Jawa Pos Radar Lawu - Sedang liburan ke Kebumen atau sekadar lewat sebagai kota transit? Jangan sampai kelewatan mencicipi kuliner khasnya yang unik dan menggugah selera! Dari soto entok legendaris sampai camilan laut dari pantai, inilah 6 kuliner paling ikonik di Kebumen yang wajib kamu coba!
1. Soto Tamanwinangun
Berbeda dari soto pada umumnya, Soto Tamanwinangun menggunakan daging entok (sejenis itik) dan kuah kacang yang gurih banget. Tambahan perkedel singkong dan tauge bikin rasanya makin khas dan menggoda lidah.
Rekomendasi tempat:
-
Soto Pak Turino (depan MAN 2 Kebumen)
-
Soto Pak Darsum
Baca Juga: Gua Petruk dan Bukit Pentulu Indah: Eksplorasi Alam Bawah Tanah dan Spot Sunrise Terbaik di Kebumen
2. Nasi Penggel
Disajikan dalam pincuk daun pisang, nasi Penggel berbentuk bulat kecil seperti bola pingpong. Biasanya disantap bersama kikil, paru, sayur nangka, tempe, dan tahu bacem. Cocok banget buat sarapan khas orang Kebumen.
Coba di:
-
Nasi Penggel Pak Melan (Pejagoan) – buka sejak subuh, cepat habis!
-
Alternatif: Warung Pak Suratman, harga mulai Rp8.000
3. Sop Mbak Ari
Pecinta sop wajib coba Sop Mbak Ari, berisi potongan besar daging sapi empuk, kuah bening yang gurih, dan cocok disantap siang hari. Menu pendamping seperti nasi rames dan aneka gorengan juga tersedia.
Lokasi:
-
Pasar Tumenggungan (Jl. Kusuma)
-
RM Sop Arie 2 – buka hingga malam
4. Yutuk Goreng
Yutuk adalah hewan laut mirip undur-undur yang cuma bisa ditemukan di kawasan pantai. Digoreng kering, rasanya gurih seperti perpaduan udang dan kepiting. Pas jadi camilan atau lauk nasi.
Coba di:
-
Pantai Petanahan, harganya sekitar Rp10.000 per ons
5. Soto Tahu Kebumen
Mau yang ringan tapi tetap sedap? Soto tahu ala Kebumen adalah pilihan tepat. Disajikan hangat dengan tahu goreng, tauge, kuah kaldu bening, sambal, dan jeruk nipis. Cocok juga untuk kamu yang vegetarian-friendly.
Rekomendasi:
-
Soto Tahu Bu Sami
-
Soto Tahu Pak Dhuwur
6. Sate Ambal
Ini dia kuliner legendaris asal Ambal, Kebumen. Sate ayam kampung ini dibalur bumbu dari tempe fermentasi, bukan kacang. Rasanya manis, gurih, dan sedikit pedas – beda dari sate mana pun di Indonesia! Wajib coba di Sate Ayam Ambal Pak Alip (Jl. Pahlawan, buka 08.00–22.00).
Editor : AA Arsyadani