Jawa Pos Radar Lawu - Treadmill udah jadi alat wajib buat yang mau olahraga simpel tanpa keluar rumah.
Tapi, pas mau beli pasti muncul pertanyaan: mending pilih yang manual atau elektrik, ya?
Dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan, tergantung kebutuhan kamu.
Yuk, kita bedah satu per satu secara santai tapi lengkap!
Baca Juga: Lagi Cari Sepeda Statis Buat di Rumah? Ini Tips dan Rekomendasi Biar Gak Salah Pilih!
Apa Itu Treadmill Manual?
Treadmill manual tuh yang jalan sendiri pas kamu injek. Gak ada motor, gak pakai listrik, dan kecepatannya tergantung seberapa cepat kamu melangkah.
Cocok buat yang mau hemat listrik dan bujet.
Kelebihan Treadmill Manual:
- Gak butuh listrik = lebih hemat biaya
- Kalori kebakar lebih banyak karena kamu jadi “mesin penggeraknya”
- Harga lebih murah dan desainnya ringan
- Gampang dipindah, cocok buat rumah kecil
Kekurangannya:
- Gak ada fitur digital (kalori, detak jantung, dll)
- Gak nyaman buat lari cepat
- Bisa bikin sendi (lutut/pinggul) lebih gampang pegal
- Kurang aman buat anak atau lansia karena gak ada safety key
Baca Juga: 13 Sepeda Statis Terbaik untuk Olahraga di Rumah: Nyaman, Efektif, dan Praktis!
Apa Itu Treadmill Elektrik?
Treadmill elektrik punya motor bertenaga listrik buat jalan otomatis. Kamu tinggal atur kecepatan, tingkat kemiringan, dan kadang bisa connect ke aplikasi olahraga.
Kelebihan Treadmill Elektrik:
- Penuh fitur: bisa ngitung kalori, detak jantung, jarak, dan waktu
- Bisa connect ke aplikasi kayak ZWIFT & KINOMAP
- Ada incline buat simulasi tanjakan, jadi makin menantang
- Lebih aman karena ada fitur safety key
- Cocok buat jalan santai, jogging, sampe lari ngebut
Kekurangannya:
- Butuh listrik (meski banyak yang hemat daya, kayak Bodimax cuma 300 watt)
- Lebih berat dan gede, gak gampang dipindah
- Ada suara mesin (tapi udah banyak yang low-noise)