Indonesia Paling Dicari, Bikin Pecinta Kopi Dunia Tergila-gila
Jenis berikutnya adalah Robusta atau Coffea Canephora, yang berasal dari Afrika sub-Sahara.
Sesuai dengan namanya, Robusta terkenal lebih tangguh karena dapat tumbuh di dataran rendah dengan kondisi cuaca yang panas.
Rasa Robusta jauh lebih kuat dibanding Arabika, dengan karakter pahit, pekat, dan memiliki aftertaste yang menyerupai kacang atau kayu.
Kandungan kafeinnya lebih tinggi, sehingga memberikan efek “nendang” ketika diminum.
Robusta banyak digunakan dalam pembuatan kopi instan, espresso blend, serta menjadi favorit bagi mereka yang menyukai cita rasa kopi yang tegas.
Kopi Liberika
Kopi Liberika atau Coffea Liberica memiliki cerita yang cukup unik.
Kopi ini berasal dari Liberia, Afrika Barat, dan mulai menyebar ke berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Filipina, dan sebagian wilayah Indonesia.
Bentuk bijinya lebih besar dan tidak simetris, sehingga mudah dibedakan dari Arabika maupun Robusta.
Kopi Excelsa
Jenis terakhir adalah Excelsa, yang secara ilmiah dikenal sebagai Coffea Liberica var. Dewevrei.
Meski masih termasuk dalam keluarga Liberika, Excelsa memiliki cita rasa yang berbeda sehingga sering dipisahkan sebagai kategori tersendiri.
Excelsa banyak ditemukan di Asia Tenggara, khususnya Filipina dan Vietnam.
Rasa yang ditawarkan cenderung kompleks dengan nuansa fruity, asam segar, serta sentuhan rasa unik seperti buah kering.
Karakter inilah yang membuat Excelsa sering dijadikan campuran untuk memperkaya profil rasa dalam berbagai blend kopi.
Bagi pecinta kopi, mengenal setiap jenis kopi bukan hanya soal rasa, tetapi juga tentang memahami perjalanan panjang minuman yang mendunia ini. (win)
Editor : Riana M.