Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dulu Idola, Kini Bikin Pangling: Kemana Evan Dimas yang Kita Kenal?

Indi Wardani • Senin, 9 Juni 2025 | 03:43 WIB
Kabar terkini Evan Dimas
Kabar terkini Evan Dimas

Jawa Pos Radar Lawu - Nama Evan Dimas tak asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Ia adalah simbol harapan generasi emas Garuda Muda.

Mengenakan nomor punggung 6 dan ban kapten di lengan, Evan pernah berdiri tegak memimpin rekan-rekannya dengan determinasi tinggi, visi tajam, dan permainan elegan.

Namun, sebuah video singkat yang viral di TikTok baru-baru ini seakan membangunkan publik dari nostalgia indah itu Evan Dimas yang kini tampak begitu berbeda, hingga banyak yang tak mengenalinya.

Video yang diunggah akun TikTok @rapiiieee memperlihatkan Evan mengenakan kaos hitam polos.

Tak ada bola di kakinya, tak ada sorak-sorai penonton.

Yang tersisa hanyalah sosok pria bertubuh kurus dengan pipi yang terlihat cekung dan mata yang tampak lelah. Netizen pun ramai berkomentar:

“Ini Evan Dimas? Kok kayak bukan dia ya…”
“Sedih liatnya. Dulu kapten kebanggaan kita.”
“Tolong jaga kesehatan, Van. Kamu masih punya mimpi.”

Penampilan Evan yang berubah drastis membuat banyak orang terkejut dan prihatin.

Tak sedikit yang menyuarakan kerinduan akan sosoknya yang dulu—kuat, bertenaga, dan penuh semangat di lapangan.

Evan Dimas Darmono lahir di Surabaya pada 13 Maret 1995.

Kariernya melesat sejak membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF 2013.

Kala itu, publik seolah melihat titisan Boaz Solossa dan Firman Utina dalam satu tubuh muda yang penuh talenta.

Ia sempat berseragam Bhayangkara FC, Arema FC, hingga Persik Kediri.

Meski sempat menjajal sepak bola luar negeri bersama Selangor FA (Malaysia), karier Evan mulai menurun drastis setelah 2019.

SEA Games 2019 menjadi momen pahit yang terus membekas.

Dalam laga final melawan Vietnam, Evan Dimas mengalami cedera parah akibat tekel keras dari pemain lawan.

Ia harus keluar lapangan sambil menangis, dan sejak saat itu, performanya tak pernah benar-benar kembali.

Dokter menyebut ia mengalami cedera engkel serius.

Meski sudah pulih secara medis, kepercayaan dirinya dan kelincahannya tak lagi sama. Tak lama setelahnya, menit bermainnya di klub pun berkurang drastis.

Puncaknya, kontraknya bersama Persik Kediri tak diperpanjang pada awal 2025. Ia resmi berstatus tanpa klub.

Dalam dunia sepak bola, status “free agent” bagi pemain sekelas Evan Dimas tentu menyisakan keprihatinan.

Di usia 30 tahun, saat seharusnya berada di puncak kematangan, ia justru berada dalam ketidakpastian karier.

Kondisinya sekarang mengundang simpati luas.

Tak sedikit penggemar yang menyesali bagaimana pemain bertalenta seperti dia tak mendapat cukup dukungan untuk bangkit.

Sebagian berharap Evan segera kembali, setidaknya ke lapangan hijau, meski tak sebagai pemain inti.

Satu hal yang pasti, Indonesia belum melupakan Evan Dimas.

Video yang viral justru menunjukkan bahwa namanya masih melekat kuat di hati masyarakat. Ia bukan hanya pemain bola.

Ia simbol perjuangan, kerja keras, dan mimpi anak kampung yang pernah menggetarkan Asia Tenggara.

“Kamu pernah membuat kami bangga, Van. Jangan menyerah sekarang,” tulis seorang netizen yang komentarnya mendapat ribuan tanda suka.

Evan Dimas mungkin bukan lagi pemain yang kita lihat berlari dengan lincah di tengah lapangan. Tapi ia tetaplah Evan yang pernah membuat kita semua bermimpi.

Bila pun langkahnya kini pelan, bukan berarti ia selesai.

Dalam dunia sepak bola dan hidup selalu ada babak kedua. Dan kita semua, diam-diam, masih menunggu Evan Dimas untuk bangkit sekali lagi. (*)

Editor : Riana M.
#evan dimas dilepas arema #sepakbola #sea games #evan dimas #Timnas Indonesia