Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hati-Hati! Parfum Bisa Sebabkan Iritasi Kulit, Ini Sejumlah Kandungan yang Harus Dihindari

Lailatul Fadhila Hikma • Jumat, 6 Juni 2025 | 03:25 WIB
Hati-Hati! Parfum Bisa Sebabkan Iritasi Kulit
Hati-Hati! Parfum Bisa Sebabkan Iritasi Kulit

Jawa Pos Radar Lawu – Niat hati ingin wangi, berujung iritasi.

Ini dampak yang akan dirasakan apabila kita tidak jeli melihat kandungan dan komposisi pada parfum.

Parfum kini jadi salah satu item penting yang tidak boleh dilupakan.

Lewat aromanya, parfum memberikan sensasi yang menyegarkan dan meningkatkan percaya diri.

Namun, kalau salah memilih parfum, maka kulit kita bisa jadi korbannya. Sebab, beberap kandungan parfum dapat menyebabkan kulit iritasi, terutama pemiliki kulit sensitif.

Beberapa parfum yang dijual di pasaran memiliki kandungan dari bahan-bahan kimia yang dapat menimbulkan aroma khas.

Beberapa diantaranya dapat berakibat fatal dengan munculnya reaksi pada kulit.

Kandungan dalam parfum seperti alkohol, pewarna, dan bahan sintetis yang sering kali dianggap sebagai penyebab iritasi pada kulit. 

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), parfum sendiri merupakan salah satu penyebab dermatitis kontak alergi. Ditandai dengan munculnya kemerahan, gatal, dan ruam pada kulit.

Berikut adalah beberapa kandungan dalam parfum yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sehingga perlu diwaspadai 

Phthalates

Phthalates adalah bahan kimia yang digunakan untuk menstabilkan dan memperpanjang daya tahan aroma parfum.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Parfum Talkme Gold Series, Wangi Mewah Ala Timur Tengah

Kandungan ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan reaksi alergi karena sifatnya yang mudah menembus kulit dan mengganggu keseimbangan hormon. 

Apabila terkena paparan berlebihan dapat memicu dermatitis kontak alergi dan memperburuk kondisi kulit sensitif.

Pada ibu hamil, phthalates berisiko mengganggu perkembangan janin dan keseimbangan hormon, serta meningkatkan risiko iritasi kulit

Parabens 

Paraben adalah bahan pengawet yang umum dipakai untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme.

Paraben dapat menyebabkan iritasi dan reaksi alergi pada kulit, terutama pada kulit sensitif. 

Selain berpotensi mengganggu sistem hormonal, paraben juga berisiko menimbulkan gangguan reproduksi serta kanker jika terpapar dalam jangka panjang.

Alkohol 

Alkohol adalah pelarut utama dalam parfum yang berfungsi mengencerkan aroma.

Namun, alkohol dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, dan iritasi, terutama pada kulit sensitif atau jika digunakan dalam konsentrasi tinggi.

Pada kulit sensitif, penggunaan alkohol berlebihan dapat memicu dermatitis kontak iritan, rosacea, dan membuat kulit lebih rentan terhadap kerusakan.

Minyak Esensial Tertentu

Minyak esensial alami sering digunakan dalam parfum untuk memberikan aroma khas, seperti minyak kulit kayu manis, serai, peppermint, cengkeh, dan minyak pohon teh.

Namun, beberapa minyak esensial bersifat iritan dan dapat menyebabkan kemerahan, gatal, sensasi terbakar, atau kekeringan pada kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif atau alergi.

Contohnya :

Editor : Riana M.
#kandungan #alkohol #pewarna #iritasi kulit #parfum #sintetis