Jawa Pos Radar Lawu - Belang hitam-putihnya tampak menawan, bahkan sekilas mirip zebra mini yang melata di tanah. Tapi hati-hati! Ular berbisa ini bukan hanya cantik, melainkan juga sangat mematikan.
Namanya ular weling, sering disalahartikan sebagai welang karena tampilannya yang serupa.
Padahal, keduanya adalah spesies berbeda dengan karakter racun dan perilaku yang juga tak sama.
Yuk, kenali perbedaan ular weling dan welang sebelum kamu salah langkah!
Baca Juga: Bocah Pekalongan Digigit Ular Weling Meninggal Dunia
Kenalan Dulu Yuk: Siapa Itu Ular Weling?
Ular weling punya nama ilmiah Bungarus candidus. Termasuk dalam keluarga Elapidae, satu geng dengan kobra dan ular laut, si weling dikenal sebagai salah satu ular paling berbisa di Asia Tenggara. Di Indonesia, kamu bisa nemuin ular ini di Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan sekitarnya.
Ciri khas utamanya adalah warna tubuhnya yang belang hitam dan putih berseling, tubuh ramping, kepala kecil, dan panjang bisa mencapai 1,5 meter. Sekilas memang cantik, tapi jangan terkecoh—racunnya sangat kuat, menyerang sistem saraf, dan bisa bikin kelumpuhan bahkan kematian dalam waktu singkat kalau nggak segera ditangani medis.
Ular ini aktif di malam hari (nokturnal), tenang dan lambat, tapi sekali nyerang, cepat dan mematikan. Mereka biasanya memangsa tikus, katak, atau hewan kecil lainnya. Uniknya, anak ular weling yang baru menetas sudah punya bisa dan bisa berburu sendiri.
Racunnya Bikin Ngeri: Pembunuh Tanpa Tanda
Yang bikin weling dijuluki “pembunuh senyap” alias silent killer, adalah karena gigitannya sering nggak menunjukkan gejala mencolok. Berbeda dengan kobra yang bikin area gigitan bengkak, gigitan weling bisa tampak “biasa aja”. Tapi dalam tubuh, racunnya diam-diam bekerja cepat. Zat bernama α-bungarotoksin dan β-bungarotoksin langsung menyerang koneksi saraf dan otot, bikin korban lumpuh dan bisa gagal napas.
Kalau nggak ditangani cepat dengan ventilator atau antivenom, korban bisa meninggal dalam hitungan jam. Serem banget, kan?
Terus, Apa Bedanya Sama Ular Welang?
Nah, ini penting. Banyak orang masih tertukar antara ular weling dan welang karena keduanya sama-sama belang. Tapi bedanya cukup mencolok:
-
Weling (Bungarus candidus): warnanya belang hitam dan putih, kepala kecil, tampak menyatu dengan leher. Lebih sering ditemukan dekat pemukiman.
-
Welang (Bungarus fasciatus): warnanya belang hitam dan kuning cerah, kepala lebih tegas berbentuk segitiga. Habitatnya lebih alami seperti hutan atau area yang jauh dari keramaian.
Keduanya sama-sama berbisa dan termasuk dalam kategori neurotoksik, tapi weling punya reputasi sebagai yang lebih mematikan karena efek racunnya yang diam-diam mematikan dan tak terlihat dari luar. (fin)