Jawa Pos Radar Lawu – Dalam proses pembangunan atau renovasi rumah, plafon tak hanya soal tampilan estetika semata, tetapi juga soal kekuatan struktur yang menopangnya.
Di balik plafon yang rapi dan indah, terdapat sistem rangka yang memegang peranan vital dalam menentukan daya tahan serta keamanan jangka panjang.
Oleh karena itu, pemilihan rangka plafon menjadi langkah awal yang tak boleh disepelekan.
Tiga material rangka plafon paling umum digunakan di Indonesia saat ini adalah besi hollow, baja ringan, dan kayu.
Masing-masing memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan desain maupun kondisi lingkungan rumah.
Jenis Rangka Plafon
1. Rangka Besi Hollow
Besi hollow menjadi pilihan favorit dalam pemasangan plafon modern karena bobotnya yang ringan, mudah dipasang, dan tetap memiliki struktur yang kokoh.
Jenisnya ada Gypsum yang ringan dan cukup kuat menopang beban plafon dalam kondisi normal.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Model Plafon untuk Rumah Minimalis, Interior Makin Estetik dan Cantik
Hollow Galvanis/Galvalum yang mengandung lapisan antikarat, sangat cocok untuk ruangan lembap seperti dapur dan kamar mandi. Tahan lama dan relatif minim perawatan.
Lalu, hollow hitam yang merupakan pilihan paling ekonomis, namun rentan terhadap karat. Perlu dilapisi cat antikarat sebelum dipasang agar tidak cepat rusak.
2. Rangka Baja Ringan
Baja ringan hadir sebagai solusi modern yang mengutamakan ketahanan jangka panjang.
Struktur kanal C atau hollow baja ringan menawarkan kekuatan ekstra dengan bobot yang tetap efisien.
Kanal C kerap digunakan untuk proyek besar atau rumah dua lantai. Memiliki daya tahan terhadap beban yang sangat baik.
Hollow baja ringan menjadi alternatif yang lebih ringan, cocok untuk plafon rumah minimalis atau bangunan berkonsep modern.
3. Rangka Kayu
Kayu masih menjadi pilihan bagi rumah bergaya klasik, tradisional, atau tropis. Estetika alaminya mampu memberikan nuansa hangat dan elegan pada ruangan.
Tips Memilih Rangka Plafon yang Tepat
Sesuaikan dengan jenis plafon, perhatikan kelembapan lingkungan, pertimbangkan anggaran proyek, dan gunakan jasa profesional. (ebo/cor)