Jawa Pos Radar Lawu - Para penggemar Upin & Ipin akhirnya mendapat kejutan manis!
Pengembang game lokal resmi merilis trailer terbaru untuk Upin & Ipin Universe pada Senin (9/6), menghadirkan konsep game open-world yang memadukan elemen slice of life khas serial animasinya.
Cuplikan berdurasi satu menit tersebut langsung mencuri perhatian berkat visual memukau dan atmosfer kampung yang hangat.
Dalam video, tampak Upin dan Ipin berlarian, bermain gasing, memasak, hingga balapan Tamiya, aktivitas yang lekat dengan masa kecil generasi 90-an dan 2000-an.
Menariknya, pemain diajak menjelajahi berbagai lokasi ikonik dari serial legendaris ini, seperti sekolah, rumah Tok Dalang, hingga warung Kak Ros.
Semua lokasi digambarkan secara detail dan penuh warna, menciptakan pengalaman bermain yang terasa autentik dan hidup di Kampung Durian Runtuh.
Lewat ajang Summer Game Fest 2025, pihak developer juga mengungkap judul resmi game ini yaitu Upin & Ipin Universe.
Mengusung genre petualangan dunia terbuka (open-world adventure), game ini memungkinkan pemain berinteraksi secara bebas di dalam kampung, mirip dengan konsep sandbox.
Artinya, tidak ada batasan misi ketat pemain bebas menjelajah, bermain, dan menikmati dunia layaknya kehidupan sehari-hari.
Berbagai aktivitas menarik dapat dilakukan dalam game ini, mulai dari bercocok tanam, memancing, menangkap serangga, bermain gasing, hingga balap mobil mainan.
Tak hanya itu, detail kecil seperti kunang-kunang di malam hari, pohon kelapa, dan rutinitas warga desa semakin memperkuat kesan hidup dan immersive dari dunia yang ditampilkan.
Meski terlihat sederhana, konsep ini dinilai menyegarkan dan penuh potensi, terutama karena membawa suasana kampung Malaysia yang juga terasa akrab di hati pemain Indonesia.
Saat ini, Upin & Ipin Universe masih dalam tahap pengembangan aktif.
Game ini direncanakan rilis di berbagai platform seperti PlayStation, Nintendo Switch, dan PC. Sayangnya, tanggal rilis pastinya belum diumumkan.
Namun satu hal yang pasti, kehadiran game ini siap membangkitkan rasa nostalgia sekaligus menggugah rasa ingin tahu dari para bocah baik yang dulu maupun yang masih bocah sampai sekarang. (*)
Editor : Riana M.