Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kulit Gatal karena Jamur? Ini 3 Rekomendasi Obat yang Tepat, Atasi sebelum Meluas!

Suci Oktavia • Rabu, 2 Juli 2025 | 02:21 WIB

Rekomendasi obat gatal.
Rekomendasi obat gatal.

Jawa Pos Radar Lawu – Gatal di kulit yang terus-menerus, apalagi muncul di area lembap seperti lipatan paha, ketiak, atau sela jari kaki, bisa jadi bukan sekadar alergi.

Salah satu penyebab umum yang sering diabaikan adalah infeksi jamur kulit. Kondisi ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa menyebar luas jika tidak segera ditangani.

Infeksi jamur, terutama dari kelompok dermatofita dan candida, tumbuh subur di kulit yang lembap dan kurang terjaga kebersihannya.

Tak heran, mereka yang sering berkeringat, tinggal di daerah tropis, atau menggunakan pakaian ketat dalam waktu lama, lebih rentan terserang masalah ini.

Kenali Penyebab Gatal karena Jamur Sebelum Terlambat

Jamur penyebab infeksi kulit bisa berkembang cepat jika menemukan lingkungan yang cocok. Berikut faktor pemicunya:

Kelembapan berlebih di kulit, terutama jika jarang dikeringkan setelah mandi atau berkeringat.

Pakaian ketat dan tidak menyerap keringat, membuat sirkulasi udara di kulit terganggu.

Sistem imun lemah, seperti pada penderita diabetes atau mereka yang sedang sakit.

Kurang menjaga kebersihan, termasuk memakai pakaian basah atau handuk bergantian.


Gejala khas infeksi jamur biasanya muncul sebagai rasa gatal yang konstan, disertai bercak merah bersisik, kulit mengelupas, bahkan bisa melepuh jika tidak ditangani.

Pilihan Obat Gatal karena Jamur yang Ampuh di Apotek

Untuk meredakan gatal dan membasmi infeksi, berikut jenis obat yang umum direkomendasikan:

1. Krim Antijamur (Topikal)

Clotrimazole

Efektif untuk infeksi jamur ringan di area selangkangan, ketiak, atau kaki atlet (athlete’s foot). Gunakan dua kali sehari selama 1–2 minggu.

Ketoconazole

Cocok untuk infeksi jamur lebih luas atau di kulit kepala. Tersedia juga dalam bentuk sampo.

Miconazole

Ampuh mengatasi gatal karena jamur di tubuh. Krim ini bisa dibeli bebas di apotek.

2. Obat Antijamur Oral (Minum)

Fluconazole dan Itraconazole

Digunakan jika infeksi sudah parah atau menyebar luas. Hanya boleh dikonsumsi atas resep dan pengawasan dokter.

3. Bedak Antijamur

Dapat membantu menjaga area tetap kering dan mencegah jamur kambuh, terutama pada kaki atau daerah yang tertutup pakaian sepanjang hari.

Tips Menghindari dan Mencegah Infeksi Jamur

Agar infeksi jamur tidak kembali, penting untuk melakukan pencegahan dengan pola hidup bersih:

Cuci dan keringkan area kulit yang gatal sebelum mengoleskan krim antijamur.

Gunakan pakaian longgar berbahan katun, agar kulit bisa ‘bernapas’.

Hindari menggaruk area yang terinfeksi agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain.

Jangan berbagi handuk, kaos kaki, atau pakaian dalam dengan orang lain.

Mandi segera setelah beraktivitas berat atau olahraga, lalu keringkan seluruh tubuh hingga tuntas.

Gatal Karena Jamur Bukan Masalah Sepele

Menurut dr. Lestari, dokter kulit di RSUD dr. Soedono Madiun, banyak pasien datang dalam kondisi infeksi yang sudah parah karena mengabaikan gejala awal.

“Padahal kalau ditangani sejak muncul bercak dan gatal ringan, pemulihan lebih cepat dan tak perlu obat minum,” jelasnya.

Infeksi jamur memang bukan penyakit berbahaya, tapi bisa sangat mengganggu aktivitas harian. Oleh karena itu, jangan tunda pengobatan.

Jika dalam 7 hingga 14 hari gejala tidak membaik meskipun sudah pakai krim antijamur, segera konsultasikan ke dokter untuk terapi lanjutan. (cus/kid)

Editor : Nur Wachid
#obat gatal #jamur #rekomendasi #gatal