Jawa Pos Radar Lawu – Power bank kini sudah menjadi kebutuhan harian, apalagi bagi pengguna aktif smartphone, content creator, mahasiswa, atau pekerja lapangan.
Perangkat ini memang sangat praktis untuk mengisi daya di mana saja tanpa tergantung colokan listrik.
Tapi sayangnya, banyak pengguna yang kurang tahu cara merawat power bank dengan benar, sehingga umurnya jadi pendek dan performanya cepat menurun.
Nah, agar power bank tetap tahan lama, berikut ini beberapa cara merawat power bank agar tidak cepat rusak dan tetap bisa diandalkan dalam jangka panjang.
1. Gunakan Kabel dan Charger yang Sesuai
Baca Juga: Charger Kamu Cepat Rusak? Mungkin Ini Kesalahan Sepele yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari
Jangan asal pakai charger atau kabel sembarangan untuk mengisi daya power bank. Pastikan kamu menggunakan adaptor dan kabel bawaan atau yang kualitasnya sudah terpercaya.
Hindari charger dengan arus terlalu tinggi atau terlalu rendah karena bisa merusak sirkuit pengisian dalam power bank.
2. Jangan Tunggu Sampai Baterai Habis Total
Hindari membiarkan power bank benar-benar habis sampai 0% secara terus-menerus.
Pengosongan total bisa membuat baterai lithium di dalamnya cepat melemah. Sebaiknya, isi ulang daya saat power bank sudah mencapai sekitar 20–30%.
3. Isi Daya Sampai Penuh Tapi Jangan Berlebihan
Mengisi daya hingga penuh (100%) memang dianjurkan, tapi hindari membiarkan power bank tetap tercolok charger dalam waktu lama setelah terisi penuh.
Overcharging dalam jangka panjang bisa membuat sel baterai menggelembung atau rusak.
4. Jangan Terlalu Sering Digunakan Saat Mengisi Daya
Sebaiknya jangan gunakan power bank untuk mengisi gadget sambil terus dipakai untuk streaming, bermain game, atau video call.
Aktivitas ini membuat power bank bekerja terlalu keras mengalirkan dan menerima daya secara bersamaan yang bisa memperpendek usia baterai.
5. Hindari Paparan Suhu Ekstrem
Baca Juga: 5 Earphone Kabel Murah & Awet 2025: Suara Jernih, Harga Mulai 60 Ribuan!
Power bank sangat sensitif terhadap suhu tinggi dan rendah. Jangan tinggalkan power bank di bawah sinar matahari langsung, di dalam mobil yang panas, atau di tempat bersuhu dingin ekstrem. Suhu ekstrem bisa merusak komponen baterai internal.
6. Simpan di Tempat Kering dan Aman
Pastikan power bank disimpan di tempat yang kering dan tidak lembap. Hindari area yang bisa membuatnya terjatuh atau tertindih benda berat karena bisa merusak bodi dan baterainya. Gunakan pouch atau tas kecil khusus untuk menyimpannya saat dibawa bepergian.
7. Gunakan Secara Berkala Meski Jarang Dipakai
Kalau kamu jarang menggunakan power bank, jangan biarkan begitu saja hingga berbulan-bulan.
Sebaiknya gunakan atau isi daya minimal satu kali dalam sebulan agar sirkulasi baterainya tetap aktif dan tidak mengalami kerusakan karena lama tidak digunakan.
8. Hindari Mengisi Terlalu Banyak Perangkat Sekaligus
Meski beberapa power bank punya dua atau lebih port, bukan berarti kamu bisa langsung mengisi tiga perangkat berat sekaligus. Beban daya yang berlebihan bisa membuat suhu power bank meningkat dan mempercepat penurunan performa.
9. Jangan Terlalu Sering Digunakan Mengisi Perangkat dengan Kapasitas Besar
Jika kamu sering menggunakan power bank untuk laptop atau tablet berkapasitas besar, pastikan power bank kamu memang dirancang untuk itu.
Gunakan power bank dengan fitur PD (Power Delivery) dan output yang sesuai, agar tidak cepat rusak karena beban berlebih.
10. Perhatikan Indikator Daya Secara Rutin
Jangan abaikan indikator daya pada power bank. Selalu cek berapa sisa dayanya sebelum dibawa bepergian.
Jika indikatornya mulai error atau tidak akurat, bisa jadi ada masalah internal yang harus segera ditangani sebelum rusak total.
Merawat power bank sebenarnya tidak sulit, tapi sering diabaikan. Padahal, dengan perawatan yang tepat, power bank bisa bertahan lebih lama dan tidak mudah rusak.
Hindari kebiasaan buruk seperti overcharge, membiarkannya kosong terlalu lama, atau mengisi terlalu banyak perangkat sekaligus.
Ingat, power bank yang sehat akan sangat membantu aktivitas harianmu entah itu saat kuliah, traveling, atau bekerja.
Yuk, rawat power bank-mu dari sekarang supaya tetap awet dan bisa diandalkan kapan saja!
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun