Jawa Pos Radar Lawu - Mencari sabun cuci muka yang pas untuk kulit wajah seringkali terasa seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.
Dengan segudang pilihan yang membanjiri pasaran—mulai dari pembersih berbusa, yang mengandung butiran eksfoliasi, hingga yang diperkaya potent agents seperti retinol atau glycolic acid—mana sebenarnya yang benar-benar dibutuhkan kulit kita?
Sebelum melangkah lebih jauh membahas jenis facial wash, mari kita pahami dulu mengapa mencuci wajah itu sangat fundamental.
Mencuci wajah bukan sekadar kebiasaan rutin, melainkan fondasi utama untuk kulit yang sehat dan terawat.
Faktanya, menurut Dr. Omer Ibrahim, seorang ahli kulit dari Chicago, mencuci muka tidak selalu wajib dua kali sehari. Yang terpenting adalah membersihkan wajah di malam hari setelah beraktivitas seharian.
Ini krusial untuk menghapus semua kotoran yang menempel sepanjang hari, mempersiapkan kulit untuk regenerasi di malam hari.
Pembersih Pilihan Dokter Kulit: Formula Krim atau Lotion Juaranya
Menurut Dr. Ibrahim, hanya ada satu jenis facial wash yang layak dijadikan sebagai pembersih harian, yaitu dengan formula cream atau lotion. Pembersih jenis ini umumnya minim busa atau bahkan tidak berbusa sama sekali.
"Busa memang terasa menyenangkan, tapi tidak penting dalam proses membersihkan," ujar Dr. Ibrahim.
Sering kali busa melimpah muncul karena kandungan sulfat yang justru bisa mengikis minyak alami kulit dan membuatnya kering serta iritasi.
Sebaliknya, pembersih cream biasanya menggunakan surfaktan non-sulfat seperti cocamidopropyl betaine atau sulfosuccinates.
Bahan-bahan ini tetap membersihkan secara efektif tanpa merusak skin barrier kulit kita yang penting.
Kapan Boleh Menggunakan Gel atau Foam?
Untuk Anda yang memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat, Anda boleh mempertimbangkan cleanser berbentuk gel atau foam.
Dalam kasus ini, kandungan sulfat tidak selalu buruk karena dapat membantu membersihkan pori-pori lebih mendalam.
Ada beberapa kandungan lain yang direkomendasikan khusus untuk kulit berminyak:
Salicylic acid: Mampu menembus pori dan membersihkan sel kulit mati penyebab jerawat.
Lactic acid dan glycolic acid: Berfungsi sebagai eksfoliator lembut.
Clay dan sulfur: Bekerja menyerap minyak tanpa membuat kulit kering berlebihan.
Cara Membersihkan Wajah yang Benar: Bukan Sekadar Bilas Setelah menemukan sabun cuci muka yang tepat, perhatikan juga cara membersihkan wajah yang benar.
Dengan memahami mengapa mencuci wajah itu penting dan memilih sabun cuci muka yang tepat sesuai rekomendasi dokter kulit.
menerapkan cara membersihkan yang benar, Anda telah membangun fondasi kuat untuk kulit yang sehat dan terawat. (hisam-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid