Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Menguak Perbedaan Sabun Vs Deterjen yang Tak Banyak Orang Tahu, No 1 Wajib Diketahui!

Winarsih • Selasa, 1 Juli 2025 | 02:37 WIB
Sabun VS Deterjen yang Tidak Banyak Orang Tau
Sabun VS Deterjen yang Tidak Banyak Orang Tau

Jawa Pos Radar Lawu – Dalam kehidupan sehari-hari, sabun dan deterjen menjadi produk pembersih yang hampir tidak pernah absen dari aktivitas rumah tangga. 

Namun, masih banyak masyarakat yang mengira keduanya sama saja, hanya berbeda nama atau bentuk. 

Padahal, sabun dan deterjen memiliki perbedaan mendasar dalam hal bahan baku, fungsi, dampak lingkungan, hingga keamanan penggunaannya. 

Berikut ulasan tentang perbedaan antara sabun dan deterjen:

1. Perbedaan Asal Bahan Baku 

Perbedaan paling mendasar antara sabun dan deterjen terletak pada asal bahan pembuatannya.

Sabun dibuat dari bahan alami seperti lemak hewani atau nabati yang direaksikan dengan alkali (biasanya natrium hidroksida atau kalium hidroksida). 

Deterjen, sebaliknya, berasal dari bahan kimia sintetis seperti turunan petroleum (minyak bumi) dan berbagai bahan tambahan buatan lainnya.

2. Kemampuan Membersihkan dalam Air Keras

Air keras atau air sadah air yang mengandung kadar tinggi mineral seperti kalsium dan magnesium sering menjadi masalah dalam kegiatan mencuci.

Sabun memiliki kelemahan ketika digunakan dalam air kerasakan mudah bereaksi dan membentuk endapan putih (scum) yang mengurangi busa dan daya pembersih.

Deterjen mengandung zat tambahan seperti builder atau chelating agents yang mampu menetralisasi ion mineral, sehingga tetap bekerja optimal dalam kondisi air keras.

3. Dampak terhadap Lingkungan

Sabun lebih mudah terurai secara hayati (biodegradable), sehingga tidak mencemari air atau tanah jika terbuang ke saluran pembuangan.

Deterjen, terutama yang mengandung fosfat, dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan masalah ekologis seperti eutrofikasi yakni pertumbuhan alga berlebihan yang merusak ekosistem air.

4. Fungsi dan Penggunaan yang Tepat

Banyak orang tidak menyadari bahwa sabun dan deterjen sebenarnya memiliki fungsi penggunaan yang berbeda.

Sabun dirancang untuk membersihkan tubuh manusia, seperti sabun mandi, sabun wajah, dan sabun cuci tangan. 

Kandungan bahannya umumnya lebih lembut dan tidak menyebabkan iritasi.

Deterjen dirancang untuk membersihkan benda mati, seperti pakaian, piring, atau lantai.

Karena formula kimianya lebih keras, penggunaan langsung pada kulit dapat menyebabkan iritasi atau alergi, terutama jika digunakan terus-menerus.

5. Perbedaan Tingkat Keasaman (pH)

Sabun memiliki pH basa ringan yang masih dapat diterima oleh kulit manusia.

Deterjen, tergantung fungsinya, dapat memiliki pH sangat tinggi (basa kuat) atau bahkan sangat rendah (asam kuat), yang berisiko merusak kulit dan jaringan jika digunakan secara langsung tanpa pelindung seperti sarung tangan.

Meski terlihat mirip dan sama-sama digunakan untuk membersihkan, sabun dan deterjen memiliki perbedaan mendasar dalam hal komposisi, efektivitas, dampak lingkungan, dan keamanan penggunaan. 

Mengetahui perbedaan ini penting agar masyarakat dapat menggunakan produk dengan lebih bijak dan sesuai fungsinya, sekaligus meminimalkan risiko kesehatan maupun kerusakan lingkungan.(win)

Editor : Riana M.
#sabun cuci #deterjen #perbedaan #bahan baku #sabun #bahan #fungsi