Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kamus Bahasa Parfum: Panduan Memahami Aroma Parfum dari Powdery hingga Aquatic

Lailatul Fadhila Hikma • Senin, 15 September 2025 | 23:20 WIB
Parfum yang tahan di berbagai cuaca
Parfum yang tahan di berbagai cuaca

Jawa Pos Radar Lawu – Dunia parfum punya bahasa khas yang terkadang terdengar asing bagi sebagian orang.

Maka dari itu, untuk mempermudah, banyak istilah sederhana atau bahasa gaul parfum yang mulai digunakan untuk mendeskripsikan karakter aroma dengan lebih praktis.

Bahasa parfum ini menjadi semacam kamus mini yang bisa membantu siapa saja saat memilih parfum, terutama ketika melakukan blind buy atau membeli parfum tanpa mencoba langsung.

Dengan istilah ini, wangi parfum terasa lebih mudah dibayangkan.

Berikut beberapa istilah atau Bahasa yang digunakan untuk menyebutkan aroma parfum:

Aroma powdery atau wangi bedak bayi memang identik dengan kesan lembut, bersih, dan menenangkan. Wangi ini sering kali terinspirasi dari aroma bedak kosmetik atau bedak bayi.

Aroma woody adalah salah satu aroma dasar yang paling sering digunakan dalam parfum.

Wangi ini memberikan kesan hangat, kaya, dan sering kali sedikit maskulin, meskipun juga banyak digunakan dalam parfum wanita.

Aroma gourmand adalah kelompok aroma yang meniru bau makanan yang manis dan lezat. Istilah ini berasal dari bahasa Prancis yang berarti "orang yang suka makan."

Aroma citrusy memberikan kesan yang sangat segar, cerah, dan bersemangat. Aroma ini adalah pilihan utama untuk parfum di siang hari atau saat cuaca panas.

Aroma earthy memiliki kaitan erat dengan alam dan memberikan kesan alami, lembap, dan menenangkan

Aroma spicy atau rempah-rempah memberikan sensasi hangat, intens, dan kadang-kadang sedikit pedas. Aroma ini sering dikombinasikan dengan aroma woody atau oriental.

Aroma aquatic atau marine memberikan kesan bersih, sejuk, dan menyegarkan seperti air laut atau udara segar.

Aroma creamy adalah deskripsi yang sering digunakan untuk menggambarkan tekstur aroma, bukan hanya satu bahan tertentu. Ini memberikan kesan yang lembut, kaya, dan halus, seperti tekstur krim atau susu.

Penggunaan istilah atau bahasai ini semkain membuat dunia parfum lebih mudah dijangkau oleh semua kalangan.

Alih-alih bingung dengan istilah teknis ala perfumer, pembeli kini bisa lebih cepat memahami aroma yang sesuai dengan kepribadian maupun suasana hati mereka. (*)

Editor : Riana M.
#bahasa parfum #aroma #kamus #wangi #Dunia parfum #parfum