Jawa Pos Radar Lawu - Yamaha Jupiter MX merupakan salah satu motor bebek paling fenomenal yang pernah dirilis di Indonesia.
Diluncurkan pada tahun 2005, Jupiter MX langsung memikat pasar karena membawa spesifikasi teknis yang tergolong canggih untuk motor bebek.
Berdasarkan data dari laman Yamaha Global, motor ini dibekali mesin SOHC 134,4 cc, 4-tak, berpendingin cairan, dengan 4 katup dan tenaga maksimum 12,3 hp di 8.500 rpm serta torsi puncak 12,13 Nm di 6.000 rpm.
Uniknya, Jupiter MX adalah motor bebek pertama dari Yamaha Indonesia yang menggunakan radiator.
Fitur ini sangat tidak lazim di segmen bebek pada masa itu, menjadikan Jupiter MX unggul dalam pendinginan mesin saat melibas jalanan panas atau macet.
Hal ini sejalan dengan catatan dari Yamaha Motor Indonesia yang menyebutkan bahwa teknologi pendingin cairan tersebut diadopsi dari pengembangan motor sport.
Dalam kancah balap, Jupiter MX juga tercatat sering digunakan di ajang seperti Road Race 150cc Indonesia.
Dalam arsip balap milik Yamaha Racing Indonesia, motor ini terbukti tangguh dan kerap mendominasi podium berkat sasis rigid serta transmisi 5-percepatan manual yang biasanya hanya ditemukan pada motor sport.
Generasi awal Jupiter MX menggunakan karburator skep VM22, sementara versi kopling manual generasi kedua memakai karburator vakum BS25 untuk pengendalian lebih halus.
Menariknya, motor ini memiliki berbagai nama di negara lain. Di Malaysia, Jupiter MX dikenal sebagai Yamaha LC135, di Filipina sebagai Sniper 135, dan di Thailand sebagai Spark 135.
Meskipun berbeda nama, spesifikasi teknis yang digunakan tetap serupa. Informasi ini dikonfirmasi oleh Yamaha Motor Asia dalam katalog resmi regional mereka.
Seiring waktu, Jupiter MX kemudian digantikan oleh generasi injeksi, yakni Yamaha MX King 150.
Baca Juga: 7 Tanda Motor Bebek Waktunya Bongkar Mesin, Cegah Dini sebelum Turun Mesin Habis Biaya Jutaan!
Namun, pesona Jupiter MX tidak pernah padam. Komunitas seperti Jupiter MX Indonesia (JMXI) tetap eksis dan aktif dalam berbagai kegiatan sunmori, turing antarkota, hingga modifikasi ekstrim.
Banyak penggemarnya yang masih mempertahankan unit Jupiter MX sebagai motor harian maupun koleksi karena karakter mesin 2-valve dan suara khas knalpotnya yang ikonik. (gar)
Editor : Tegar Rukmana