Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Waspada Kolesterol saat Idul Adha! Kenali Ciri-Cirinya dan Cara Penanganan yang Tepat

Suci Oktavia • Senin, 9 Juni 2025 | 21:10 WIB
Ciri-ciri kolesterol naik, biasanya sering dikaitkan dengan daging Idul Adha.
Ciri-ciri kolesterol naik, biasanya sering dikaitkan dengan daging Idul Adha.

Jawa Pos Radar Lawu – Idul Adha identik dengan hidangan serba daging seperti gulai, sate, dan rendang.

Meskipun menggugah selera, konsumsi daging berlebihan saat Hari Raya Kurban bisa memicu lonjakan kolesterol.

Jika tidak ditangani, kolesterol tinggi dapat berujung pada risiko penyakit jantung hingga stroke.

Untuk itu, penting mengenali gejala, penyebab, dan cara menanganinya sejak dini.

Apa Itu Kolesterol dan Jenis-Jenisnya?

Kolesterol adalah senyawa lemak yang secara alami diproduksi tubuh, namun juga bisa diperoleh dari makanan hewani seperti daging, jeroan, dan telur.

Kolesterol terbagi menjadi dua jenis utama:

Kolesterol Baik (HDL): Membantu membersihkan kolesterol jahat dari pembuluh darah.

Kolesterol Jahat (LDL): Jika kadarnya berlebihan, dapat menumpuk di dinding arteri dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Lonjakan kolesterol kerap terjadi tanpa disadari, terutama setelah konsumsi daging berlemak secara berlebihan saat momen seperti Idul Adha.

Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas.

Namun, ada beberapa tanda fisik yang dapat menjadi petunjuk awal:

Pegal atau nyeri di leher, pundak, dan punggung bagian atas

Kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki

Cepat lelah atau mudah mengantuk

Pusing atau sakit kepala

Xanthelasma (bintik kuning di sekitar kelopak mata akibat timbunan lemak)

Nyeri dada (tanda adanya penyumbatan pembuluh darah)

Jika mengalami gejala di atas, segera periksakan kadar kolesterol ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tips Menjaga Kolesterol Saat Menyantap Daging Kurban

Agar tetap sehat selama merayakan Idul Adha, perhatikan beberapa tips berikut:

1. Batasi konsumsi daging berlemak dan jeroan

Hindari bagian daging dengan lemak tebal dan jeroan seperti hati, paru, dan usus.

2. Pilih cara memasak yang sehat

Metode memanggang, merebus, atau mengukus lebih sehat dibanding menggoreng atau memasak dengan santan.

3. Perbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah

Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

4. Cukupi asupan air putih

Air membantu proses metabolisme dan pembuangan lemak melalui urine.

5. Berolahraga ringan secara teratur

Aktivitas fisik minimal 30 menit per hari bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

6. Periksa kadar kolesterol secara berkala

Terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga.

Cara Penanganan Kolesterol Tinggi Secara Medis dan Alami

Jika kadar kolesterol terlanjur tinggi, penanganannya bisa dilakukan melalui:

Perubahan gaya hidup: Terapkan pola makan rendah lemak jenuh, kurangi konsumsi gula, serta kelola stres.

Konsultasi ke dokter: Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan obat penurun kolesterol seperti statin.

Pemeriksaan profil lipid: Cek kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida melalui tes darah.

Nikmati Idul Adha dengan Bijak dan Sehat

Menikmati hidangan daging saat Idul Adha boleh saja, asal dilakukan secara bijak.

Jangan abaikan potensi naiknya kadar kolesterol akibat pola makan yang tidak seimbang.

Jaga kesehatan sejak dini agar momen kebersamaan bersama keluarga tetap berjalan indah tanpa gangguan penyakit. (cus/kid)

Editor : Nur Wachid
#kolesterol #daging #idul adha #ciri-ciri