Jawa Pos Radar Lawu - Pernah dengar biksu bisa bertahan di suhu dingin ekstrem tanpa selimut atau jaket tebal?
Bahkan bisa mengeringkan kain basah hanya dengan panas tubuhnya?
Ini bukan sihir, tapi hasil dari teknik napas kuno bernama Tummo Breathing.
Inilah salah satu rahasia kehebatan biksu Tibet selama ratusan tahun.
Baca Juga: Pranayama: Teknik Napas dari Yoga yang Bisa Bikin Hidupmu Lebih Tenang dan Seimbang
Apa Itu Tummo Breathing?
Tummo berarti “panas dalam” dalam bahasa Tibet. Teknik ini merupakan bagian dari praktik meditasi kuno yang fokus pada napas, konsentrasi, dan visualisasi api di dalam tubuh. Tujuannya adalah menghasilkan panas alami, meningkatkan kekuatan mental, dan mengaktifkan energi dalam tubuh.
Cara Latihan Napas Tummo
Tummo dilakukan melalui langkah-langkah berikut:
1. Tarik napas cepat dan dalam selama beberapa siklus
2. Tahan napas sejenak setelah beberapa kali siklus
3. Visualisasikan api yang menyala di area pusar atau perut
4. Fokus pada rasa panas yang mulai menyebar ke seluruh tubuh
Latihan ini mampu mengaktifkan sistem saraf simpatik dan membuat tubuh lebih tahan terhadap dingin, stres, serta kelelahan.
Manfaat Teknik Tummo bagi Tubuh
Berikut beberapa manfaat dari teknik Tummo, yang mulai banyak diteliti dan diterapkan secara modern:
-
Menaikkan suhu tubuh secara alami
-
Meningkatkan fokus dan kekuatan mental
-
Menurunkan stres dan kecemasan
-
Menambah energi dan daya tahan tubuh
-
Membantu kontrol pikiran dan kesadaran tubuh
Teknik ini juga menjadi inspirasi Wim Hof Method yang kini digunakan oleh atlet, petualang, hingga praktisi kesehatan di seluruh dunia.
Tummo bukan sekadar teknik napas, tapi jalan menuju ketahanan tubuh dan ketenangan pikiran. Jika kamu ingin memperkuat tubuh, melatih konsentrasi, atau ingin lebih tahan terhadap stres dan cuaca ekstrem, Tummo bisa jadi solusi alami yang layak dicoba. (fin)
Editor : AA Arsyadani