Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

5 Alasan Kena Ghosting Itu Rasanya Kayak Disambar Petir tapi Cuma Kejang-Kejang, Nggak Sampai Meninggal Dunia!

Rimba Febriani • Senin, 7 Juli 2025 | 18:24 WIB

 

Ghosting: ditinggal tanpa pamit, nyesek tanpa sebab. Tapi kamu tetap layak dicintai dengan jelas.
Ghosting: ditinggal tanpa pamit, nyesek tanpa sebab. Tapi kamu tetap layak dicintai dengan jelas.
Jawa Pos Radar Lawu - Pernah ngalamin hubungan yang awalnya manis banget, chat tiap hari, teleponan sampai ketiduran, tuker-tukeran meme lucu.

Akan tetapi eh… tiba-tiba dia menghilang kayak ditelan bumi?

Yup, welcome to the ghosting zone!

Rasanya bukan cuma sakit, tapi juga bingung, kesel, dan... malu.

Tapi kenapa sih ghosting bisa terasa lebih nyelekit dibanding ditolak langsung?

1. Gak Ada Jawaban, Cuma Tanda Tanya Besar

Kalau ditolak, setidaknya kamu tahu alasannya. Tapi ghosting? Kamu ditinggal nebak-nebak sendiri.

“Aku salah apa ya?”

“Terlalu agresif kah?”

“Dia ilfeel sama aku?”

Makin ditebak, makin capek sendiri. Padahal kadang… emang dia aja yang gak punya keberanian buat ngomong.

2. Hilangnya Tiba-Tiba, Tanpa Sinyal Bahaya

Ghosting tuh kayak mati lampu pas film lagi seru-serunya.

Kemarin masih sayang-sayangan, besok udah gak ada kabar.

Gak ada peringatan, gak ada ‘permisi’.

Kita jadi bengong nunggu notifikasi, padahal deep down tahu… kayaknya gak bakal muncul lagi.

3. Serangan ke Ego dan Harga Diri

Bukan cuma perasaan yang kena, tapi juga ego.

“Serius nih, aku segitu nggak pentingnya sampai ditinggal tanpa sepatah kata?”

Ghosting bikin kamu ngerasa gak cukup layak buat penjelasan.

Padahal semua orang layak dihargai, apalagi setelah semua obrolan panjang itu.

4. Masih Ngecek HP & Stalking Diam-Diam

Efek paling nyebelin dari ghosting: masih berharap.

Masih liat story-nya, masih mikir “Mungkin dia sibuk”, masih berharap chat masuk jam 2 pagi kayak dulu.

Tapi kenyataan perlahan nunjukin… kamu doang yang masih nempel.

5. Bikin Takut Buka Hati Lagi

Setelah di-ghosting, kenalan baru rasanya kayak main tebak-tebakan:

“Ini orang bakal hilang juga gak ya?”

Kita jadi waspada berlebihan, overthinking, bahkan males buka hati.

Padahal gak semua orang kayak si mantan ghoster itu.

Jadi Harus Ngapain Nih?

Kalau kamu lagi jadi korban ghosting, coba lakukan ini:

Kamu Layak Dapat Hubungan yang Jelas

Ghosting itu emang bikin hancur. Tapi bukan berarti kamu rusak. Kamu tetap layak dicintai, dihargai, dan didengar.

Ingat ya, hilangnya dia tanpa alasan bukan akhir dari cerita cinta kamu. Mungkin itu tanda: Tuhan lagi ngejaga kamu dari orang yang gak serius.

Dan siapa tahu… yang lebih tulus lagi udah siap masuk ke hidup kamu. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#ghosting #Ghosting dalam Hubungan #relationship toxic #ghosting adalah