Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fakta Psikologi! Orang Pendiam tapi Menarik? Ini 7 Attitude yang Bikin Kamu Dihagai di Mata Orang Lain   

Saestu Saget • Jumat, 30 Mei 2025 | 23:27 WIB
Attitude menunjukkan kepribadian diri sendiri kepada orang lain dari pandangan psikologi.
Attitude menunjukkan kepribadian diri sendiri kepada orang lain dari pandangan psikologi.

Jawa Pos Radar Lawu – Attitude atau sikap, secara tidak langsung bikin kamu menarik di mata orang lain. Skill-skill yang wajib diketahui para calon pemimpin.

Saya pernah bertemu seseorang yang menarik namun tidak mencolok? Orang pendiam yang cuma duduk sendirian, tidak banyak ngomong, tidak bertingkah, tapi perhatian semua orang tertuju padanya?

Apa rahasianya? Kenapa dia bisa terlihat sangat menarik tanpa banyak bicara?

Setelah saya perhatikan, ternyata dia menguasai attitude sikap-sikap sederhana yang tidak dikuasai banyak orang.

Ini bukan soal bagaimana dia memanipulasi semua orang. Ini soal bagaimana dia memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua orang yang ada di sekitarnya.

Fimela.com pernah membahas ini dalam sebuah artikelnya:

1. Diam namun memperhatikan

Banyak orang takut didiamkan. Padahal sebenarnya mereka lebih takut tidak diperhatikan. Tidak semua diam selalu berarti tidak memperhatikan.

Justru orang yang paling diam di kelas biasanya murid-murid yang lebih paham pelajaran.

Dalam hidup yang serba ramai, diam menjadi menarik. Magnet kuat yang menarik. Diam bisa jadi ruang untuk orang lain yang nyaman.

Tanpa menghakimi, tanpa tuntutan, tanpa penghakiman, tapi memperhatikan.

Kamu tidak perlu mendominasi untuk dilihat. Kamu hanya perlu hadir, dan itu cukup.

Seperti orang tua yang tidak suka mengomel tapi selalu memperhatikan gerak-gerik anaknya.

2. Good Listener/Pendengar yang baik

Gara-gara HP, didengar menjadi barang yang langka. Jadi pendengar yang baik/good listener akan membuat orang lain merasa dihargai.

Mendengarkan bukan cuma diam. Orang akan lebih suka saat kamu bertanya balik kepadanya.

“Oh ya? Bagaimana perasaanmu?” “Kok bisa?” “Terus, apa yang kamu lakuin?”

Pertanyaan-pertanyaan semacam itu menandakan adanya interaksi. Lagi-lagi cara ini membuatmu hadir. Bukan cuma hadir secara fisik, tapi juga emosional.

Percayalah, menemukan satu orang pendengar yang baik lebih berharga dari ribuan motivasi.

3. Tegas namun tidak menghakimi

Siapa sih di dunia ini yang suka dihakimi? Perbedaan benar dan salah kerap berakhir satu kesimpulan “Ah kamu nya aja yang nggak ngeti kondisiku”.

Orang yang menarik dan berjiwa pemimpin bisa tegas tanpa harus menghakimi.

Ketegasanmu, keputusan benar atau salah, adalah sesuatu yang harus bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain.

Saat kamu berhasil tegas tanpa menghakimi orang lain. Kamu akan memancarkan aura wibawa alami yang tidak bisa dimiliki sembarangan orang.

Baca Juga: Viral Gejolak Persikas Subang: Isu Penjualan ke Sumsel United Dikecam, Mantan Pemain Hingga Gubernur Terseret Kontroversi

4. Pintar tapi tidak menggurui

Bagaimana caranya terlihat pintar tanpa menggurui? Berempatilah ke orang lain.

Alih-alih memberitahu mana yang benar, mana yang salah beserta berbagai sumber yang terpercaya. Kamu bisa mulai dari peduli.

Rasa peduli membuatmu lebih dihargai dari pendapatmu yang kadang “sok tahu”. Cobalah bertanya apa yang mereka rasakan.

Lalu ke pertanyaan lain yang membuat mereka merasa diperhatikan.

Satu fakta unik yang jarang diketahui, semakin banyak kamu bertanya dengan tulus semakin kamu terlihat cerdas.

Bisa jadi dari pertanyaan-pertanyaanmu, orang lain dapat sudut pandang yang sebelumnya ia lewatkan.

5. Gestur kecil tapi berarti besar

Senyum kecil saat orang lain bergurau. Ucapan terima kasih yang hangat. Atau menyebutkan nama orang yang baru kamu kenal.

Adalah beberapa contoh gestur kecil tapi berarti besar bagi orang lain.

Gestur-gestur semacam itu membuat orang lain merasa diterima. Ketulusan tidak bisa diungkapkan. Ia hanya bisa dirasakan.

Perhatian-perhatian kecil yang kalian berikan lebih berarti daripada orang di depan banyak orang.

6. Jadi diri sendiri

“Hanya ikan mati yang melawan arus. Jadi berbeda tidak apa-apa. Persetan apa yang orang lain katakan.”

Kalian pasti pernah mendengar jargon di atas. Pernahkah kalian berpikir kalau melawan arus tanpa arah juga hanya akan membuat kita lebih bodoh lagi?

Jadi diri sendiri identik dengan melawan arus. Orang yang memegang prinsip jadi diri sendiri cenderung menjadi egois.

Padahal, jadi diri sendiri bukan berarti lebih baik dari orang lain. Jadi diri sendiri adalah mengenal dirimu sendiri secara mendalam.

Sehingga kamu tidak meributkan siapa yang paling benar antara kamu atau orang lain. Kamu memberi ruang orang lain jadi diri mereka sendiri juga.

Dengan begitu, kamu akan menciptakan daya tarik yang alami. Kalian akan saling berbagi meski berenang di arus yang berbeda.

7. Tenang

Di dunia ini tidak ada hidup manusia yang selalu baik-baik saja. Kita memghadapi berbagai masalah setiap saat.

Tapi tidak semua orang bisa mengambil sikap tenang. Ketenangan adalah representasi menerima hidup dan masalah di dalamnya sebagaimana adanya.

Bak jangkar kapal, saat kamu bisa tenang di berbagai keadaan. Orang akan terpikat dan merasa aman di dekatmu.

Ketenangan bukan tentang mengabaikan masalah dan pura-pura baik-baik saja. Tenang adalah mengenali emoasi dan mengelolanya dengan baik.

Tenang tidak cukup dengan pengetahuan. Tenang butuh latihan jangka panjang. (kid)

Editor : Nur Wachid
#attitude #orang pendiam #psikologi #karakter