Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

6 Penyakit Umum pada Kelinci dan Cara Mengatasinya, Pemilik Wajib Tahu!

Ardia Dimas • Rabu, 17 September 2025 | 19:02 WIB

 

Ilustrasi kelinci terserang penyakit.
Ilustrasi kelinci terserang penyakit.

Jawa Pos Radar Lawu - Kelinci memang lucu dan menggemaskan, tetapi mereka juga bisa sakit jika kebersihan dan pakannya tidak dijaga.

Mengenali penyakit umum pada kelinci sangat penting agar Anda bisa segera mengambil tindakan sebelum kondisinya parah.

Berikut daftar penyakit yang paling sering menyerang kelinci beserta cara mengatasinya.

1. Scabies (Kudis)

Gejala:

Kelinci sering menggaruk berlebihan

Bulu rontok di telinga, hidung, atau kaki

Kulit menebal, berkerak, dan tampak kotor

Cara Mengatasi:

Pisahkan kelinci yang sakit dari yang sehat agar tidak menular.

Bersihkan kandang dan ganti alas secara rutin.

Oleskan salep atau obat anti-tungau yang direkomendasikan dokter.

Untuk kasus berat, lakukan perawatan injeksi di dokter hewan.

2. Diare

Gejala:

Kotoran cair atau lembek

Nafsu makan menurun

Tubuh lemas dan lesu

Penyebab:

Makanan basi, perubahan pakan mendadak, atau terlalu banyak sayuran berair.

Cara Mengatasi:

Stop pemberian sayuran segar sementara waktu.

Berikan jerami kering dan air minum bersih.

Jika dalam 24–48 jam tidak membaik, segera ke dokter hewan.

3. Flu atau Pilek (Snuffles)

Gejala:

Hidung berair dan bersin-bersin

Napas berbunyi “grok-grok”

Kelinci tampak lemah

Cara Mengatasi:

Jaga suhu kandang agar tetap hangat dan tidak lembap.

Perbaiki nutrisi pakan agar daya tahan tubuh meningkat.

Dokter hewan bisa meresepkan antibiotik jika diperlukan.

4. Kembung

Gejala:

Perut keras dan membesar

Kelinci terlihat gelisah dan kesakitan

Enggan makan atau minum

Penyebab:

Gas berlebih akibat pakan berfermentasi, makan terlalu cepat, atau kurang serat.

Cara Mengatasi:

Pijat perlahan perut kelinci untuk membantu keluarnya gas.

Berikan jerami segar sebagai sumber serat.

Jika tidak ada perbaikan dalam beberapa jam, segera ke dokter hewan.

5. Infeksi Gigi (Maloklusi)

Gejala:

Gigi tumbuh tidak rata

Kesulitan mengunyah

Air liur berlebihan

Cara Mengatasi:

Pastikan kelinci selalu mendapatkan jerami untuk mengikis gigi secara alami.

Dokter hewan dapat memangkas gigi yang terlalu panjang.

6. Hairball (Gumpalan Bulu di Perut)

Gejala:

Tidak mau makan

Feses sedikit atau tidak keluar sama sekali

Perut tampak kembung

Cara Mengatasi:

Sisir bulu kelinci secara rutin agar tidak tertelan terlalu banyak.

Berikan pakan tinggi serat untuk membantu pencernaan.

Segera bawa ke dokter hewan jika kondisi tidak membaik.

Penyakit pada kelinci dapat dicegah dengan pakan berkualitas, kebersihan kandang, serta perhatian rutin dari pemilik.

Jika gejala penyakit terlihat parah atau kelinci kehilangan nafsu makan dalam waktu lama, segera bawa ke dokter hewan untuk perawatan yang tepat. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#gejala #penyakit #kelinci #Cara Mengatasi