Jawa Pos Radar Lawu - Benarkah olahraga pull up bisa membuat anak lebih tinggi? Jawabannya: ya, tapi tidak secara langsung. Aktivitas seperti bergelantungan atau pull up memang tidak menambah tinggi badan secara instan, namun bisa membantu memperbaiki postur tubuh dan merangsang hormon pertumbuhan, terutama saat anak masih dalam masa pertumbuhan.
Genetik Tetap Jadi Penentu Utama
Tinggi badan seseorang utamanya ditentukan oleh faktor keturunan. Namun, pola hidup sehat seperti olahraga, nutrisi, dan tidur cukup tetap berperan penting untuk mendukung potensi pertumbuhan anak.
Menurut Dr. Vishakha Shivdasani, aktivitas fisik yang teratur dapat menunjang pertumbuhan selama masa aktif tulang, terutama di usia anak-anak hingga remaja.
Olahraga yang Disarankan untuk Menunjang Tinggi Badan Anak
Beberapa aktivitas fisik yang dianjurkan oleh dokter dan pakar kesehatan anak untuk mendukung pertumbuhan meliputi:
-
Bulu tangkis dan tenis
-
Berenang
-
Basket
-
Bergelantungan di pull up bar
Aktivitas ini membantu merangsang hormon pertumbuhan, memperbaiki postur, dan memperkuat otot penyangga tulang belakang.
Manfaat Pull Up bagi Postur dan Pertumbuhan Anak
Pull up memang tidak memperpanjang tulang, tapi membantu tubuh anak tumbuh optimal lewat manfaat berikut:
-
Menguatkan otot punggung dan lengan
-
Menjaga kelenturan tulang belakang
-
Mencegah postur bungkuk
-
Mengurangi tekanan berlebih pada persendian
-
Menjaga keseimbangan tubuh
Dengan postur tubuh yang tegap dan lurus, anak terlihat lebih tinggi dan percaya diri.
Kapan Masa Emas Pertumbuhan Anak?
-
Anak laki-laki: tumbuh aktif hingga usia 16–18 tahun
-
Anak perempuan: biasanya berhenti tumbuh di usia 14–15 tahun
Setelah masa ini, pertumbuhan tinggi akan melambat karena lempeng pertumbuhan telah menutup. (fin)
Editor : AA Arsyadani