Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia perfumery kelebihan parfum tak hanya ada di aromanya namun ada di cerita yang disuguhkan.
Dalam rekomendasi parfum kali ini brand lokal Saff n Co menghadirkan dua variasi cloud mist yang berkolaborasi bersama Indofragz.
Di hasil kolaborasi ini menciptakan dua wewangian dengan sensitivitas kreatif, artistik, dan emosional menjadi satu.
Traumerei dan Am Kamin mempunyai dua aroma berbeda tapi menyentuh sisi personal dari diri manusia.
Cloud mist berukuran 150 ml ini dibanderol dengan harga sekitar Rp 155.000. Berikut ini rincian wanginya.
1. Traumerei
Traumerei berasal dari komposisi musik klasik karya Robert Schumann yang seolah mewakili dunia mimpi yang terasa samar dan tenang tapi penuh rasa penasaran.
Terbuka oleh aroma herbal yang segar dan sedikit hijau yang membawa suasana hening di tengah hutan saat fajar.
Kesan keseluruhan top notes diantaranya terasa natural, segar, dan tenang seolah membawamu ke dunia lambat penuh kontemplasi.
Seperti ketika kamu duduk di ruang kenangan mencari perasaan tak terucap dengan kesan reflektif dan puitis.
Di tengahnya sowbread, pepercorn, dan copaiba balm memberi kesan floral dan resinous yang sunyi.
Lalu, ditutup oleh nuansa yang mendalam, sedikit misterius, dalam, sunyi, dan abadi seperti berada di ruang penuh memori dengan rincian.
Karakter dari wewangian ini adalah artistik, melankolis, dan spiritual yang cocok untuk digunakan saat hujan di malam hari.
Traumerei berasal dari bahasa Jerman yang memiliki arti bermimpi atau melamun juga karya musik klasik dari Schumann.
2. Am Kamin
Am Kamin memiliki arti di depan perapian dari bahasa Jerman yang mewakili aroma kehangatan, keheningan, dan refleksi.
Wewangian ini terbuka oleh sichuan pepper, elettaria, dan thyme yang terasa hangat, spicy, dan herbal.
Kesan dari top notes sendiri seolah membawamu duduk di depan perapian dan menyesap segelas teh rempah dengan suasana sunyi dan menenangkan.
Dilanjutkan dengan cosmofruit, lily of the valley, dan patchouli memberi kesan perpindahan dari spicy ke floral-earthy yang unik.
Kesan dari middle sendiri memadukan imajinatif antara dunia buatan dan alami yang kontras dan memikat seperti ketenangan hutan yang tercampur dengan urban malam.
Lalu, diakhiri oleh leather, Haitian vetiver, dan Peru Balsam menghasilkan sentuhan yang paling menggoda.
Dengan kesan wangi yang hangat, tegas, sensual, dan menenangkan seperti bara api yang tetap menyala meski percakapan telah usai.
Am Kamin mewakili karakter dewasa, maskulin kontemplatif, hangat, misterius, dan reflektif. Wewangian ini sangat untuk musim dingin di malam hari. (tasya-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid