Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jarang Dikenali! Motor 2-Tak Legendaris Yamaha SDR200 yang Sudah Melangka

Nur Wachid • Senin, 30 Juni 2025 | 17:50 WIB
Yamaha SDR 200
Yamaha SDR 200

Jawa Pos Radar Lawu - Jajaran motor legendaris dari Yamaha di masa lalu memang tidak ada habisnya, salah satu permata yang paling unik adalah Yamaha SDR200.

Banyak pecinta otomotif yang saat melihat rangkanya langsung teringat pada Ducati Monster. 

Namun faktanya motor dari pabrikan garpu tala ini sudah jauh lebih dulu mengaspal.

Yamaha SDR200 pertama kali meluncur pada tahun 1987 di Jepang, enam tahun penuh sebelum Ducati Monster pertama kali mengguncang dunia.

Munculnya motor ini bukan sekadar produk baru, melainkan sebuah pernyataan berani yang menetapkan standar baru untuk industri sepeda motor Jepang di zamannya.

Spesifikasi Yamaha SDR200

Tipe Mesin: 1 Silinder, 2-Tak, Berpendingin Cairan, Reed Valve

Sistem Tambahan: YPVS (Yamaha Power Valve System) & YEIS

Kapasitas: 195cc

Bore x Stroke: 66 mm x 57 mm

Tenaga Maksimal: 33.5 HP pada 9,000 RPM

Torsi Maksimal: 27.5 Nm pada 8,000 RPM

Tipe Rangka: Trellis Tubular Aluminium

Suspensi Depan: Garpu Teleskopik

Suspensi Belakang: Monoshock

Rem Depan: Cakram Tunggal

Rem Belakang: Cakram Tunggal

Bobot Basah: 115 kg

Tinggi Jok: 770 mm

Tahun Produksi: 1987

Performa mesin tentunya juga jadi andalan. Meski cuma satu silinder tapi mesin 2 tak nya ini memiliki kapasitas ruang bakar 195 cc dan sudah menggunakan radiator sebagai pendingin.

Yamaha mengklaim powernya mencapai 34 dk pada 9.000 rpm dan torsi 27,5 Nm di 8.000 rpm.

Teknologinya, sudah menggunakan crankcase reed valve pada intake-nya.

Karburatornya menggunakan flat valve untuk mendapatkan respon terbaik.

Lalu ada juga YEIS atau tabung kecil untuk menyimpan sementara kabut bahan bakar yang tertunda masuk ke ruang pembakaran.

Dan ada juga YPVS, katup di saluran buang seperti KIPS yang diadopsi pada Ninja 150.

Tampilan SDR200 adalah sebuah karya seni fungsional, layaknya motor balap lawas dengan gaya cafe racer murni.

Jok single-seat dengan buntut berbentuk seperti tawon dan posisi setang rendah yang jauh dari jok menciptakan posisi berkendara yang sangat sporty dan agresif.

Motor legendaris ini terbukti sukses dan menjadi basis berbagai produk Yamaha di era 80 hingga 90-an, sebelum semuanya beralih ke mesin 4-tak.

Yamaha SDR200 dijual sangat terbatas, dengan beberapa sumber menyebut produksinya hanya sekitar 500 unit saja untuk pasar domestik Jepang.

Statusnya sebagai barang langka membuat motor ini menjadi buruan para kolektor, dengan harga di pasar internasional yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta Rupiah tergantung kondisi. (aris-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#motor legendaris #Yamaha SDR 200 #motor klasik #motor lawas #spesifikasi #yamaha