Jawa Pos Radar Lawu - Belakangan ini, topik tentang cacingan kembali viral di sosial media.
Banyak orang tua berbagi pengalaman anaknya terkena cacingan, bahkan membagikan tips pencegahan sederhana.
Meski sering dianggap sepele, penyakit ini bisa berdampak besar terhadap kesehatan, terutama pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Bahaya Cacingan bagi Kesehatan Anak
Cacingan terjadi ketika telur cacing masuk ke tubuh melalui makanan kotor, tanah tercemar, atau tangan yang jarang dicuci.
Begitu berkembang biak, cacing menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
Akibatnya, anak yang terlihat banyak makan bisa tetap kurus, mudah lemas, hingga pucat karena kekurangan darah. Bahkan, konsentrasi belajar juga ikut terganggu.
Langkah Pencegahan Cacingan
Pola hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama untuk mencegah cacingan. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:
Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet.
Pastikan makanan bersih dan matang sebelum dikonsumsi.
Gunakan alas kaki saat beraktivitas di luar rumah agar telur cacing tidak masuk lewat kulit.
Jaga kebersihan kuku, potong secara rutin agar kotoran tidak menumpuk.
Konsumsi obat cacing secara berkala, minimal dua kali setahun, terutama bagi anak usia sekolah.
Hidup Sehat, Bebas Cacingan
Ramainya diskusi tentang cacingan di sosmed menjadi pengingat bahwa pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
Dengan menjaga kebersihan diri, makanan, dan lingkungan, risiko cacingan bisa ditekan sejak dini.
Mari biasakan pola hidup sehat agar keluarga terlindungi, tubuh tetap bugar, dan masa depan anak lebih cerah.
Penulis
Meyke Dwifa Subaita, mahasiswi Unipma
Editor : Andi Chorniawan