Jawa Pos Radar Lawu - Siapa yang tidak kenal dengan motor legendaris Honda CB 100? motor legendaris dan populer di tahun 70an, kini menjadi incaran orang-orang terutama anak muda.
Walaupun dengan desain dan model jadul motor ini masih mampu bersaing dengan kendaraan modern saat ini. Tenaga yang masih mampu menyaingi kendaraan masa kini menjadi bukti motor ini masih mampu mengaspal di jalan raya.
Berikut rincian penjelasan mengenai kendaraan lawas yang masih eksis dan menjadi incaran para remaja masa kini.
Tentang Honda CB 100 dan Spefisikasinya
Motor ini diproduksi oleh pabrikan jepang yaitu Honda yang terkenal dengan lambang sayapnya. Pecinta Honda Cb 100 di Indonesia begitu banyak dari berbagai kalangan, dari generasi tua sampai dengan generasi muda.
Maka dari itu Honda Cb 100 bisa di kategorikan motor yang tak termakan oleh waktu bahkan sampai saat ini masih banyak sekali anak remaja yang menggunakannya di Indonesia.
Kehadiran Honda Cb 100 diawali dengan Cb 100 K0, Honda Cb 100 K0 ini diproduksi pada tahun (1970-1971) dan langsung menarik perhatian masyarakat Indonesia dengan model yang gagah pada masanya, seri motor Honda Cb 100 ini memiliki mesin 1 silinder dengan teknologi 4 tak dan memiliki tenaga yang cukup besar pada masanya yaitu 110km/h.
Tetapi kekurangan pada motor ini masih menggunakan Platina yang di mana sering terjadinya mogok di jalan, di balik kekurangan tersebut motor ini sudah memiliki 5 kecepatan pada transmisinya.
Berikut rincian spesifikasi detail Honda CB 100:
- Kapasitas mesin 99 cc, tipe mesin 4 langkah, 1 silinder
- Power: 11,5HP @10.500 RPM
- Top Speed: 110 km/h
- Kompresi: 9.5:1
- Bore x Stroke: 50.5mm x 49.5mm
- Valve per Cylinder: 2
- Pengapian: Platina
- Pendingin: Udara
- Transmisi: 5 Speed
- Tipe Transmisi: Rantai
- Tipe Kopling: Basah
- Roda/Ban Depan: 2.50-18/Belakang: 2.75-18
- Pengereman Depan/Belakang: Tromol
- Berat (Kosong): ±92 kg
- Kapasitas Tangki: ±10 Liter
Desain Klasiknya yang Masih Bernilai
Dari sisi eksterior material yang dimuat dalam Honda CB terbuat dari besi. Jadi lebih cenderung kokoh dan kuat.
Headlamp-nya pun unik karena masih menggunakan model lampu besar. Meski bukan jenis lampu LED, namun pencahayaan tergolong sangat terang.
Untuk lampu reting juga bagian depan tersedia disebelah headlamp. Spakbor depan dan belakang pun hampir menempel pada ban. Sehingga membuat berkendara melewati genangan air tetap aman.
Sistem Pengereman yang Masih Memumpuni
Dari sisi pengereman, Honda CB masih menggunakan tromol. Sebab saat itu belum ada sistem pengereman cakram. Tipe transmisi masih menggunakan rantai, sementara koplingnya mengandalkan kopling basah.
Dengan jeroan tersebut membuat perawatan Honda CB tidak terlalu rumit. Bahkan bila kopling sudah aus sekalipun juga mudah dilakukan penggantian.
Sistem keamanan yang digunakan juga masih tergolong sederhana. Belum ada penerapan sistem ABS dalam CB. Sehingga murni keamanan berkendara dari pengendara itu sendiri.
Akan tetapi dilihat dari sistem pengereman yang masih menggunakan tromol. Maka untuk dipastikan aman. Ini dikarenakan tingkat kecepatan yang bisa dicapai tidak lebih dari 110 km/jam.
Akan tetapi untuk modifikasi menggunakan cakram bisa dilakukan. Walaupun tentunya harus memodifikasi bagian roda depan serta shock depan.
Harga Bekas Honda CB 100 yang Masih Terjangkau
Baca Juga: 9 Sabun Mandi Terbaik di Bawah Rp 100 Ribu, Hemat Tapi Wangi Mewah
Jumlahnya yang semakin langka pun membuat nilai Honda CB semakin tinggi. Karena perut bagian dalamnya yang masih orisinal dan sudah tidak diproduksi lagi.
Secara nilai yang bisa ditaksir harga bekas Honda CB berada pada kisaran Rp 8 juta hingga Rp 25 jutaan dengan kondisi yang masih mulus dan orisinal. (aris-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid