Jawa Pos Radar Lawu - Kelinci memang lucu dan menggemaskan, tetapi mereka juga bisa sakit jika kebersihan dan pakannya tidak dijaga.
Mengenali penyakit umum pada kelinci sangat penting agar Anda bisa segera mengambil tindakan sebelum kondisinya parah.
Berikut daftar penyakit yang paling sering menyerang kelinci beserta cara mengatasinya.
1. Scabies (Kudis)
Gejala:
Kelinci sering menggaruk berlebihan
Bulu rontok di telinga, hidung, atau kaki
Kulit menebal, berkerak, dan tampak kotor
Cara Mengatasi:
Pisahkan kelinci yang sakit dari yang sehat agar tidak menular.
Bersihkan kandang dan ganti alas secara rutin.
Oleskan salep atau obat anti-tungau yang direkomendasikan dokter.
Untuk kasus berat, lakukan perawatan injeksi di dokter hewan.
2. Diare
Gejala:
Kotoran cair atau lembek
Nafsu makan menurun
Tubuh lemas dan lesu
Penyebab:
Makanan basi, perubahan pakan mendadak, atau terlalu banyak sayuran berair.
Cara Mengatasi:
Stop pemberian sayuran segar sementara waktu.
Berikan jerami kering dan air minum bersih.
Jika dalam 24–48 jam tidak membaik, segera ke dokter hewan.
3. Flu atau Pilek (Snuffles)
Gejala:
Hidung berair dan bersin-bersin
Napas berbunyi “grok-grok”
Kelinci tampak lemah
Cara Mengatasi:
Jaga suhu kandang agar tetap hangat dan tidak lembap.
Perbaiki nutrisi pakan agar daya tahan tubuh meningkat.
Dokter hewan bisa meresepkan antibiotik jika diperlukan.
4. Kembung
Gejala:
Perut keras dan membesar
Kelinci terlihat gelisah dan kesakitan
Enggan makan atau minum
Penyebab:
Gas berlebih akibat pakan berfermentasi, makan terlalu cepat, atau kurang serat.
Cara Mengatasi:
Pijat perlahan perut kelinci untuk membantu keluarnya gas.
Berikan jerami segar sebagai sumber serat.
Jika tidak ada perbaikan dalam beberapa jam, segera ke dokter hewan.
5. Infeksi Gigi (Maloklusi)
Gejala:
Gigi tumbuh tidak rata
Kesulitan mengunyah
Air liur berlebihan
Cara Mengatasi:
Pastikan kelinci selalu mendapatkan jerami untuk mengikis gigi secara alami.
Dokter hewan dapat memangkas gigi yang terlalu panjang.
6. Hairball (Gumpalan Bulu di Perut)
Gejala:
Tidak mau makan
Feses sedikit atau tidak keluar sama sekali
Perut tampak kembung
Cara Mengatasi:
Sisir bulu kelinci secara rutin agar tidak tertelan terlalu banyak.
Berikan pakan tinggi serat untuk membantu pencernaan.
Segera bawa ke dokter hewan jika kondisi tidak membaik.
Penyakit pada kelinci dapat dicegah dengan pakan berkualitas, kebersihan kandang, serta perhatian rutin dari pemilik.
Jika gejala penyakit terlihat parah atau kelinci kehilangan nafsu makan dalam waktu lama, segera bawa ke dokter hewan untuk perawatan yang tepat. (cor)
Editor : Andi Chorniawan