Jawa Pos Radar Lawu – Deodorant merupakan produk perawatan tubuh harian yang digunakan untuk mengurangi bau badan dan menjaga kesegaran.
Namun, tak banyak yang menyadari bahwa beberapa produk di pasaran mengandung bahan-bahan kimia yang berpotensi membahayakan kesehatan jika digunakan terus-menerus.
Bahan seperti aluminium compounds, paraben, triclosan, phthalates, hingga fragrance sintetis kerap ditemukan dalam label komposisi, dan bisa berdampak pada kulit maupun sistem hormonal tubuh.
Berikut ini adalah beberapa merek deodorant terkenal yang diketahui mengandung bahan-bahan tersebut:
- Rexona
Sebagai salah satu merek deodorant yang paling populer di Indonesia, Rexona menawarkan beragam varian untuk pria dan wanita.
Sayangnya, sebagian besar produk Rexona terutama yang berlabel antiperspirant mengandung aluminium chlorohydrate, bahan aktif yang bekerja dengan menyumbat pori-pori kelenjar keringat.
Selain itu, kandungan fragrance sintetis dan beberapa jenis paraben juga tercantum dalam beberapa varian.
Kombinasi bahan ini mungkin efektif menahan keringat dan memberikan aroma segar, namun bisa menjadi masalah bagi kulit sensitif atau pemakaian jangka panjang.
- Dove
Dove dikenal sebagai brand perawatan tubuh yang mengedepankan kelembutan, termasuk untuk produk deodorant-nya.
Namun, produk antiperspirant dari Dove juga menggunakan aluminium chlorohydrate sebagai bahan aktif.
Meskipun ada klaim “alcohol-free”, bukan berarti produk ini bebas dari bahan kimia lain yang perlu diwaspadai oleh konsumen yang lebih selektif terhadap kandungan.
- Nivea
Nivea menawarkan berbagai produk deodorant dan antiperspirant dengan teknologi perlindungan ekstra terhadap keringat.
Namun, seperti dua merek sebelumnya, Nivea juga menggunakan aluminium salts serta parfum sintetis sebagai bagian dari formula utamanya.
Kandungan ini dapat memberikan perlindungan tahan lama, namun untuk mereka yang ingin menghindari bahan sintetis atau memiliki kulit sensitif, penggunaan jangka panjang tetap perlu dipertimbangkan dengan hati-hati.
- Axe / Lynx
Dikenal dengan aroma maskulin dan menyegarkan, Axe (juga dikenal sebagai Lynx di beberapa negara) populer di kalangan remaja pria.
Produk ini biasanya berbentuk spray dengan aroma kuat.
Sayangnya, Axe mengandung kombinasi bahan seperti fragrance sintetis, serta gas propelan seperti butane, isobutane, dan propane yang bisa memicu iritasi saluran pernapasan dan kulit jika digunakan berlebihan dalam ruangan tertutup.
- Old Spice
Merek ini pernah mengalami kontroversi setelah beberapa varian deodorant-nya ditarik dari pasaran karena menyebabkan iritasi kulit serius.
Produk Old Spice diketahui mengandung aluminium, paraben, dan fragrance kompleks yang membuatnya kurang ideal untuk pengguna dengan sensitivitas tinggi atau yang ingin menghindari bahan sintetis.
Meskipun tidak semua bahan di atas berbahaya secara langsung, konsumen perlu waspada dan mempertimbangkan efek jangka panjang, terutama bila digunakan setiap hari. (win)
Editor : Riana M.